Penguatan Karakter Ditekankan dalam Upacara di SMKN 2 Kota Jambi


Jambipos Online, Jambi - Upacara bendera di SMKN 2 Kota Jambi pada Senin pagi berlangsung dengan nuansa berbeda, Senin (6/4/2026). Kegiatan tersebut diisi dengan penyampaian amanat yang menekankan pentingnya penguatan karakter bagi peserta didik di tengah perkembangan era modern.

Bertindak sebagai inspektur upacara, AKBP Dr. Dadang Djoko Karyanto, M.H., M.Pd., yang hadir mewakili Polda Jambi, menegaskan bahwa keberhasilan generasi muda tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik, tetapi juga oleh karakter yang dibangun dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam amanatnya, ia menyampaikan bahwa siswa, khususnya di jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), perlu memiliki fondasi karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan tantangan masa depan.

“Nilai akademik penting, namun karakter menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan seseorang,” ujarnya di hadapan peserta upacara.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penguatan pendidikan karakter sejalan dengan kebijakan nasional, di antaranya Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018, Permendikbud Nomor 22 Tahun 2020, serta implementasi Kurikulum Merdeka yang menempatkan karakter sebagai prioritas utama dalam proses pembelajaran.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan lima nilai utama yang perlu ditanamkan kepada siswa, yaitu religius, nasionalisme, integritas, kemandirian, dan gotong royong. 

Selain itu, nilai-nilai tersebut juga sejalan dengan enam dimensi Profil Pelajar Pancasila, meliputi keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebinekaan global, gotong royong, kemandirian, kemampuan bernalar kritis, serta kreativitas.


Khusus bagi siswa SMK, ia menekankan pentingnya kesiapan menghadapi dunia industri yang tidak hanya menuntut kompetensi, tetapi juga sikap dan etos kerja.

Menurutnya, disiplin, kejujuran, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama menjadi aspek yang sangat diperhatikan oleh dunia kerja.

Ia juga mengingatkan agar siswa menghindari perilaku tidak jujur, seperti menyontek dan titip absen, karena kebiasaan tersebut dapat berkembang menjadi sikap negatif yang berdampak di masa depan.

Di akhir amanatnya, seluruh peserta upacara diajak untuk membangun komitmen dalam menerapkan nilai-nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari hal-hal sederhana.

Upacara tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah, sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.(JPO-Red) 

0 Komentar

Komentar Dilarang Melanggar UU ITE