Home » , » 71 Tahun Merdeka, 130 Desa di Jambi Belum Nikmati Listrik

71 Tahun Merdeka, 130 Desa di Jambi Belum Nikmati Listrik

Written By jambipos-online on Friday, August 19, 2016 | 8:23 PM

Jambipos Online, Jambi-Hingar bingar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 RI yang ditayangkan di berbagai stasiun televisi lokal dan nasional ternyata tidak terlalu membahana bagi warga masyarakat yang berada di 130 desa di Provinsi Jambi. 

Sebagian besar warga masyarakat di 130 desa terpencil di Provinsi Jambi itu tidak bisa menikmati tayangan kemeriahan perayaan HUT ke-71 RI melalui televisi karena desa mereka belum dialiri listrik. Warga desa terpencil di daerah itu hanya segelintir yang bisa menikmati kemeriahan perayaan HUT ke-71 RI melalui tayangan televisi, yakni mereka yang memiliki pembangkit listrik mesin genset swadaya masyarakat.
 
Fachrul (50), warga Desa Pemusiran, Pantai Timur Jambi, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Provinsi Jambi di Jambi, Kamis (18/8) mengakui, ratusan warga di desa mereka yang terpencil belum menikmati listrik hingga kini. Karena itu, warga desa itu jarang menikmati tayangan televisi, termasuk tayangan kemeriahan peringatan HUT ke-71 RI. 

"Kalau pun ada warga desa yang bisa menikmati tayangan televisi hanya terbatas bagi mereka yang memiliki mesin genset. Sedangkan warga yang tidak memiliki sambungan listrik swadaya ke rumahnya, mereka terpaksa menonton televisi di rumah tetangga," katanya.

Sementara itu, Gubernur Jambi, Zumi Zola mengatakan, kelambanan pemasangan jaringan listrik ke berbagai desa terpencil di Provinsi Jambi terkendala pembebasan lahan. Pemasangan tiang dan kabel listrik ke desa-desa terpencil di Jambi sulit karena warga masyarakat enggan memberikan lahan mereka untuk lokasi pemasangan tiang dan jaringan kabel listrik.

"Untuk mengatasi masalah lahan untuk pemasangan tiang dan jaringan kabel listrik tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi akan segera mengupayakan pembebasan lahan. Pembebasan lahan tersebut berada 300 titik atau lokasi di dua kota dan sembilan kabupaten. Kami akan membentuk satuan tugas (satgas) pembebasan lahan untuk pembangunan jaringan listrik ini," ujarnya.

Secara terpisah, Direktur Bisnis PT PLN Regional Sumatera, Amir Rosidin menjelaskan, sekitar 130 desa di Provinsi Jambi belum mendapat aliran listrik dari PT PLN. Jumlah desa yang belum menikmati listrik tersebut mencapai sembilan persen dari 1.428 desa di Provinsi Jambi. Masih banyaknya desa yang belum dialiri listrik di Jambi bukan karena kekurangan daya listrik.

"Daya listrik di Provinsi Jambi saat ini cukup untuk melayani beban puncak 250 megawatt (MW). Namun daya listrik tersebut sulit dipasok ke daerah terpencil karena keterbatasan jaringan tiang dan kabel listrik," katanya.

Dikatakan, PT PLN akan menambah daya listrik sekitar 300 MW di Provinsi Jambi. Pasokan listrik tersebut berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Bayunglencir, Sumatera Selatan. Sekitar 150 MW daya listrik dari PLTG Bayunglencir tersebut sudah bisa dipasok ke Jambi 12 September 2016.

"Kami juga akan menambah transmisi listrik di beberapa daerah di Jambi, sehingga pada tahun 2021 nanti, seluruh desa di Jambi sudah dialiri listrik," tambahnya.(JP-03)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambi Pos | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. JAMBIPOS ONLINE - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos