Home » » Agus Sunaryo: Jangan Pernah Berhenti Bekerja Untuk Jambi

Agus Sunaryo: Jangan Pernah Berhenti Bekerja Untuk Jambi

Written By jambipos-online on Rabu, 05 September 2018 | 06:06

Pemerintah Provinsi Jambi Beri Penghargaan Kepada ASN Purna Bakti
Pemerintah Provinsi Jambi memberikan penghargaan kepada dua ASN yang telah purna bakti yaitu Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Ir.H.Tagor Mulia Nasution dan Drs. Hamdani,MM yang telah melaksanakan tugasnya kurang lebih selama 30 tahun. Pemberian penghargaan diserahkan oleh Sekda Provinsi Jambi yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir. Agus Sunaryo pada apel rutin PNS, Senin (3/9/2018) bertempat di lapangan dalam kantor gubernur. Humas
Jambipos Online, Jambi- Pemerintah Provinsi Jambi memberikan penghargaan kepada dua ASN yang telah purna bakti yaitu Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Ir.H.Tagor Mulia Nasution dan Drs. Hamdani,MM yang telah melaksanakan tugasnya kurang lebih selama 30 tahun. Pemberian penghargaan diserahkan oleh Sekda Provinsi Jambi yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir. Agus Sunaryo pada apel rutin PNS, Senin (3/9/2018) bertempat di lapangan dalam kantor gubernur. 

Ditegaskan Agus bahwa pemerintah Provinsi Jambi akan terus membutuhkan pemikiran dari dua ASN senior yang telah banyak berkiprah bagi Provinsi Jambi.

Dalam pengarahannya Asisten II memberikan apresiasi kepada para dua senior ASN yang telah bekerja dan mendedikasikan dirinya bagi pemerintah Provinsi Jambi. 

“Dua senior kita sudah selesai melaksanakan tugas, tidak mempunyai tugas sebagai ASN, sudah purna bakti, sudah selesai melaksanakan tugas dan pengabdian atas dasar undang-undang yang berlaku. Tidak semua pejabat kita, tidak semua ASN bisa sampai ke purnabakti dan kita bersyukur senior kita benar-benar purnabakti," ujarnya.

"Artinya sudah melaksanakan semua tugasnya dan karena ketentuan beliau memang sudah tidak dibebani tugas lagi karena saat ini mungkin kita ketahui bersama tidak mudah untuk bisa mencapai sampai titik tertinggi yaitu purnabakti sebagai ASN dan banyak halangan," tambahnya.

Menurutnya, banyak kendala pada yang terkena masalah ada yang duluan meninggalkan dunia.

"Untuk itu tentunya saya atas nama pribadi dan pemerintah Provinsi Jambi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Tagor dan Bapak Hamdani yang telah mengabdi dan berdedikasi untuk kemajuan Provinsi Jambi," katanya.

"Atas pemikiran atas upayanya dan segala dayanya sehingga dalam pengertian yang selama lebih dari 30 tahun. Dari seperti apa Jambi hingga sampai menjadi seperti ini. Untuk itu tentu kami mengucapkan terima kasih banyak dan semoga semuanya apa yang telah diperbuat menjadi amal yang baik. Kami akan selalu membutuhkan buah pikiran dari bapak berdua, jangan pernah berhenti untuk memberikan sumbang saran bagi kami,”ujar Agus.

Sementara itu Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Ir.H.Tagor Mulia Nasution dalam sambutannya menyatakan bahwa kesuksesannya saat ini berkat dorongan dari semua pihak. 

“Syukur dan berterima kasih atas inisiatif acara yang diadakan pada hari ini yaitu sekaligus pelepasan purnabakti kami sebagai ASN Pemda Provinsi Jambi tanggal 31 Agustus 2018 saya berumur 60 tahun sampai pangkat 4. Ini tidak terlepas berkat bantuan dorongan dari kawan-kawan semua dan jika ada saat berhubungan di pemerintahan dan pribadi dan sosial khusus di pemerintahan barangkali ada hal-hal yang kurang berkenan, terutama dalam pelaksanaan dan instansi pemerintah kami memberikan manfaat dan kami berjanji jika kami selesai bertugas kami akan tetap memberikan pemikiran bagi pemerintah Provinsi Jambi,” katanya.

Tagor juga menjelaskan bahwa ada beberapa tugas yang menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah Jambi yaitu memindahkan pedagang dari gedung pasar Angso Duo lama ke Angso Duo baru.

Kedua adalah pelabuhan Ujung Jabung yang saat ini tinggal sedikit lagi masalah yang harus diselesaikan. Sedangkan hal ketiga adalah masalah jalan khusus batu bara mau tidak mau suka atau tidak suka harus dilaksanakan.

"Karena potensi batu bara kita cukup besar sehingga penambahan akan terus berlanjut di mana kendaraan untuk angkutan itu harus ada alternatif dan hanya bisa jalan darat. Kalau melalui Sungai Batanghari sifat Sungai Batanghari surutnya itu tidak sama dengan Sungai yang lain selamat dan maksimal 5 bulan bisa dilewati, oleh karena itu tidak efisien," katanya. (JP-Hms-Maria/Lee)


Share this article :

Posting Komentar