Home » , » Sekretaris PUPR Provinsi Jambi Minta Rekanan Profesional Kerjakan Proyek

Sekretaris PUPR Provinsi Jambi Minta Rekanan Profesional Kerjakan Proyek

Written By jambipos-online on Senin, 24 September 2018 | 18:17

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Nasirwan Azri ST MA (ketiga dari kiri) bersama Jajaran Pejabat PUPR Provinsi Jambi dan mantan Kadis PUPR Provinsi Jambi H Ivan Wirata dan Dodi Irawan pada HUT PUPR Ke 72 Desember 2017 lalu. Dok Jampos.
Jambipos Online, Jambi-Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Nasirwan Azri ST MA meminta para rekanan pelaksana proyek Dinas PUPR Provinsi Jambi untuk bekerja profesional. Pasalnya Dinas PUPR Provinsi Jambi banyak menemukan perusahaan yang menang tender proyek tapi tak mampu mengerjakan proyek dengan baik.

Demikian rangkuman pendapat Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Nasirwan Azri ST MA saat berbincang-bincang dengan Jambipos Online di Ruang Gedung DPRD Provinsi Jambi disela-sela Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi dalam rangka Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Farksi Terhadap Ranperda Perubahan APBD Provinsi Jambi Tahun 2018, Senin (24/09/2018).

Menurut Nasirwan, pihaknya juga meminta pers atau LSM untuk melaporkan proyek-proyek yang bermasalah di lapangan, khususnya yang menjadi tanggungjawab PUPR Provinsi Jambi. 

“Kami tidak anti kritik. Saya senang jika ada media atau LSM yang menemukan penyimpangan pelaksanaan proyek di lapangan. Kami siap menindak lanjuti temuan itu, karena pers dan LSM membantu kami dalam mengawasi pelaksanaan proyek di lapangan,” ujar Nasirwan.

Dia juga berharap, agar pers juga memberitakan program-program yang telah dan akan dilaksanakan agar masyarakat mengetahui kinerja dari PUPR Provinsi Jambi dalam menangani persoalan infrastruktur di Provinsi Jambi. 

“Saya juga melakukan evaluasi ke dalam, khususnya para staf atau pejabat di PUPR Provinsi Jambi yang tak loyal sama pekerjaan. Karena ada juga staf atau pejabat internal yang mengaku-ngaku dekat dengan kepala daerah sehingga sesuka hatinya dalam melakukan kinerja, ini langsung kami tegur agar berubah,” katanya. 

Menyinggung soal lambatnya proyek Flayover Tugu Juang Simpang Mayang Kota Jambi, menurut Nasirwan hal itu karena Ijin Andalin (Ijin Lalulintas) dari Dinas Perhubungan Provinsi Jambi belum juga keluar. Hal ini yang membuat proyek flayover itu tak kunjung ditenderkan. (JL-Lee)

Share this article :

Posting Komentar