Home » , » Pemberantasan PETI di Jambi Jadi Prioritas Kapolda Baru

Pemberantasan PETI di Jambi Jadi Prioritas Kapolda Baru

Written By jambipos-online on Monday, January 18, 2016 | 3:06 PM

Kapolda Jambi, Brigjen Pol Musyafak.
Kapolda Jambi, Brigjen Pol Musyafak. (Antara)
Jambipos Online, Jambi-Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jambi akan meningkatkan pemberantasan penambangan emas tanpa izin (PETI) tahun ini. Pemberantasan PETI tersebut mendapat prioritas karena kegiatan PETI di beberapa daerah kabupaten di Provinsi Jambi masih marak hingga kini. Kegiatan PETI di daerah tersebut juga perlu diberantas tuntas karena telah banyak merusak lingkungan Sungai Batanghari dan memakan korban jiwa.

Demikian dikatakan Kapolda Jambi, Brigjen Pol Musyafak seusai mengadakan pertemuan dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Provinsi Jambi di Jambi, Rabu (13/1). Pertemuan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut Brigjen Pol Musyafak sebagai Kapolda Jambi yang baru.

Brigjen Pol Musyafak yang sebelumnya menjabat Wakapolda Jawa Tengah menggantikan Brigjen Lutfi Lubihanto. Lutfi Lubihanto yang menjabat Kapolda Jambi satu tahun terakhir mendapatkan jabatan baru sebagai Waka Intelkam Mabes Polri.

Menurut Musyafak, berdasarkan laporan yang dia terima dari jajaran kepolisian di Jambi, maraknya PETI merupakan salah satu masalah keamanan yang perlu mendapatkan penanganan di Jambi. Namun untuk menangani masalah PETI tidak bisa dilakukan secara represif semata.

Pemberantasan PETI membutuhkan pendekatan sosial. Karena itu akar masalah maraknya PETI harus dipelajari, baru dilakukan penanganannya.

“Saya mendapatkan laporan dari para Kapolres bahwa kegiatan PETI menjadi salah satu masalah kejahatan lingkungan yang masih banyak terjadi di Jambi. Karena masalah PETI ini akan menjadi salah satu prioritas dalam penanganan keamanan di Jambi tahun ini,” katanya.

Musyafak mengatakan, kasus kejahatan yang paling perlu mendapat penanganan serius di Jambi, yaitu kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obat berbahaya (narkoba). Penanganan kasus narkoba tidak bisa lagi dilakukan dengan cara biasa atau menunggu ada laporan. Penanganan kasus narkoba harus dilakukan secara proaktif.

“Masalah narkoba sudah menjadi masalah serius secara nasional. Karena itu penanganan masalah narkoba akan kami utamakan. Para pelaku penyalahgunaan narkoba tidak akan diberi ampun,” katanya.

Siapkan Dana

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Merangin, Jambi menyiapkan dana sekitar Rp 250 juta untuk penanggulangan masalah PETI di daerah tersebut. Anggaran penanggulangan masalah PETI tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu sekitar Rp 210 juta.

Sekretaris Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Merangin, Tamami di Bangko, Merangin, Jambi mengatakan, operasi penanggulangan masalah PETI di daerah itu tahun ini akan dilakukan sebanyak dua kali. Sedangkan sosialisasi mengenai penanggulangan PETI akan dilaksanakan secara rutin.

“Operasi pemberantasan dan sosialisasi penanggulangan PETI di Merangin akan dilaksanakan di beberapa kecamatan, antara lain Kecamatan Tabir Barat, Tabir Ulu, Pangkalan Jambu dan Renah Pembarap,” katanya. (SP)

Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambi Pos | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. JAMBIPOS ONLINE - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos