Home » , , , » Fachrori Minta Wisudawan dan Wisudawati Terus Tingkatkan Kompetensi

Fachrori Minta Wisudawan dan Wisudawati Terus Tingkatkan Kompetensi

Written By jambipos-online on Sabtu, 28 Desember 2019 | 07:15

FACHRORI RESMIKAN PERUBAHAN STAI MENJADI IAI YASNI BUNGO 

Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum meresmikan perubahan status Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) menjadi Institut Agama Islam (IAI) Yasni Bungo. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Gubernur Jambi dan Bupati Bungo saat menghadiri Wisuda Sarjana Angatan XXI Institut Agama Islam Yasni Bungo Tahun Akademik 2019/2020, di Ballroom Semagi Hotel, Sabtu (28/12/2019).(Humas)

Jambipos, Bungo-Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum meresmikan perubahan status Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) menjadi Institut Agama Islam (IAI) Yasni Bungo. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Gubernur Jambi dan Bupati Bungo saat menghadiri Wisuda Sarjana Angatan XXI Institut Agama Islam Yasni Bungo Tahun Akademik 2019/2020, di Ballroom Semagi Hotel, Sabtu (28/12/2019).

Fachrori minta seluruh (256 orang) wisudawan dan wisudawati untuk terus meningkatkan kompetensi, supaya bisa bersaing dalam merebut dan menciptakan pasar kerja, tidak hanya di level Kabupaten Bungo dan Provinsi Jambi, namun juga dalam persaingan nasional bahkan global. Untuk itu, Fachrori mengingatkan supaya wisudawan dan wisudwati tidak berpuas diri dengan wisuda ini, namun agar terus belajar, meningkatkan kompetensi diri.

Fachrori mengatakan, tantangan yang sedang dan yang akan dihadapi sangat berat dan membutuhkan sumber daya manusia yang handal dan professional, apalagi tahun 2016 telah diberlakukan Pasar Bebas Asia Tenggara (MEA). Pembentukan pasar tunggl tersebut nantinya akan memudahkan sesama negara ASEAN menjual barang dan jasa sehingga kompetisi akan semakin ketat.

“Tidak hanya itu, pesatnya perkembangan teknologi di Era Revolusi Industri 4.0 sangat berpengaruh terhadap karakteristik pekerjaan yang ada saat ini, dimana keterampilan dan kompetensi menjadi hal pokok yang perlu diperhatikan. Di era Revolusi Industri 4.0, integrasi pemanfaatan teknologi serta internet yang begitu canggih dan massif juga sangat mempengaruhi adanya perubahan perilaku dunia usaha, dunia industri, dan perilaku masyarakat. Oleh karenanya, di era sekarang ini dibutuhkan tenaga kerja yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam literasi digital, literasi teknologi, dan literasi sosial,” jelas Fachrori.(JP-Hms/Lee)
Share this article :

Posting Komentar

 

Copyright © 1998. Jambipos Hak Cipta PT JAMBI POS MULTI MEDIA