Home » , » Pembangunan Infrastruktur di Jambi Harus Saling Mendukung

Pembangunan Infrastruktur di Jambi Harus Saling Mendukung

Written By jambipos-online on Monday, March 28, 2016 | 6:53 PM

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, H.Ridham Priskap pada Pembukaan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program Infrastruktur ke-PU-an Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2016, bertempat di Aula Sapta Taruna Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jambi, Kotabaru, Kota Jambi, Senin (28/3/2016) siang.


Kadis PU Provinsi Jambi Ir PB Panjaitan MM (kanan) didampingi Kabid SDA Ibnu Z (tengah) dan Kabid Bina Marga PU Prov Jambi H Arfan saat meninjau pembangunan Jalan Baru dan Embung di wilayah Bandara Sultan Thaha Jambi bbelum lama ini. Lee

Jambipos Online, Kota Jambi-Pembangunan infrastruktur di Provinsi Jambi harus saling mendukung antar sektor. Pembangunan infrastruktur yang saling mendukung antar sektor akan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat. Pembangunan infrastruktur harus didasarkan pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) serta harus bisa mendukung perekonomian daerah.

Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, H.Ridham Priskap pada Pembukaan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program Infrastruktur ke-PU-an Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2016, bertempat di Aula Sapta Taruna Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jambi, Kotabaru, Kota Jambi, Senin (28/3/2016) siang.

Menurut Ridham Priskap, bahwa pembangunan infrastruktur merupakan prioritas dalam pembangunan Provinsi Jambi, untuk terus meningkatkan akses transportasi barang dan jasa guna meningkatkan perekonomian Provinsi Jambi.

Disebutkan, rapat ke-PU-an yang dihadiri oleh para Kepala Dinas PU dan Kepala Bappeda se Provinsi Jambi tersebut ditujukan untuk mensinkronkan dan mensinergikan pembangunan infrastruktur se Provinsi Jambi, disesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021.

“Kita harus berkoordinasi dengan baik di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, terkait dengan urusan kewenangan dan penganggaran. Sehingga nanti tidak ada masalah yang pada akhirnya menghambat program-program pembangunan. Jadi, dari awal sudah kita susun perencanaannya. Kita koordinasikan dengan Kabupaten/Kota,” ujarnya. 

“Masalah-masalah yang menjadi kewenangan Kabupaten/Kota, kita harapkan Kabupaten/Kota mengambil langkah, yang menjadi kewenangan provinsi tentu akani kita selesaikan, yang menjadi kewenangan Pusat akan kita rekomendasikan ke Pusat, misalnya pembangunan jalan nasional,” katanya.

Ridham Priskap menambahkan, pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung dan jalan ke arah bandara, adalah hal-hal yang prioritas. “Ketika nanti pelabuhan samudera beroperasi, yang kita targetkan tahun 2020, akan sangat signifikan meningkatkan perekonomian Provinsi Jambi. Pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Provinsi Jambi,” katanya.

Sementara Kepala Dinas PU Provinsi Jambi, Ir PB Panjaitan MM, dalam sambutannya mengatakan, pembangunan infrasrtuktur merupakan bagian dari pembangunan wilayah untuk menunjang perekonomian masyarakat.

Kata PB Panjaitan, salah satu tujuan rakor tersebut adalah terciptanya keterpaduan infrastruktur kabupaten/kota se Provinsi Jambi untuk meningkatkan konektivitas wilayah.

Dikatakan, total anggaran PU Provinsi Jambi pada tahun 2016 Rp 849 miliar, yang didistribusikan dalam semua bidang PU serta ke seluruh kabupaten/kota se Provinsi Jambi. 

“Dari 1.129,91 Km total panjang jalan Provinsi Jambi, 73,3% tergolong kondisi mantap pada tahun 2015. PU juga berencana membuka ruas jalan baru Tempino - Ness - Batanghari III (Sengeti), Jalan evaluasi Bangko - Kerinci, dan jalan akses Bandara Sultan Thaha Jambi,” ujarnya.

Selain pembangunan jalan, lanjut PB Panjaitan, pembangunan irigasi Batanguleh (Kabupaten Bungo), Singkut, dan Bukit Suban, serta dibutuhkannya laboratorium yang lebih canggih untuk pengujian.

Kata PB Panjaitan, dalam berbagai program pembangunan infrastruktur, pembebasan lahan merupakan permasalahan utama, dan masalah berikutnya adalah desain.

“Sebenarnya, dana di Pusat relatif banyak. Tetapi kita harus mampu menyediakan lahan dan desain. Misalnya rumah untuk nelayan," ujar PB Panjaitan sembari berharap dengan sangat agar kabupaten/kota bisa menyediakan lahan.

“Sinkronisasi harus saling mendukung, contoh desain, kalau desainnya tidak jelas, Pusat tidak mau," ungkap PB Panjaitan.

Sementara Ketua Panitia, Sekretaris Dinas PU Provinsi Jambi, Nazirwan Azri dalam sambutannya menyampaikan, tema Rakor ini adalah "Meningkatkan Sinergitas dan Keterpaduan Program Infrastruktur ke-PU-an Mendukung Jambi TUNTAS 2021." (Asenk Lee)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambi Pos | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. JAMBIPOS ONLINE - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos