Home » , » Kementerian PUPR Diminta Bantu Mewujudkan Danau Sipin Sebagai Obyek Wisata

Kementerian PUPR Diminta Bantu Mewujudkan Danau Sipin Sebagai Obyek Wisata

Written By jambipos-online on Tuesday, November 28, 2017 | 22:15

Zola Lakukan Penanaman Pohon di Kawasan Danau Sipin 

Jambipos Online, Jambi-Gubernur Jambi, H Zumi Zola Zulkifli S.TP,MA meminta Kementerian PUPR RI untuk membantu Pemerintah Provinsi Jambi dalam mewujudkan Danau Sipin Kota Jambi sebagai suatu obyek wisata yang menarik di Kota Jambi. 

Hal itu diutarakan Zumi Zola saat melakukan penanaman 2.260 bibit pohon secara simbolis pada acara Penanganan Sampah dan Penghijauan Dalam Rangka Hari Bhakti Pekerjaan Umum Ke 72 Tahun 2017, bertempat di Tepian Danau Sipin Kelurahan Buluran Kecamatan Telanaipura Kota Jambi, Selasa (28/11/2017) pagi.

Hari Bhakti Pekerjaan Umum Ke 72 Tahun 2017 yang dilaksanakan secara serentak di 34 Provinsi ini, mengambil tema “Perlindungan dan Optimalisasi Fungsi Situ, Danau, Embung, Waduk, dan Air Permukaan Lainnya,” dengan kegiatan berupa penanganan sampah dan penghijauan (melakukan penanaman pohon) di seluruh Kabupaten/Kota lingkup Provinsi Jambi. 

Acara ini juga dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat, Ir.Beby Setiowati Dipokusuma,M.Si, Plt Kadis PUPR Provinsi Jambi H Arfan, Wakil Walikota Jambi H Abdullah Sani.

Gubernur Jambi Zumi Zola menjelaskan, kondisi demografi menunjukkan tingginya pertumbuhan penduduk di Indonesia, khususnya pada wilayah perkotaan, termasuk Provinsi Jambi, sangat memberikan dampak pada meningkatnya volume sampah yang belum teratasi dengan baik, dari hulu hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Hal ini juga sangat berpengaruh terhadap tingkat pencemaran lingkungan, serta rentannya kesehatan manusia.

“Kita mengetahui bersama, Provinsi Jambi sendiri beberapa tahun belakangan ini sering mengalami banjir, apalagi ketika musim hujan tiba, baik itu di Kota Jambi maupun Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Jambi. Salah satu penyebab terjadinya banjir adalah penyempitan badan air, alih fungsi lahan, sedimentasi dan pedangkalan, serta hilangnya sumber sumber mata air, solusi jangka pendeknya yaitu Pemerintah Provinsi Jambi menurunkan alat berat untuk mengangkut sampah serta melakukan pendalaman aliran sungai,” katanya.

Zola menyadari bahwa ancaman terhadap kerusakan lingkungan tentunya sangat dipengaruhi oleh dan tanggung jawab pemerintah dalam meningkatkan sinergitas perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian sesuai dengan tingkatan Pemerintahan. “Dengan kondisi tersebut, jika kita masih berpegang pada batasan kewenangan, tentunya akan memperlambat upaya penyelesaian permasalahan yang kita hadapi saat ini,” ujar Zola.

Disebutkan, Provinsi Jambi akan memfokuskan pada potensi sumber daya alam di wilayah Kabupaten/Kota yang dapat menjadi ikon ikon, baik dari fungsi kawasannya maupun menjadi ikon wisata strategis seperti situ, embung, danau dan sungai. Pemerintah Provinsi Jambi membutuhkan dukungan kebijakan perencanaan dan pembangunan di Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi untuk mewujudkan itu semua.

“Kita juga telah mengetahui, bahwa wilayah Daerah Aliran Sungai Batanghari, Danau Sipin dan Danau Kerinci telah menjadi perhatian prioritas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan kita mengharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi Provinsi Jambi,” ungkap Zola.

Gubernur Zola menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jambi sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Pusat di daerah, bersama sama dengan Pemerintah kabupaten/Kota serta didukung oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI, secara sinergi akan melaksanakan penguatan program dan kegiatan untuk melakukan upaya meminimalisir tingkat kerusakan lingkungan yang akan berdampak pada ancaman baik bencana banjir, kesehatan lingkungan, perubahan fungsi kawasan dan lingkungan, serta pencemaran terhadap sumber sumber air.

“Saya mewakili Pemerintah Provinsi Jambi memberikan apresiasi kepada BWSS VI yang telah menetapkan salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam gerakan peduli mitigasi bencana dengan kegiatan penanaman pohon. Menanam pohon merupakan salah satu upaya menyelamatkan lingkungan hidup, menjaga keragaman hayati, menghemat dan menumbuhkan mata air yang baru serta untuk menambah oksigen bagi kehidupan,” pungkas Zola.

Sekretaris Daerah Kota Jambi, Ir H Budidaya,M.For.Sc mengatakan, air merupakan kebutuhan utama makhluk hidup di dunia ini, terutama bagi manusia. Masyarakat Kota Jambi harus bersyukur, dimana Kota Jambi memiliki wadah penampung air alami yang sangat luas yaitu Danau Sipin, dimana tidak semua daerah memilikinya.

“Mari kita menjaga Danau Sipin ini semaksimal mungkin, dalam bentuk memelihara serta merawatnya, sehingga Danau Sipin ini akan tetap lestari dan bermanfaat bagi kita semua. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kita terhadap sumber daya air yang semakin berkurang jumlahnya,” ujar Budidaya.

Ketua Balai Wilayah Sungai Sumatera VI, Nurfajri,ST,Sp1 menyampaikan, acara pada hari ini melakukan penanaman bermacam bibit pohon yang telah disediakan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jambi sebanyak 2.260 bibit pohon, yang bertujuan dalam rangka pelestarian lingkungan dan perlindungan sumber air. (JP-Lee) 

Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambipos Online | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. Jambipos Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Publiser/Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos