Home » , , » Atas Nama Kemanusiaan, Zola Bantu Pemulangan Jenazah Asna (TKI Ilegal Asal Bungo)

Atas Nama Kemanusiaan, Zola Bantu Pemulangan Jenazah Asna (TKI Ilegal Asal Bungo)

Written By jambipos-online on Jumat, 23 Maret 2018 | 10:49

Jenazah Asna tiba di Rumah Duka di Dusun Baru Patenun Kecamatan Jujuhan, Bungo. Photo Tribunews.com

Jenazah Asna tiba di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Baru Patenun Kecamatan Jujuhan, Bungo. Tribunnews.com
Jambipos Online, Jambi-Gubernur Jambi, H Zumi Zola STP MA membantu pemulangan Asna, seorang tenaga kerja (wanita) Indonesia asal Kabupaten Bungo Provinsi Jambi yang bekerja di Malaysia, yang telah meninggal beberapa hari lalu. Sebelum meninggal, Asna telah menjalani pengobatan medis, yakni operasi darah beku di kepala, di salah satu rumah sakit di Kuala Lumpur.

Mengetahui informasi dirawatnya Asna dari anaknya, Emmy Yanti yang mengirimkan surat kepada Gubernur Jambi pada 1 Maret 2018, Zola segera menginstruksikan Dinas Sosial dan Transmigrasi Provinsi Jambi untuk menelusuri informasi tentang Asna, termasuk rumah sakit tempat dia dirawat.

Setelah ditelusuri oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, ternyata Asna adalah TKI ilegal, yang berangkat ke Malaysia sekitar dua tahun lalu mealui jalur Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Pada 2 Maret 2018, Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi telah menyurati Duta Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur, untuk memohon bantuan KBRI di Malaysia menelusuri rumah sakit tempat Asna dirawat, dan jika kesehatannnya memungkinkan untuk dipulangkan ke Indonesia, untuk dirawat lebih lanjut di Jambi.

Namun, Sang Khalik telah memanggil Asna. Asna telah menemui ajalnya. Sebagai Gubernur Jambi, Zola berusaha membantu pemulangan jenazah Asna, tanpa mempermasalahkan Asna sebagai TKI ilegal. Dan kemarin, Rabu, 21 Maret 2018 (malam) jenazah Asna telah tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi dan dibawa ke Muarabungo.

Disambut Tangis Haru

Asna yang merupakan Tenaga Kerja Indonesia asal Kabupaten Bungo, Jambi sampai di peristirahatan terakhirnya Rabu (21/3/2018). Dia dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Baru Patenun Kecamatan Jujuhan, Bungo.

Dari Jambi Asna diantarkan dengan ambulans ke Bungo. Emmy selaku anak kandung Asna mengatakan pamannya sudah di Jambi dan menyewakan ambulans dari sana. Jenazah Asna kemudian tiba pada hari Kamis (21/3/2018) sekira pukul 3.00 dini hari.

Jenazah langsung disambut haru keluarga dan langsung dibacakan yasin. Tetangga dan handai taulan memenuhi halaman dan ruang tamu rumah Asna yang kecil. Asna terbaring dalam sebuah peti yang ditutup dengan kain panjang. 

Adik dari Emmy yang sampai di rumah Rabu (21/3/2018) lalu duduk dan menunduk dihadapan peti emaknya. Dia menangis dan menempelkan dua tangannya dan membenamkan kepalanya pada dua tangannya yang ditaruh di atas peti.

Sekitar pukul 10.00 WIB Jenazah Asna tiba di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Baru Patenun Kecamatan Jujuhan, Bungo. Meski pun dalam keadaan bersedih, setidaknya keluarga dapat melihat jenazah Asna untuk terakhir kali. (JP-03)
Share this article :

Posting Komentar