Home » , , » Surya Paloh Tak Yakin Muhaimin Tarik Dukungan dari Jokowi

Surya Paloh Tak Yakin Muhaimin Tarik Dukungan dari Jokowi

Written By jambipos-online on Rabu, 09 Mei 2018 | 10:51

Ketua umum Partai Nasdem Surya Paloh, memberikan cendera mata kepada Presiden RI Joko Wiododo, saat menghadiri perayaan HUT ke ke 6 dan pembukaan Rakernas ke IV Partai Nasdem di Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 15 November 2017. (Foto: BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao )

Jambipos Online, Medan - Koalisi partai politik (parpol) pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk kembali maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 merupakan koalisi solid untuk kembali memenangkan Jokowi dua periode. Namun, hingga saat ini Jokowi belum menyiratkan sosok yang akan mendampinginya pada Pemilu 2019, walau ada beberapa ketua umum partai pendukungnya yang menyatakan kesiapan untuk mendampingi Jokowi.


Ketua Umum Partai itu, antara lain Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang, dan Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy. Belakangan, Muhaimin Iskandar terus menunjukkan kepercayaan diri bakal dipinang Jokowi sebagai calon wakil presiden (cawapres). Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin, menyebutkan PKB memiliki 11 juta suara yang bisa memastikan kemenangan Jokowi.

Cak Imin yakin jika Jokowi tidak memilih dirinya sebagai cawapres, maka Jokowi akan kalah lantaran 11 juta suara pendukung PKB akan beralih dukungan. Menyikapi kondisi ini, Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh tidak yakin jika Cak Imin mengutarakan ancaman akan menarik dukungan kepada Jokowi jika tidak dipilih menjadi cawapres.

"Saya belum yakin Cak Imin mengancam. Mana berani Cak Imin mengancam. Sebagai Ketua Umum DPP  Partai Nasdem saya tidak yakin," kata Surya Paloh ketika dijumpai sesaat setelah pembukaan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW Partai Nasdem Provinsi Sumatera Utara di Medan, Selasa (8/5/2018).

Dalam hal posisi cawapres, Partai Nasdem menegaskan sudah menyerahkan seepnuhnya kepada Jokowi. Nasdem yakin jika cawapres tersebut baik untuk Jokowi maka baik pula bagi partai pendukung. Sebelumnya, Cak Imin mengklaim memiliki suara 11 juta yang merupakan suara PKB pada Pemilu 2014 atau 9,04% dari suara nasional. Pada Pemilu 2014, PKB berada pada posisi kelima partai dengan perolehan suara terbanyak. "Kalau Pak Jokowi tidak mengajak saya jadi wapres, bisa kalah. Ya, bisa kalah, 11 juta tidak memilih, bagaimana?" kata Cak Imin, beberapa waktu lalu.

Rakorwil DPW Partai Nasdem Sumatera Utara yang dihadiri Surya Paloh merupakan rangkaian safari konsolidasi tahap IV di Pulau Sumatera. Safari konsolidasi Partai Nasdem dilakukan sekaligus untuk mempersiapkan pelaksanaan Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019.

Partai Nasdem mengawali safari konsolidasi kader tahap IV di Provinsi Bengkulu sejak Sabtu (5/5/2018). Kemudian disusul wilayah lain, seperti Palembang dan Jambi. Selain di Bengkulu, Palembang, dan Jambi, Partai Nasdem juga akan melakukan safari konsolidasi di sejumlah kota lainnya di Sumatera, seperti Medan, Deli Serdang, Banda Aceh, dan Pidie Jaya.(JP)



Share this article :

Posting Komentar