Home » , , , » Gubernur Zola Tinjau Banjir Bandang Sarolangun

Gubernur Zola Tinjau Banjir Bandang Sarolangun

Written By jambipos-online on Thursday, April 28, 2016 | 9:00 AM

Gubernur Jambi H Zumi Zola didampingi Kadis PU Provinsi Jambi Ir PB Panjiatan MM saat meninjau banjir Bandang di Merangin dan Sarolangun.


Zola : Saya Sangat Prihatin Atas Musibah Yang Menimpa Masyarakat

Jambipos Online, Sarolangun-Demi kepedelulian dan kecintaan terhadap warganya, Gubernur Jambi, H Zumi Zola Zulkifli, mengunjungi langsung warga yang terkena dampak musibah banjir bandang di Kabupaten Sarolangun.

Lokasi yang dikunjungi oleh orang nomor satu di Provinsi Jambi tersebut adalah Desa Penegah Kecamatan Pelawan di Kabupaten Sarolangun. 

Didampingi Bupati Sarolangun, gubernur dan rombongan langsung menuju Desa Penegah Kecamatan Pelawan untuk melihat langsung banjir yang melanda rumah masyarakat dan kemudian dilanjutkan ke Desa Lubuk Sayak di Kecamatan Pelawan serta Desa Pulau Pandan di Kecamatan Limun. Pada kesempatan ini Gubernur Zola berserta rombongan juga membawa bantuan berupa 30 set selimut wol, Lauk pauk sebanyak 30 pak serta Mie Instan sebnayak 30 Dus.

Kepada sejumlah awak media, Gubernur Zola menyampaikan keprihatinannya atas musibah banjir yang menimpa warga. "Banjir ini banyak sekali menimbulkan kerugian, oleh karena itu, saya minta pihak Pemerintah Kabupaten Sarolangun dapat menginventarisir semua kerugian warga yang terkena dampak musibah banjir. Serta bagi para petani sawah yang gagal panen nantinya akan dibantu dengan bibit atau benih. Ajukan ke Pemerintah Provinsi Jambi apa saja yang perlu dibantu," ujar Gubernur Zola.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Zola juga mengajak seluruh masyarakat untuk secara bersama-sama dengan pemerintah memberantas Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) yang diduga sebagai penyebab utama terjadinya banjir bandang." Pemerintah tidak bisa bertindak sendirian tanpa didukung oleh semua pihak baik masyarakat, aparat penegak hukum kepolisian, maupun TNI. Mari sama-sama kita berantas peti, karena dampaknya sangat besar dibanding manfaatnya," harap Gubernur.

Gubernur Zola juga menambahkan bahwa semua elemen masyarakat hendaknya berkerja sama dalam memberantas Peti ini. "Mari kita renungkan, semua akibat PETI ini masyarakat banyak yang menjadi korban. Hanya segelintir orang yang menikmati hasilnya, tapi akibatnya masyarakat banyak yang jadi korban," terang Zola.

Kepada para penjual Bahan Bakar Minyak (BBM), Gubernur Zola, juga berpesan untuk tidak menjual BBM kepada penambang Peti. "Jangan adalagi petugas atau masyarakat main kucing-kucingan menjual BBM kepada para penambang Emas Tanpa Izin, berikan sanksi tegas," pinta Zola.

Bupati Sarolangun H. Cek Endra menjelaskan bahwa lahan pertanian masyarakat yang terkena musibah banjir ini lebih dari 100 hektar dan sawah yang rusak banyak sekali. "Semua kerusakan dan kerugian masyarakat nanti kita data." ungkap bupati.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Arief Munandar, mengatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun ada tiga rumah hanyut, dua unit di kawasan Rantau Panjang dan satu di Tangkui. “Banjir bandang terjadi pada malam hari dan berlangsung sangat cepat. Namun tidak ada korban jiwa,” ujar Arif Munandar, Kepala BPBD Provinsi Jambi.

Sementara itu, Sanusi, warga Desa Penegah yang lahan pertaniannya ikut terendam banjir, berharap gubernur membantu petani untuk kembali menggarap sawah mereka pasca banjir. "Sawah ini sumber penghidupan keluarga kami. Padi ini sudah hampir siap panen, terendam galo (semua), kami berharap pak gubernur bantu kami benih dan jugo dana untuk garap sawah sesudah banjir ini," ujarnya.

Untuk diketahui, banjir bandang ini yang kedua kalinya melanda Sarolangun. Merendam sejumlah desa seperti Desa Raden Anom, Pekan gedang, Peniban Baru, Rantau Panjang dan Tangkui di Kecamatan Batang Asai Kabupaten Sarolangun. 

Banjir disebabkan meluapnya air sungai Batang Asai dan Batang limun, pasca tingginya intensitas hujan yang terjadi sejak kamis 21 April 2016 di wilayah tersebut sekitar pukul 20.30 WIB ketinggian air mencapai satu hingga tiga meter. (Humasprov Jambi/Sapra Wintani)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambi Pos | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. JAMBIPOS ONLINE - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos