Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Widget HTML

 


Sekda Himbau Masyarakat Jambi Jaga Persatuan dan Kesatuan

Jambipos Online, Jambi-Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Jambi Drs H Erwan Malik MM menghimbau masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Sekda mengemukakan, dengan kebersamaan persatuan dan kesatuan, masyarakat akan mudah membentengi diri dari berbagai pengaruh budaya ataupun pengaruh masuknya aliran ajaran agama sempalan yang tidak sesuai dengan tuntunan Al-Qur'an dan sunnah. 

Hal itu dinyatakan oleh Sekda dalam Silaturahim Kapolda dan Istighosah serta Do'a bersama dalam rangka Membangun Kebersamaan Menuju Jambi yang Aman dan Sejahtera dalam Bingkai NKRI yang Berdasarkan Pancasila, bertempat di halaman depan Kepolisian Daerah (Polda) Jambi, Jum'at (12/05/2017) pagi. 

Silaturrahim Kapolda Jambi, Brigjen Pol. Drs. Priyo Widyanto,MM dan Istighosah tersebut dihadiri Danrem 042/Garuda Putih, Brigjen TNI Refrizal, unsur Forkompimda Provinsi Jambi, para OPD Provinsi Jambi, tokoh agama, tokoh masyarakat Jambi, Unsur Polri dan TNI, serta para elemen masyarakat Jambi. 

"Kita perlu bersyukur, karena daerah dan bangsa Indonesia telah berhasil melalui berbagai terpaan cobaan dari berbagai isu yang dilontarkan dari berbagai pihak. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kebersamaan kita dalam menjaga NKRI, serta TNI dan Polri yang telah melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik," ungkap Sekda. 

"Kita semua berdo'a semoga kondisi aman dan kondusif ini terus dapat dipertahankan, sehingga proses pembangunan yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik dan lancar," sambung Sekda. 

Sekda mengatakan, silaturahim, berzikir, serta do'a yang dilaksanakan merupakan momentum religius yang didalamnya terkandung dua demensi penting, yaitu demensi vertikal yang mengartikan dorongan untuk mendekatkan diri secara sunguh-sunguh kepada Allah sebagai zat pencipta. 

"Untuk itu, mari kita syukuri anugrah yang telah diberikan Allah kepada kita, dengan cara meningkatkan ibadah, apalagi sebenta rlagi kita akan memasuki Bulan Suci Ramadhan yang perlu kita persiapkan dengan baik," tutur Sekda. 

Lebih lanjut, Sekda menjelaskan, dimensi kedua yaitu dimensi horizontal, semua dituntut untuk merenungkan diri terhadap apa yang telah dan sedang kita perbuat. 

"Oleh karena itu, saya mengajak semua untuk mengintrospeksi diri, mengevaluasi diri atas semua perbuatan yang telah dilakukan, yang sudah baik agar dipertahankan jika mukin ditingkatkan, dan yang masih kurang baik agar diperbaiki." lanjut sekda. 

"Dalam menghadapi situasi saat ini diperlukan adanya saling kerja sama antara ulama dan umaro agar semua persoalan yang terjadi di negara ini dapat segera teratasi," jelasnya. 

Selain itu, Pj.Sekda juga menyampaikan, perlunya memilihara toleransi dan kebhinekaan yang ada di Provinsi Jambi ini. "Kita perlu memilihara sikap toleransi, hormat menghormati dan saling menghargai,” tegas Sekda. 

"Masuknya berbagai aliran agama sempalan akhir-akhir ini, tentunya perlu kita antisipasi dengan arif dan bijak. Disinilah peran tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen pembangunan untuk memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat," pungkas Sekda. 

Dalam sesi wawancara, Sekda menyatakan,”Apapun yang bentuknya Ormas, kalau bertentangan dengan dasar negara kita yaitu Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 tentu kita tindak. Bukan HTI saja Ormas yang bertentangan dengan dasar negara kita tentu ditindak, kita yakin HTI ini tidak begitu menonjol di Provinsi Jambi, mukin pengikutnya ada, tapi masih bisa kita waspadai," tuturnya. 

Sebelumnya, Kapolda Jambi Priyo Widyanto menyampaikan, kemampuan personil kepolisian dalam membaca Al-Qur'an dan memimpin do'a, tidak kalah dengan yang lain, dan itu perlu dikembangkan. 

"Saya mendengar bacaan Al-Qur'an sangat merdu dan tidak kalah dengan yang lain, ini perlu kita kembangkan dan insyaallah pada Hari Bhayangkara nanti akan kita adakan berbagai macam perlombaan, salah satunya lomba baca ayat suci Al-Qur'an. Kapan perlu kita adakan MTQ tingkat jajaran Polda Jambi,” ujar Priyo Widyanto. 

"Pada kesempatan silaturahim ini, pada awal permulaan kerja di Polda Jambi ini, saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama mendo'akan kami dalam memimpin Polda Jambi dapat memberikan perlindungan, mengayomi dan melayani masyarakat secara maksimal dan menjaga situasi Provinsi Jambi bisa terjaga dengan tenteram dan damai," sambung Priyo Widyanto. 

Kapolda juga mengatakan bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki bangsa yang menganut agama dan adat yang berbeda-beda, namun itu bukanlah suatu alasan untuk membuat masyarakat saling bercerai berai. 

“Kita adalah bangsa yang memiliki satu kebhinekaan yaitu Bhineka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu, jadi sebagai umat yang memeluk erat keagamaan marilah kita saling merangkul, menghormati, menghargai, serta menyagi sesama," ajak Kapolda. Kapolda juga mengajak seluruh yang hadir untuk menjaga keutuhan NKRI. 

"Mari kita bersama-sama menjaga NKRI dari berbagai macam ancaman, kita banyak suku, banyak agama, bermacam kepulauan. Untuk itu, kita jangan mudah dipecah belah, tidak mudah diasut oleh segelintir orang. Mari kita bersatu dalam peningkatan kebersamaan," pungkas Kapolda. 

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jambi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolda Jambi yang telah mengadakan acara istiqosah dan do'a bersama tokoh masyarakat, mengawali tugas di Jambi dengan bagus, dengan harapan agar Pmendapatkan barakoh dan hidayah dari Allah SWT. 

Selain itu, Ketua MUI Provinsi Jambi mengharapkan setiap umat beragama di Provinsi Jambi harus mengedepankan kekompakan dalam berkerjasama untuk pembangunan kesejahteraan masyarakat sebagaimana ummarah dan ulama dalam melindungi masyarakat di Provinsi Jambi serta menjaga NKRI dari berbagai perpecahan. 

Acara tersebut juga diisi dengan tahlil dan do'a yang disampaikan oleh Al-Ustanz, Drs.H.Saipon Hadi, pimpinan Pondok Pesantren Asidiq. (JP-Humas)

Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar