Home » , , » Bisnis Sex di Muarobungo Kias Bebas

Bisnis Sex di Muarobungo Kias Bebas

Written By jambipos-online on Tuesday, September 13, 2016 | 8:32 AM

http://suarabutesarko.com/an-component/media/upload-gambar-artikel/Foto_ilustrasi1.jpg
ILUSTRASI PEREMPUAN BISPAK
Jambipos Online, Muarabungo-Bisnis prostitusi (sex) terselubung di Muarobungo kini kian terang-terangan. Seiring terus menggeliatnya pembangunan berbagai sudut di Kabupaten Bungo, bisnis esek-esek pun semakin hari semakin meraja lela.

Berbagai modus pun,dilakukan para pengusaha bisnis haram tersebut, demi cepat meraup keuntungan. Rendahnya pengawasan yang dilakukan pemerintah setempat hingga persoalan izin pun dengan mudah di dapatkan oleh pengusaha panti pijat dan karaoke, sehingga membuat bisnis tak lazim tersebut bergerak dengan mudah tanpa adanya kendala dalam melakukan akrifitasnya.

Tak heran jika tiap malam, warga Bungo  maupun warga kabupaten tetangga, yang hanya ingin menikmati hiburan malam di Kabupaten Bungo ini.

Dengan mudah mereka untuk mendapatkan jasa seksual cinta sesaat yang disajikan dan di suguhkan dengan wanita-wanita muda. Mulai dari bisnis esek esek berkedok panti pijat, bisnis esek-esek berkedok salon, hingga  bisnis karouke yang menyajikan banyak wanita penghibur didalamnya.

Menariknya lagi, dari hasil pantauan suarabutesarko.com dilapangan, ternyata banyak diantara mereka wanita penghibur masih berstatus mahasiswa di Salah satu kampuz yang ada di Kabupaten Bungo ini. 

Meski hanya sebatas Wanita Panggilan, namun wanita Berinisial WA (20) ini, mengaku sudah lama menggeluti profesinya sebagai pemandu karouke disalah satu tempat hiburan malam di Bungo sudah lebih dua tahun yang lalu.tutur WA.
     
"Saya asli Padang pak, kalau gak nyambil kerja beginian, mana bisa saya bertahan Kuliyah dan hidup di Bungo ini,kalau mengandalkan kiriman orang tua gak cukup,Memang saya masih kuliah pak disalah satu perguruan tinggi yang ada di Bungo ini,"tutur WA.

Bagi saya (WA, red) dirinya memang sering menemani para pria hidung belang yang mau berkaraoke,tapi jika para pria  hidung belang tersebut mau ngajak kencan sesaat ataupun ngamar, dirinya siap memberikan pelayanan yang ekstra. "Kalau harganya cocok,bisa kok bang,"beber WA seraya mengaku untuk kencan sesaat dirinya mematok harga hingga Rp 1,5 juta.
 
Menurut WA, dari total 1,5 juta yang didapat tesebut, dirinya hanya mendapatkan cuma Rp.1 juta, sedangkan sisanya untuk para germo yang menawarkan jasanya terhadap para pria hidung belang."ucapnya.

"Begitu lah pak ceritanya, kalau di Bungo ini mau cari wanita malam, sangatlah gampang pak. Banyak germo disekitar Bungo ni, yang setiap saat akan menawarkan berbagai tipe wanita malam, apalagi yang berstatus mahasiswa," tutup WA. (SBS)

Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambi Pos | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. JAMBIPOS ONLINE - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos