Home » , , , » Caleg Samuel Pardosi Menggerus Suara Patahana di Jambi Selatan dan Paal Merah

Caleg Samuel Pardosi Menggerus Suara Patahana di Jambi Selatan dan Paal Merah

Written By jambipos-online on Jumat, 30 November 2018 | 08:22

Foto Kolase FB
Jambipos Online, Jambi-Calon Legislatif (caleg) DPRD Kota Jambi Samuel Pardosi S Sos (PDIP) Dapil Jambi Selatan-Paal Merah akan menggerus suara patahana Anggota DPRD Kota Jambi yang kini masih ingin melaju ke period ke tiga dari dapil yang sama. Dua caleg patahana yang suaranya bakal tergerus oleh Samuel Pardosi adalah Juneidi Singarimbun (PDIP) dan Paul Marisi Nainggolan (Demokrat).

Hal itu diungkapkan Samuel Pardosi saat berbincang dengan Jambipos Online di Pasar Jambi, Kamis (29/11/2018). Menurutnya, dengan Politik Partisipatif yang dia usung ke masyarakat, Samuel Pardosi optimis akan meraih suara terbanyak di Dapil Jambi Selatan-Paal Merah. 


“Selama ini dua patahana ini melenggang mulus karena ada politik transaksional dengan mata pilih. Untuk periode ketiga ini, dua patahana itu akan kita gerus suaranya. Saya selalu kampanyekan kepada masyarakat di dapil untuk tidak memilih caleg yang tiga periode. Karena mereka tidak berprestasi dalam menyuarakan aspirasi masyarakat di DPRD Kota Jambi,” kata Samuel, yang mengaku pernah sekolah pastor ini.

“Selama ini suara Katolik di Dapil Jambi Selatan-Paal Merah berlabuh ke Junaedi Singarimbun karena tak ada lagi pilihan lain. Saat ini saya hadir di komunitas Katholik dan multi etnis dan lingkungan Jemaat Katholik. Otomatis suara yang tadinya ke Junaidi Singarimbun, akan beralih ke saya, karena ini sudah komitmen jemaat lewat Pastoral,” ujarnya.

Menurut Samuel Pardosi, kalau selama ini caleg-caleg kerap melakukan politik transiksional yakni dengan belanja suara. Satu suara dihargai minimal Rp 100.000. Namun para caleg tak memiliki visi dan misi yang bisa ditawarkan kepada pemilih. Sehingga tidak ada hubungan emosional caleg dengan warga saat Pemilu usai. 

“Selama ini caleg menggunakan politik transaksional, satu suara belanja Rp 100.000 atau lebih. Sehingga banyak caleg yang hanya bermodalkan rupiah, namun tak memiliki visi dan misi dalam pencalegan ini bahkan tak mau bersosialisasi, hanya lewat RT. Ini saya lawan, caleg-caleg yang beginian. Saya sendiri mencaleg dengan membawa visi dan misi untuk melibatkan masyarakat sebagai pelaku Politik Partisipatif dan terjun langsung ke masyarakat. Masyarakat harus kita dorong untuk ikut berjuang untuk mendapatkan wakil mereka di dewan dan mau kontrak politik dengan caleg,” katanya.

Samuel Pardosi menambahkan, dirinya sudah melakukan kontrak politik dengan masyarakat pemilih di dapilnya, dengan berkomitmen dan bersama-sama berjuang untuk menempatkan wakilnya di dewan yang nantinya bersama warga ikut sebagai pelaku dalam pembangunan.

“Kalau kini ada caleg yang hanya bermodalkan financial dan tak memiliki visi dan misi yang jelas dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, sebaiknya itu dilupakan saja. Saya terus menghimbau kepada masyarakat untuk memilih caleg yang memiliki visi dan misi dan mau membuat kontrak politik dengan masyarakat. Saya juga selalu kampanyekan untuk tidak memilih caleg yang mau periode ke dua dan ketiga dan naik tingkat karena mereka itu tak memiliki prestasi membanggakan bagi rakyat,” tegas Samuel Pardosi, Politisi Muda Jambi alumni USU ini.(JP-Lee)   
   
Share this article :

Posting Komentar