Home » , , , , , » Membaca Secercah Harapan Dua Atlet Panahan Jambi Peraih Medali Emas di PON XIX Jabar 2016

Membaca Secercah Harapan Dua Atlet Panahan Jambi Peraih Medali Emas di PON XIX Jabar 2016

Written By jambipos-online on Sunday, October 2, 2016 | 11:51 PM

Ketua Umum Persatuan Persatuan Panahan (Perpani) Jambi Ibnu Ziady MZ, ST, MH diapit Eko Irawan dan Alfian Yodi Pranata.  
Jambipos Online, Jambi-Wajah berseri tampak diwajah Eko Irawan dan Alfian Yodi Pranata saat tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi. Betapa tidak, dua medali emas yang diraih Tim Panahan Jambi di PON XIX Jawa Barat adalah sumbangsih dari mereka. Rasa bangga tampak menyelimuti wajah saat Ketua Perpani Provinsi Jambi dan rombongan turut serta menyambut kedatangan mereka sebagai “Panhlawan Olahraga Jambi”.

Mendulang prestasi di peraihan medali cabang panahan diajang PON ke XIX di Jawa Barat membuat dua atlet cabang panahan meraih banyak pujian. Seiring dengan pujian itu nama baik keluarga Eko Irawan dan Alfian Yodi Pranata juga bangga.

Bahkan saat wartawan menyambangi Eko dan Alfian di sela-sela penjemputan kepulangannya, pekan lalu, Eko menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya terhadap kepada seluruh masyarakat Provinsi Jambi yang sudah mendoakan selama berlaga di ajang empat tahunan (PON Ke XIX di Jawa Barat).

Eko Irawan, pria berusia 28 tahun ini menyampaikan rasa syukur yang tak terhingga sehingga akhirnya mampu mengharumkan nama Jambi dengan raihan medali emas. Bahkan Eko menceritakan bahwa dirinya saat ini sudah menyatu jiwanya dengan panahan.

“Saya gak muluk-muluk dan saya udah terlalu cinta dengan panahan. Bahkan saya rela berhenti kerja demi membawa panahan Jambi memperoleh yang terbaik,” kata Eko dengan rasa bangga dan haru.

Eko yang sebelum berlaga di PON ke XIX Jawa Barat, bercerita, kalau dirinya sempat bekerja di salah satu Hotel ternama di Kota Jambi. Namun dia menyatakan mengundurkan diri, semua itu dilakukannya untuk mengharumkan nama Jambi di cabang panahan.

Dia memutuskan ikut memperjuangkan nama Jambi sebagai atlet panahan. Saat ini Eko bahkan sudah memantapkan dirinya untuk fokus dan menyatakan tidak akan kembali bekerja sebagai pegawai hotel lagi. Tapi dirinya akan fokus berwirausaha dan terus memberikan yang terbaik melalui cabang panahan.

“Karena jiwa dan raga saya sudah nyatu dengan panahan, maka Insya Allah saya akan terus di panahan dan akan berwirausaha karena dengan berwirausaha. Saya lebih punya banyak waktu untuk menggeluti dan mempertajam kemampuan saya sebagai atlet panahan,” kata Eko.

Mengenai janji Pemerintah Provinsi Jambi, nantinya yang akan memberikan bonus kepada para atlet sebesar Rp 250 juta bagi peraih medali emas. Eko mengaku akan menggunakan dana itu sebagai modal usaha agar dengan berwirausaha akan lebih banyak alokasi waktu untuk latihan panahan sebagai atlet Jambi.

Anak pertama dari dua bersaudara ini, dia tidak lupa menyampaikan kiat dan semangat kepada para atlet panahan lainya agar tidak saling menghianati dan terus bekerja keras. “Saya selalu memotivasi diri saya sendiri agar selalu memberikan yang terbaik buat panahan Jambi,” katanya.

Eko juga mengucapkan rasa terimakasih sangat kepada Ketua Umum Persatuan Persatuan Panahan (Perpani) Jambi Ibnu Ziady MZ, ST, MH yang telah memberikan dukungan tulus dan total kepada seluruh atlet.

Sementara itu atlet panahan lainnya yang juga meraih medali emas Alfian Yodipranata juga menyampaikan rasa syukurnya atas raihan medali yang diperoleh di laga PON Jawa Barat. 

