Momentum Memperkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Masa Depan Jambi

Jambipos Online, Jambi -Kota Jambi memasuki babak baru perjalanan sejarahnya. Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jambi ke-80 yang dirangkaikan dengan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Betuah ke-625 pada Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi, Selasa (2/6/2026) berlangsung meriah dan sarat makna. 

Momentum bersejarah ini tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan panjang Kota Jambi, tetapi juga mempertegas posisi strategis daerah tersebut dalam peta pembangunan nasional.

Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, SE didampingi wakil ketua. Perayaan yang dipusatkan di Kota Jambi itu mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat. 

Sejumlah pejabat tinggi negara hadir secara langsung, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P., serta Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Dr. Bima Arya Sugiarto, S.Ip., M.A.

Kehadiran para pejabat negara tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat menaruh perhatian besar terhadap pembangunan Kota Jambi dan Provinsi Jambi secara keseluruhan. 

Di tengah berbagai tantangan pembangunan nasional, mulai dari penguatan ketahanan pangan, pengendalian inflasi, hingga pemerataan pembangunan daerah, Kota Jambi dinilai memiliki peran strategis sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera.

Dukungan Nyata Pemerintah Pusat

Kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menjadi simbol komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pangan nasional yang saat ini menjadi salah satu prioritas utama Presiden Republik Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, isu ketahanan pangan menjadi perhatian serius pemerintah. Ancaman perubahan iklim, gangguan rantai pasok global, serta dinamika ekonomi dunia menuntut daerah untuk memperkuat kapasitas produksi dan distribusi pangan. Jambi, dengan potensi pertanian, perkebunan, dan sumber daya alam yang dimiliki, dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu daerah penyangga ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, kehadiran Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq menunjukkan bahwa pembangunan sektor pangan tidak hanya berkaitan dengan produksi, tetapi juga menyangkut aspek lingkungan hidup, keberlanjutan sumber daya alam, serta pengelolaan wilayah yang berorientasi jangka panjang.

Di sisi lain, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik dalam mendorong percepatan pembangunan daerah. Pemerintah daerah dituntut mampu menghadirkan inovasi pelayanan publik, memperkuat transparansi birokrasi, serta membangun kolaborasi yang efektif dengan masyarakat dan dunia usaha.

Menjaga Warisan Sejarah Tanah Pilih Pusako Betuah

Peringatan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Betuah ke-625 menjadi pengingat bahwa Kota Jambi bukan sekadar wilayah administratif modern, melainkan daerah yang memiliki akar sejarah panjang dan peradaban yang kuat.

Istilah "Tanah Pilih Pusako Betuah" merupakan identitas historis dan budaya masyarakat Jambi yang telah diwariskan selama berabad-abad. Nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung di dalamnya menjadi fondasi penting dalam membangun karakter masyarakat yang terbuka terhadap kemajuan tanpa meninggalkan akar budayanya.

Para tokoh masyarakat menilai bahwa pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan upaya pelestarian budaya dan sejarah. Identitas daerah yang kuat akan menjadi modal sosial penting dalam menghadapi arus globalisasi yang semakin cepat.

Kota Jambi dan Tantangan Masa Depan

Memasuki usia ke-80 tahun, Kota Jambi menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Pertumbuhan penduduk, urbanisasi, kebutuhan infrastruktur, hingga transformasi digital menjadi agenda pembangunan yang harus dijawab secara serius.

Sebagai ibu kota provinsi, Kota Jambi dituntut mampu menjadi pusat pelayanan, perdagangan, pendidikan, dan investasi yang kompetitif. Di saat yang sama, pemerintah daerah juga harus memastikan bahwa pembangunan memberikan manfaat yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan ekonomi kreatif, serta penciptaan lapangan kerja menjadi pekerjaan rumah yang membutuhkan kolaborasi semua pihak.

Karena itu, momentum peringatan HUT Kota Jambi ke-80 dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Betuah ke-625 tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Perayaan ini menjadi ruang konsolidasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga untuk menyusun langkah bersama menuju masa depan yang lebih baik.

Semangat Kolaborasi untuk Jambi Maju

Perayaan yang berlangsung penuh semangat kebersamaan tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan tidak dapat dilakukan secara parsial. Kehadiran pemerintah pusat menjadi energi baru bagi Kota Jambi untuk terus bergerak maju dan memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah strategis di Indonesia.

Dengan dukungan kebijakan nasional, potensi sumber daya yang dimiliki, serta partisipasi aktif masyarakat, Kota Jambi memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi kota modern yang tetap berakar pada nilai budaya dan sejarahnya.

Usia ke-80 tahun menjadi momentum refleksi sekaligus titik tolak untuk melangkah lebih jauh. Di tengah perubahan zaman yang berlangsung cepat, semangat "Tanah Pilih Pusako Betuah" diharapkan tetap menjadi jiwa pembangunan, sehingga kemajuan yang dicapai tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

Perayaan HUT Kota Jambi ke-80 dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Betuah ke-625 pada akhirnya menjadi penegasan bahwa masa depan daerah akan semakin kuat ketika sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terjalin erat, didukung oleh masyarakat yang bersatu dalam semangat membangun Jambi yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.(JPO-ADV-AsenkLeeSaragih)