Home » , » Melihat Progres Program Prioritas Dinas Perkebunan Provinsi Jambi TA 2017

Melihat Progres Program Prioritas Dinas Perkebunan Provinsi Jambi TA 2017

Written By jambipos-online on Friday, December 8, 2017 | 07:25

Petani Kopi Arabika di Kayu Aro Kabupaten Kerinci. Photo Asenk Lee Saragih.
Jambipos Online, Jambi-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi melalui Dinas Perkebunan Provinsi Jambi telah melaksanakan berbagai program pembangunan bidang perkebunan sesuai dengan Visi Misi Jambi TUNTAS dibawah kepemimpinan Gubernur Jambi, H.Zumi Zola Zulkifli,S.TP,MA dan Wakil Gubernur Jambi,Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi Agus Rizal kepada wartawan, Jumat (8/12/2017) mengatakan, dalam Tahun Anggaran 2017, Dinas Perkebunan Provinsi Jambi telah melaksanakan 8 program dan kegiatan prioritas.

Program prioritas itu meliputi Peningkatan Pengolahan Hasil Perkebunan. Dinas Perkebunan Provinsi Jambi memberikan bantuan berupa bangunan unit pengolahan karet beserta kelengkapannya, bangunan dan alat pengolah tebu serta bangunan pengolah kelapa kepada petani sebagai upaya peningkatan pengolahan hasil perkebunan. Petani yang telah diberikan bantuan Unit Pengolahan Hasil, kemudian diberikan bimbingan teknis oleh penyuluh perkebunan.

Kedua, Pembibitan Tanaman Perkebunan. Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Perkebunan Provinsi Jambi melakukan pembibitan kelapa sawit sebanyak 100.000 butir kecambah. Kecambah tersebut telah disalurkan ke kebun pembibitan milik Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, serta telah ditanam main nursery. Untuk kedepannya, setelah bibit siap salur kemudian akan dijual secara subsidi dan hasil dari penjualan tersebut disetorkan kedalam kas daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketiga, Pengembangan Kopi Rakyat. Kegiatan Pengembangan Kopi Rakyat ini diharapkan dapat meningkatkan produksi yang berimbas pada peningkatan ekonomi petani kopi, untuk itu Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Perkebunan Provinsi Jambi menggunakan bibit unggul bersertifikat dalam mengembangkan kopi rakyat ini. 

Pemberian bibit unggul bersertifikat dan pupuk ini telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, dengan menyalurkannya ke 4 Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi, yaitu: Kabupaten Kerinci, Kabupaten Merangin, Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Kota Sungai Penuh.

Keempat, Peremajaan Kelapa Sawit. Provinsi Jambi saat ini memiliki luas areal kelapa sawit yang memasuki usia tua/rusak seluas 14.800 hektare, sehingga banyak yang perlu dilakukan replanting. Pada Tahun 2017 ini, pembangunan demplot peremajaan kelapa sawit telah dilakukan seluas 70 hektare di Kecamatan Sungai Bahar Kabupaten Muarojambi. 

Hal ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait tentang peremajaan kelapa sawit dengan cara membuka lahan tanpa melakukan pembakaran, menggunakan bibit unggul bersertifikat serta pemberian pupuk yang sesuai dengan anjuran.

Kelima, Peremajaan Tanaman Kelapa. Seperti halnya dengan kelapa sawit, Provinsi Jambi saat ini memiliki luas areal kelapa dalam yang memasuki usia tua/rusak seluas 18.663 hektare, sehingga perlu dilakukan peremajaan. 

Pada Tahun 2017 ini, Dinas Perkebunan Provinsi Jambi memfasilitasi peremajaan tanaman kelapa dalam milik masyarakat seluas 50 hektare di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, hal ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait tentang peremajaan tanaman kelapa dalam dengan menggunakan bibit unggul bersertifikat serta pemberian pupuk yang sesuai dengan anjuran.

Keenam, Intensifikasi Karet Rakyat. Dalam rangka membantu petani untuk memelihara kebun karetnya yang telah diremajakan dan belum memberikan hasil, Dinas Perkebunan Provinsi Jambi memfasilitasi pemberian pupuk yang dibutuhkan oleh tanaman karet muda tersebut. 

Hal ini bertujuan untuk mengedukasi petani terkait teknis pemeliharaan karet dan mempersiapkan tanaman agar tumbuh secara optimal, serta membantu petani dalam memenuhi kebutuhan dalam budidaya karet. Pemberian bantuan pupuk seluas 800 hektare dilakukan di Kabupaten Muaro Jambi, pupuk yang diberikan kepada petani terlebih dahulu dilakukan analisa laboratorium oleh pihak pabrikan.

Ketujuh, Peningkatan Jalan Usaha Tani. Kegiatan pembangunan jalan usaha tani yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Perkebunan Provinsi Jambi pada Tahun 2017 ini berlokasi di Desa Bram Itam, Kabupaten Tanjungjabung Barat sepanjang 1 kilometer, di Desa Ampelu Mudo, Kabupaten Batanghari sepanjang 1,5 kilometer dan di Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo sepanjang 1,5 kilometer. 

Pembangunan jalan usaha tani ini bertujuan untuk memperlancar transportasi sehingga lebih membuka akses pemasaran produk hasil pertanian, memperkecil biaya produksi sehingga akan meningkatkan kesejahteraan petani melalui meningkatnya pendapatan petani.

Kedelapan, Pengembangan Kopi Coklat Diareal Kelapa Dalam. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan diversifikasi usaha tani, sehingga petani tidak tergantung hanya pada satu komoditi saja. Para petani kelapa dalam juga dapat menanam tanaman kopi dan coklat disela sela tanaman kelapa, sehingga lebih meningkatkan pendapatan petani kelapa dalam yang berimbas pada meningkatnya kesejahteraan petani kelapa. 

Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Perkebunan Provinsi Jambi pada Tahun 2017 telah menyalurkan bibit kopi dan coklat kepada petani kelapa dalam. (JP-Rel/Lee) 

Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambipos Online | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. Jambipos Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Publiser/Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos