Home » , » Lantik Kepala BNN, Presiden Inginkan Standar yang Lebih Baik

Lantik Kepala BNN, Presiden Inginkan Standar yang Lebih Baik

Written By jambipos-online on Kamis, 01 Maret 2018 | 22:43

Inspektur Jenderal Polisi Heru Winarko. ( Foto: Twitter )
Kepala BNN baru diharapkan dapat mencegah masuknya Narkoba ke Tanah Air. 

Jambipos Online, Jakarta– Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Irjen Polisi Heru Winarko menjadi kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/3). Heru yang merupakan mantan Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipercaya menggantikan Komjen Polisi Budi Waseso. Heru dilantik berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 14N Tahun 2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala BNN.

Jokowi menginginkan agar BNN ke depan mempunyai standar yang baik seperti di KPK. “Ada standar yang dibawa dari KPK ke BNN. Ada standar governance, standar tata kelola organisasi dan yang penting sisi integritas,” katanya kepada wartawan seusai pelantikan.

Menurutnya, jumlah uang hasil peredaran narkoba tak sedikit. Omset bisnis barang haram tersebut begitu besar. “Gampang menggoda orang untuk berbuat tidak baik,” ujarnya.

Ditambahkan, Kepala BNN baru diharapkan dapat mencegah masuknya Narkoba ke Tanah Air. “Kemudian menurunkan sebanyak-banyaknya pengguna. Dari sisi rehabilitas juga baik. Dari sisi pencegahan agar barang tidak masuk,” imbuhnya.

Sementara itu, Budi Waseso bersyukur pengabdiannya di BNN telah berakhir. “Ini keputusan Pak Presiden. Pilihan terbaik yang sudah menjadi kriteria dipilih Pak Presiden. Pasti pengganti lebih baik dari saya,” katanya.

Dia menuturkan, terdapat banyak hal yang harus disampaikannya kepada Heru. Program yang berjalan sepatutnya dilanjutkan dan ditingkatkan. “Banyak hal yang harus kita benahi termasuk kemampuan-kemampuan kita yang harus ditingkatkan,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, BNN berhasil membuat laboratorium narkotika nasional bertaraf internasional. Dijelaskan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mensyaratkan setiap pemilihan kepala daerah (pilkada) serta pemilu presiden dan wakil presiden (pilpres), para calon waji diperiksa di laboratorium. “Harus bebas narkotika. Laboratorium itu nanti hanya ada keterangan yang dikeluarkan dari BNN,” ungkapnya.

Turut hadir dalam pelantikan sejumlah menteri Kabinet Kerja maupun pejabat negara di antaranya Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Ketua KPK Agus Rahardjo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Budi Gunawan.(JP)


Sumber: BeritaSatu.com
Share this article :

Posting Komentar