Home » , » Sekda M Dianto: Pentingnya Data Akurat Dalam Menentukan Arah Pembangunan

Sekda M Dianto: Pentingnya Data Akurat Dalam Menentukan Arah Pembangunan

Written By jambipos-online on Kamis, 26 Juli 2018 | 22:23

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Drs.H.M.Dianto,M.Si dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) se Provinsi Jambi, berlangsung di Ruang Mayang Mangurai Bappeda Provinsi Jambi, Kamis (26/7/2018). Humas 

Jambipos Online, Jambi-Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Drs.H.M.Dianto,M.Si mengemukakan bahwa data akurat sangat menentukan terhadap pembangunan yang optimal. Hal itu disampaikan Sekda dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) se Provinsi Jambi, berlangsung di Ruang Mayang Mangurai Bappeda Provinsi Jambi, Kamis (26/7/2018).

Sekda M Dianto menegaskan, berkaitan dengan adanya Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, regulasi tentang SIPD  semakin jelas yaitu wajib dilaksanakan, ada sanksi dan berpengaruh terhadap penilaian kinerja pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota.

"Sistem Informasi Pembangunan Daerah merupakan program kegiatan yang diperlakukan secara nasional, kegiatan berorientasi penggalian database perencanaan," ujarnya.

Dia mengatakan, SIPD memiliki nilai yang sangat strategis bagi kepentingan pusat dan daerah dengan pemenuhan keseluruhan aspek data yang telah ditetapkan dapat dipenuhi karena didalam SIPD berisi data-data mendasar yang mampu memberikan gambaran pembangunan  daerah. 

"Berbagai potensi daerah yang ada dapat dikembangkan lebih lanjut ke arah yang lebih tepat dalam rangka mendukung eksistensi daerah yang bersangkutan," ungkapnya.

Dalam masa otonomi daerah, lanjut Sekda, pemerintah daerah memiliki kewenangan yang lebih luas dalam mengatur berbagai aspek pembangunan sehingga membutuhkan data dan informasi secara komprehensif dan terpadu.

"Data digunakan untuk membuat perencanaan pembangunan yang optimal dan tanggap terhadap permasalahan sosial sehingga program kegiatan mudah diukur dan tidak bersifat normatif," tegas Sekda. 

Jumlah penduduk, angka kelahiran dan kematian, serta jenis kelamin menjadi pertimbangan dalam menentukan arah kebijakan pembangunan, untuk itu Sekda mengingatkan semua pihak pemerintahan sampai kabupaten/kota menyampaikan data valid dan akurat. "Untuk pembangunan yang optimal dan tanggap terhadap permasalahan sosial," kata Sekda.   

Dia menegaskan perlunya penyediaan data yang berkualitas, akurat, lengkap, relevan, berkesinambungan dan terkini. "Penyusunan dokumen perencanaan pembangunan lebih tepat sasaran dan dapat menjawab permasalahan daerah, juga dimanfaatkan untuk memantau kinerja pelaksanaan pembangunan," katanya.

Sekretaris Bappeda Provinsi Jambi, Ir.Ruspen, M.Si menjelaskan, dengan SIPD pemerintah daerah menyampaikan kebijakan strategis serta program yang dapat dilaksanakan.

"SIPD juga meningkatkan kemampuan ASN, tertib pengelolaan data daerah, dan penyempurnaan database," ujar Sekretaris Bappeda. 

Rakor SIPD yang berlangsung selama dua hari diikuti oleh Bappeda dari sebelas kabupaten/kota se Provinsi Jambi. (JP-Hms-Raihan/Lee)





Share this article :

Posting Komentar