Pria keturunan Ambon-Jambi yang sedang menimba ilmu di Universitas Jambi (UNJA) semester 5 ini menuturkan, dirinya mulai mengenal dan mendalami panahan semenjak duduk di bangku sekolah kelas 1 SMP. Kemudian dirinya terus berlatih hingga akhirnya membuahkan hasil bisa mengharumkan nama Provinsi Jambi di pentas nasional PON Jawa Barat.

Alfian juga memberi motivasi dan semangat kepada seluruh atlet cabang panahan dan semua cabor pada umumnya agar terus berlatih dan selalu rajin latihan. Jangan mudah menyerah, dan jangan sombong ketika berprestasi serta jangan mudah puas dengan prestasi yang sudah diraih.

“Teruslah jadi diri sendiri dan jangan sombong serta jangan mudah puas dengan hasil yang sudah ditorehkan," ujar Alfian. Ketika ditanya siapa yang memotivasi ketika Alfian terjun di dunia panahan, secara terus-terang Alfian menyebutkan orang tua dan pacarnya.

“Yang memotivasi saya selama ini orang tua saya dan pacar saya,” ujarnya. Pria yang berasal dari keluarga atlet ini juga menyampaikan perasaan bangganya, padahal saat berlaga di PON, dia mengaku plong saja.

Tidak ada terget khusus meraih medali. “Hanya ingin bermain baik dan memberikan yang terbaik saja. Yang jelas kita perlihatkan permainan terbaik aja,tidak ada target emas atau medali apapun. Bermain baik aja," kata Alfian.

Mengenai janji Pemprov Jambi atas bonus medali emas senilai Rp 250 juta, Alfian mengatakan dengan dana itu nanti dia merencanakan akan membantu perekonomian keluarga dan membeli peralatan baru buat panahan.

Meski sudah berhasil membidik emas PON Jawa Barat, Alfian mengatakan akan terus berlatih. “Saya akan terus berlatih seakan-akan saya belum pernah meraih medali agar bisa lebih giat lagi,” katanya.

Bonus Alat Panahan

Yang turut bangga dengan raihan dua medali emas adalah Ketua Umum Persatuan Persatuan Panahan (Perpani) Jambi Ibnu Ziady MZ, ST, MH. Dia sangat bangga bisa memberikan hadiah berharga untuk rakyat Provinsi Jambi.

Dia juga meminta kepada seluruh atlet untuk tetap berlatih dan giat berlatih serta disiplin dalam berlatih. Jangan terlena dengan hadiah materi. “Kami hanya bisa menjanjikan hadiah alat pendukung atlet panahan, berupa alat panahan yang standar. Hal ini lebih berharga dan bersejarah bagi atket itu sendiri. Kalau materi nantinya bisa hanya sebentar dan seterusnya habis,” ujartnya.

Ibnu Ziady juga menceritakan, kalau kebanyakan atlet panahan Jambi berasal dari keluarga kurang mampu. Namun mereka memiliki militansi untuk Jambi dan semangat berjuangnya sungguh luar biasa untuk Jambi. Semoga atlet panahan Jambi bisa tetap menorehkan prestasi di kejuaraan nasional, dan bahkan internasional.

“Sebenarnya jika serius dan total megurus olahraga itu bisa meraih prestasi. Semuanya dibutuhkan sinergi dan totalitas. Sehingga para atlet itu juga serius dalam berlatih dan mewujudkan prestasi yang gemilang di cabang olahraganya,” ujar Ibnu Ziady yang kini menjabat Kabid SDA PU Provinsi Jambi ini.

PON Jabar

Kontingen Jambi di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat, berhasil menambah perolehan medali emas. Medali emas kedua ini diperoleh dari cabang panahanan nomor beregu, Jumat (23/9/2016).

Turun di gelanggang panahan Stadion Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, medali emas dipersembahkan tim panahan beregu ronde nasional jarak 30 meter, 40 meter, dan 50 meter. “Tim ini diperkuat Alfian Yodi Pratama, Jeriggo Alquinaldi, Eko Irawan, dan Zelika Miftahul Rahmatika. Kelima atlet Jambi ini meraih total poin 2.825,” katanya.

