Home » , » Tingkatkan Wawasan, TP PKK Provinsi Jambi Studi Banding Ke DKI Jakarta

Tingkatkan Wawasan, TP PKK Provinsi Jambi Studi Banding Ke DKI Jakarta

Written By jambipos-online on Senin, 08 Oktober 2018 | 06:26

Jambipos Online, Jakarta-TP PKK Provinsi Jambi, dipimpin Wakil Ketua I Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jambi Hj.Rahima Fachrori , mengadakan Studi Banding ke Provinsi DKI Jakarta 5 Oktober 2018 lalu. 

Turut medampingi kunjungan tersebut Wakil Ketua II TP PKK Provinsi Jambi Hj.Neta Aryani Dianto, Kadis PPPA dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi, Dra.Luthfiah.23 pengurus TP PKK Provinsi Jambi disambut langsung Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta, Fery Farhati, dan pengurus. Tim pengurus akan berkeliling ke TP PKK Kecamatan untuk belajar dan bertukar informasi bagi kemajuan TP PKK.

Wakil Ketua I TP PKK Hj.Rahima Fachrori dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap perhatian dan kinerja TP PKK Provinsi DKI Jakarta dan mengharapkan dari pertemuan ini akan terjalin silahturahmi dan peningkatan wawasan. 

"PKK adalah sebuah organisasi yang di dalamnya berisi orang orang yang bekerja dengan ikhlas hati untuk membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi yang hadir di sini lebih  kurang 23 orang terdiri dari unsur sekretariat Pokja 1 sampai dengan Pokja 4, mereka bekerja dengan tulus dan ikhlas, mudah-mudahan dengan keikhlasan ini kita besama sama akan sukses,"ujar Rahima.

Rahima menyampaikan, bahwa kunjungan ini selain membangun silaturahmi, juga untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan pengalaman dalam meningkatkan kinerja  dalam mewujudkan program program unggulan. 
"Tim Penggerak PKK DKI Jakarta memiliki para pengurus yang sangat berkompeten dan berpengalaman serta sangat dekat dengan pusat pengembangan dan pusat kebijakan ,untuk mewujudkan apa yang kami harapkan tersebut dan untuk mendapatkan informasi dan pengalaman kami belajar dari DKI," tutur Rahima.

Rahima juga menjelaskan bahwa Jambi sendiri memiliki kekayaan dan sumber daya alam yang sangat kaya,dan diharapkan TP PKK Provinsi DKI Jakarta dapat juga berkunjung ke Jambi.

"Kami mengapresiasi, karena ibu telah berkenan memfasilitasi  kami untuk belajar ke beberapa daerah binaan tim penggerak PKK DKI Jakarta, hal tersebut tentu akan menyita waktu, tenaga dan pikiran. Kami tim penggerak PKK Jambi menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya teriring doa dan kami juga ingin bila suatu saat ada waktu dan kesempatan untuk datang berkunjung ke Provinsi Jambi," terang Rahima.

"Kami akan menunjukkan Jambi yang memiliki kekayaan alam yang luar biasa seperti kekayaan alam Danau Kerinci dimana banyak kebun teh, dan masih banyak lagi yang akan kami perlihatkan untuk sama sama belajar," pungkas Rahima.

Sementara itu sebelumnya Ketua TP PKK DKI Jakarta, Fery Farhati menyampaikan, kunjungan TP PKK Provinsi Jambi tentunya menjadi sebuah kebanggaan untuk dapat bersilahturahmi dan belajar bersama untuk memajukan TP PKK.

"TP PKK merupakan pnggerak dan pembelajaran adaptif untuk mewujudkan ekosistem keluarga bahagia yang menjadi sumber rujukan bagi pemerintah. Persepsi dasar PKK adalah preventif dan promotif bukan sebagai eksekutor utama, jadi kita tidak bertugas menyelesaikan semua permasalahan tetapi kita mendukung pemerintah dalam menjalankan program-programnya, dan bagaimana PKK menjadi mitra bagi pemerintah,"ujar Fery Fartati.

Fery Fartati mengatakan, PKK wajib menjalin kemitraan dengan banyak pihak, melalui kemitraan dengan berbagai pihak yang memiliki peranan beragam, sehingga PKK akan semakin berdaya. "Ada empat potensi PKK yang kita miliki, pertama kita memiliki jaringan, dimana mekanisme kelembagaan di setiap jenjang dari mulai tingkat pusat hingga ke tingkat Kelurahan/Desa untuk mencapai dasawisma," kata Fery Fartati.
Lebih lanjut, Fery Fartati mengemukakan, PKK juga memiliki hubungan kemitraan sosial dan non profit dengan berbagai lembaga masyarakat dan juga swasta maupun nasional. Kader PKK adalah orang-orang berkompeten yang berasal dari wilayahnya masing-masing dan memiliki keterikatan serta rasa kepemilikan terhadap banyak masalah yang mereka hadapi sehingga mereka mempunyai pengetahuan menyeluruh tentang permasalahan mereka masing-masing.

"PKK juga memiliki harta karun, yang saya maksud dengan harta karun PKK adalah dasawisma, dimana dasawisma mendata setiap 10 sampai 25 per 1 orang kader. PKK berhubungan langsung dengan dasawisma yang berpotensi memiliki data akurat dan bisa menjelaskan  permasalahan terkecil dalam masyarakat yaitu keluarga," ungkap Fery Fartati. (JP-Hms-Maria/Lee)


Share this article :

Posting Komentar