Home » , , » Kebangkitan Yesus Momentum Mantapkan Kejujuran

Kebangkitan Yesus Momentum Mantapkan Kejujuran

Written By jambipos-online on Selasa, 03 April 2018 | 09:46


Fragmen penyaliban Yesus Kristus dalam rangka merayakan hari Paskah, Minggu 1 April 2018  dalam fragmen ini kisah tentang penyaliban Yesus diceritakan saat menuju tempat penyaliban yaitu di bukit Golgota, pemeran dalam fragmen ini adalah Rimbun Manihuruk sebagai Yesus, Jeffry Rivaldi Damanik sebagi Simon orang kirene, Aryo Tondang 'Junius Libra Purba Agoest Voerba Sam Girsang dan Dorman Sitanggang sebagai prajurit, Cheptiana Feronika Sitepu sebagai Maria . serta produser dan sutradara Chandra Eko S Purba @ Roy Canda Munthe serta diiringi musik sekaligus puisi oleh Wira Dani Damanik Rika Sandera Tarigan dan Nathalia Damanik. fragmen ini dilakukan di GKPS Tanah Kanaan Jambi, semoga fragmen ini bisa menjadi pelajaran kita dalam menjalani hidup ini, karena dengan memikul salib kita tidak usah ragu, bimbang, dan gelisah.. karena kerajaan sorga kelak akan kita dapat sebagai orang percaya. Selamat Hari Minggu dan Selamat Hari Paskah Hits GKPS. Armando Purba




Kebangkitan Yesus dari kematian atau Paskah merupakan momentum bagi umat Kristen untuk semakin memantapkan sifat jujur dan hidup dalam kebenaran. 

Jambipos Online, Jambi - Kebangkitan Yesus dari kematian atau Paskah merupakan momentum bagi umat Kristen untuk semakin memantapkan sifat jujur dan hidup dalam kebenaran. Melalui peringatan kebangkitan Yesus, umat Kristen hendaknya semakin menyadari tugas dan tanggung jawab sebagai pelopor dalam pemberantasan perilaku hidup yang curang dan manipulatif.

Demikian dikatakan Pendeta (Pdt) Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Jambi, Pdt Riando Tondang, STh pada ibadah perayaan kebangkitan Yesus Kristus atau Paskah di GKPS Tanah Kanaan Kota Jambi, Minggu (1/4/2018).

Menurut Riando Tondang, kepeloporan umat Kristen menjalani hidup dengan jujur dan benar merupakan salah satu bentuk kesaksian mengenai ajaran Yesus Kristus mengenai kebaikan hidup.

“Tuhan Yesus Kristus bersikap jujur dan benar menjalankan tugas penyelamatan manusia yang diembannya, kendati kejujuran dan kebenaran itu membuat Dia ditangkap, disiksa, dan disalibkan. Namun berkat kejujuran dan kebenaran tersebut, Yesus bangkit dari kematian, mengalahkan kuasa dosa dan dunia,”katanya.

Dikatakan, belakangan ini semangat bersaksi mengenai kebaikan dan kesempurnaan hidup di kalangan masyarakat, termasuk umat Kristen cenderung semakin luntur. Hal tersebut nampak dari sikap curang untuk mendapatkan segala sesuatu yang perlu bagi hidupnya dan kurang berani melawan perilaku koruptif dan manipulatif di sekitarnya.

“Fenomena kehidupan koruptif dan manipulatif tersebut semakin menggerogoti kehidupan masyarakat karena mereka melupakan ajaran Yesus mengenai kejujuran hidup. Untuk itu saya mengajak warga jemaat GKPS Tanah Kanaan Jambi tampil ke depan menjadi pelopor hidup jujur sebagai bentuk kesaksian atas kejujuran dan kesempurnaan Yesus yang telah bangkit dari kematian,” katanya.

Sementara itu ibadah perayaan Paskah di berbagai gereja di Kota Jambi, Minggu (1/4/2018) berlangsung semarak, khidmat, dan aman. Umat Kristen antusias mengikuti ibadah Paskah di gereja masing-masing, baik Minggu subuh, siang dan sore seperti tampak di Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Anugerah, Bagan Peta dan GKPS Kotabaru Jambi. Ibadah perayaan Paskah di berbagai gereja di Kota Jambi diisi dengan perjamuan kasih dan lomba mencari telur paskah.

Di GKPS Tanah Kanaan, Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, sekitar 138 orang warga jemaat mengikuti ibadah dan perjamuan kudus Paskah dengan khidmat. Nuansa kekeluargaan tampak cukup kental pada pelaksanaan ibadah dan perjamuan kudus Paskah di gereja kecil yang baru diresmikan akhir tahun lalu itu. Seusai ibadah dan perjamuan kudus, warga saling berjabat tangan dan berbagi cerita tentang makna kebangkitan Yesus.

“Saya merasa senang mengikuti ibadah perayaan dan perjamuan kudus Paskah di gereja kami ini. Kendati ibadah berlangsung sederhana, namun nuansa kekeluargannnya sangat kental. Melalui perjamuan kudus atau penghapusan dosa, rasa persaudaraan di tengah jemaat semakin terasa,” kata Roy Saragih, pemuda GKPS Tanah Kanaan. (JP-SP

Share this article :

Posting Komentar