Sementara itu medali perunggu diperoleh Jawa Barat dengan total skor 2.786, dan perak oleh Aceh dengan skor 2.785.

Ibnu Ziadi, sangat bersyukur dengan raihan ini. Menurutnya prestasi disebutnya sebagai Jumat berkah. "Alhamdulillah, Ini adalah berkah luar biasa. Semoga ini bisa menjadi penyemangat atlet lainnya," kata Ibnu.

Tim panahan Jambi kembali menyumbangkan emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat (Jabar). Kali ini, emas kedua itu diperoleh dari nomor beregu putra Ronde Aduan Nasional yang berlangsung di Lapangan Panahan Jalak Harupat, Minggu (25/9/2016).

Di partai final, tim panahan Jambi berhasil mengalahkan tuan rumah Jabar dengan skor 6-2. Tim panahan Jambi sendiri diperkuat oleh Alpian Yodi Pranata, Jerigo Alquinaldi, dan Eko Irawan.

Pelatih panahan Jambi, Susilo, mengatakan sangat bangga dengan raihan atlet asuhannya tersebut. Apalagi yang dikalahkan di final adalah tim panahan Jabar yang termasuk unggulan. “Jabar sebenarnya merajai panahan. Tapi anak-anak tampil bagus dan luar biasa," ujarnya.

Permudah Masuk TNI

Bagi atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) asal Jambi yang berhasil meraih mendali di PON XIX Jawa Barat akan mendapatkan fasilitas khusus oleh Komando Resor Militer 042 Garuda Putih untuk menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat.

Kepala Penerangan Korem 042 Garuda Putih, Mayor Inf Imam Syafei, Senin (26/9) mengatakan, pihaknya akan memfasilitasinya bagi atlet PON Jambi ingin menjadi anggota TNI AD asalkan memiliki kesehatan dan postur badan yang sesuai. Baik peraih mendali Emas, Perak dan Perunggu. 

Pria dan wanita atlet prestasi mendapatkan rekomendasi dari pengurus cabang olahraga, menunjukan bukti dengan sertifikat, piagam, atau tanda bukti Kejuaraan lainnya pada saat pendaftaran.

“Seleksi apapun itu baik Tamtama, Bintara maupun yang ingin menjadi perwira TNI AD, akan kita fasilitasi tanpa dipungut biaya," kata dia.

Pemprov Berikan Bonus

Atlet Jambi yang meraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) Ke XIX Jawa Barat akan mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jambi. Pada PON XIX Jabar Kontingen PON Jambi bertengger di urutan 22 dengan perolehan 6 medali emas, 6 perak dan 21 perunggu dengan total 33 medali.

Penghargaan yang akan diberikan kepada atlet yang berprestasi telah masuk dalam program Pemerintah Provinsi Jambi. “Itu masuk dalam program karena merupakan komitmen dari Pemerintah Jambi,” jelas Sekretaris Daerah, Ridham Priskab.

Penghargaan yang diberikan Pemerintah Provinsi bertingkat sesuai dengan peraihan mendali, uang pembinaan Rp250 Juta untuk peraih mendali Emas, Rp150 Juta Perak dan Rp100 Juta untuk Perunggu. “Sudah masuk sesuai yang diajukan Dispora,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi mengalamin pemotongan anggaran yang mengakibatkan defisitnya keuangan, akan membebankan anggaran Pemerintah Provinsi dikarenakan beberapa atlet Jambi berhasil membawa mendali. “Kita masih upayakan bisa kita lakukan, kita sangat menghargai prestasi-prestasi atlet ini,” katanya.

Setelah Pekan Olah Raga Nasional, akan diselenggarakan Perpanas di Jawa Barat. Pemerintah Provinsi Jambi telah menyediakan anggaran dana sebesar Rp 1, 3 Miliyar untuk Perpanas, keterlambatan dana dikarenakan Dispora Fokus menghadapi PON.


“Jika  sudah tidak terkendala administrasi secara tekhnis, Dispora bisa langsung dicairkan untuk kebutuhan Perpanas,” katanya. (Asenk Lee Saragih) 
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambi Pos | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. JAMBIPOS ONLINE - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos