Home » , , » Lonjakan Penumpang Mudik Lewat Udara Naik Sekitar 20 Persen

Lonjakan Penumpang Mudik Lewat Udara Naik Sekitar 20 Persen

Written By jambipos-online on Kamis, 07 Juni 2018 | 13:36

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah V-Provinsi Jambi (Kantor Kementrian Perhubungan Direktorat Jendral Pegunungan Darat), Firdaus Rasyad kepada wartawan usai pencanangan angkutan lebaran Idul Fitri 1439 H/ 2018M di Terminal Tipe A Alam Barajo Simpang Rimbo, Kota Jambi, Kamis (7/6/2018) oleh Sekda Provinsi Jambi H M Dianto mewakili Plt Gubernur Jambi H Fachrori Umar. Foto Asenk Lee Saragih
Jambipos Online, Jambi-Lonjakan pemudik melalui Moda angkutan udara diprediksi meningkat 16 persen hingga 20 persen. Arus mudik dari Jambi lewat Bandara Sultan Thaha Syarifuddin Jambi puncaknya diprediksi H-4 Idul Fitri 1439H/2018M. Sementara lonjakan penumpang mudik dari Jambi menggunakan Moda angkutan darat tidak begitu signifikan dari tahun sebelumnya.

Demikian diungkapkan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah V-Provinsi Jambi (Kantor Kementrian Perhubungan Direktorat Jendral Pegunungan Darat), Firdaus 
Rasyad kepada wartawan usai pencanangan angkutan lebaran Idul Fitri 1439 H/ 2018M di Terminal Tipe A Alam Barajo Simpang Rimbo, Kota Jambi, Kamis (7/6/2018) oleh Sekda Provinsi Jambi H M Dianto mewakili Plt Gubernur Jambi H Fachrori Umar. 

Namun Firdaus tidak memiliki data soal jumlah pemudik dari Jambi, khususnya jalur udara, laut dan darat. 

Saat disinggung soal angkatan batubara yang mengganggu jalur angkutan umum, khususnya di Kabupaten Batanghari, menurut Firdaus hal itu harus diskusi panjang. Dia juga menganjurkan angkutan batu bara di Jambi memiliki jalur sendiri.


Kemudian Firdaus Rasyad juga mengatakan, terkait dengan arus mudik dari Jambi, pihaknya mendirikan posko untuk memberikan keamanan dan kenyamanan pemudik dalam melakukan perjalanan.

Posko-posko tersebut diantaranya di Bandara Sultan Thaha Jambi, di Terminal Alam Barajo, Terminal Sarolangun, Terminal Bangko dan Terminal Muarobungo dan posko di Pelabuhan Roro, Kualatungkal.

Posko-posko tersebut juga mendata turun naik penumpang dan angkutan yang melewati Jambi. Di samping itu, rambu-rambu lalu lintas di sepanjang jalan nasional yang menjadi kewenangan BPTD, juga sudah dibersihkan dari rerumputan sehingga panduan jalan tersebut terlihat jelas pengemudi.

Kemudian rest arae juga disiapkan di jembatan timbang seperti di jalur Sarolangin menuju Sumatera Selatan dan Merlung menuju Riau dengan fasilitas mushalla dan tempat tidur. Pemudik bisa beristirahat di jembatan timbang itu.

Sedangkan demi keamanan dan kenyamanan pemudik yang menggunakan transpotasi angkutan darat, BPTD katanya telah melakukan ram cek angkutan AKAP sebanyak 310 unit dan 600 unit AKDP di daerah itu. (JP-Lee)




Share this article :

Posting Komentar