Home » , , » Polisi di Jambi Terjunkan Sniper Amankan Mudik Lebaran

Polisi di Jambi Terjunkan Sniper Amankan Mudik Lebaran

Written By jambipos-online on Minggu, 03 Juni 2018 | 12:57

Ilustrasi sniper saat mudik ( Foto: Istimewa )

Daerah rawan di ruas Jalan Lintas Barat Sumatera dan Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera. Tim khusus antikejahatan terdiri dari sniper, reserse dan intel yang bergerak secara mobile.


Jambipos Online, Jambi-Wilayah Kabupaten Merangin dan Bungo, Provinsi Jambi termasuk daerah rawan kejahatan setiap musim arus mudik Lebaran. Kerawanan kejahatan tersebut terdapat di ruas Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera wilayah Bungo – Padang, Sumatera Barat dan Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera wilayah Merangin – Musirawas, Sumatera Selatan.

Mengantisipasi kerawanan, jajaran Polres Merangin dan Bungo mempersiapkan tim khusus antikejahatan yang terdiri dari penembak jitu (sniper), reserse dan intel yang bergerak secara mobile.

“Polres Merangin akan menerjunkan puluhan personel penembak jitu untuk mengamankan jalur mudik di Jalinteng Sumatera, Merangin. Jalinteng Sumatera di Kabupaten Merangin termasuk daerah rawan kejahatan, khususnya selama arus mudik Lebaran karena berhubungan langsung dengan wilayah, Musirawas, Sumatera Selatan,” kata Kapolres Merangin Ajun Komisaris Polisi (AKBP) I Kade Utama di Merangin, Jumat (1/6/2018).

Menurut I Kade Utama, Polres Merangin menerjunkan sekitar 140 orang personel pengamanan arus mudik Lebaran. Sebagian disiagakan di lima pos komando (posko), yakni di perbatasan Merangi– Bungo, perbatasan Merangin – Sarolangun, perbatasan Merangin – Sungaipenuh, Kota Bangko, Merangin dan di Mapolres Merangin.

“Posko kami tempatkan di wilayah perbatasan mencegah pelaku kejahatan dari luar daerah. Selama ini pelaku kejahatan di Merangin banyak berasal dari luar daerah,” katanya.

Sementara Kapolres Bungo, AKBP Januario Jose Morais, mengatakan, pihaknya mempersiapkan tim khusus antikejahatan pada Operasi Ketupat 2018. Tim yang diberi sandi Tim AK 2018 tersebut dibentuk untuk mengeliminir tindak kejahatan selama arus mudik Lebaran.

“Tim AK 2018 di Bungo tersebut sudah mendapatkan pelatihan khusus dari Mabes Polri. Tidak hanya mengamankan warga masyarakat yang mudik, juga mengamankan rekan-rekan mereka yang sedang bertugas di lapangan,” katanya.

Dijelaskan, Polres Bungo menjerjunkan sekitar 200 personel yang disiagakan di puluhan posko dan Polres Bungo mulai H – 8 Lebaran, Kamis (7/6/2018) hingga H + 8 Lebaran, Minggu (24/6/2018).

Menurut Januario, daerah rawan kejahatan di Bungo selama arus mudik Lebaran terutama di Jalinbar Sumatera wilayah perbatasan Bungo – Sumatera Selatan dan Bungo – Sumatera Barat. Sedangkan di wilayah Bungo sendiri, daerah rawan kejahatan terdapat di beberapa lokasi tengah kota Muarabungo, khususnya terminal dan pusat perbelanjaan.(JP-SP)
Share this article :

Posting Komentar