Home » , » Fachrori : Pelatihan PLD Atasi Kelemahan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa

Fachrori : Pelatihan PLD Atasi Kelemahan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa

Written By jambipos-online on Minggu, 26 Agustus 2018 | 13:12

Plt. Gubernur Jambi Dr. Drs. H. Fachrori Umar, M. Hum.
Jambipos Online, Jambi-Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pendamping Lokal Desa (PLD) Provinsi Jambi tahun 2018 yang dibuka Plt. Gubernur Jambi Dr. Drs. H. Fachrori Umar, M. Hum, menjadi harapan untuk mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi perdesaan serta membangun kapasitas desa yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat dan kemandirian Desa, Sabtu (25/8/2018).

"Pelatihan peningkatan kapasitas Pendamping Lokal Desa ini untuk meningkatkan kualitas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa menuju Desa Mandiri," tegas Plt. Gubernur Jambi. 

Acara yang berlangsung di Hotel BW Luxury Jambi dihadiri 382 PLD  serta pejabat dilingkup Pemerintah Provinsi Jambi. 

Tujuan pembangunan desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan melalui Pemenuhan Kebutuhan Dasar,"Pembangunan sarana dan prasarana desa, pengembangan potensi ekonomi lokal, pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan," lanjut Fachrori. 

Program Inovasi Desa (PID) dirancang untuk mendorong dan memfasilitasi penguatan kapasitas Desa yang diorientasikan untuk memenuhi pencapaian target RPJM dan program prioritas Kementerian Desa Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi  RI melalui peningkatan produktivitas perdesaan serta mendorong penggunaan Dana Desa yang lebih berkualitas efektif dan efisien melalui berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa yang lebih inovatif dan peka terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurut Fachrori,  mengenai kapasitas Desa dalam menyelenggarakan pembangunan dalam perspektif Desa Membangun disadari masih memiliki keterbatasan, keterbatasan, tampak dalam kapasitas Aparat Pemerintahan Desa dan masyarakat, kualitas tata kelola Desa maupun sistem pendukung yang diwujudkan regulasi dan kebijakan Pemerintah yang terkait dengan Desa.

"Dampaknya kualitas perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pemanfaatan kegiatan pembangunan Desa kurang optimal dan kurang memberi dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa,"kata Fachrori.

Dalam laporan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi Dra. Luthpiah menyampaikan kegiatan tersebut guna mewujudkan pembangunan Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

"Pelatihan peningkatan kapasitas Pendamping Lokal Desa yang dilaksanakan merupakan rangkaian kegiatan dari program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa," kata Kadis PPPA dan PP Provinsi Jambi.

Kegiatan yang dibiayai melalui DIPA Dekonsentrasi program Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat  Desa bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Tahun Anggaran 2018 mendukung pelaksanaan Program Inovasi Desa.

Sehingga tenaga Pendamping Lokal Desa perlu mendapatkan pelatihan, peningkatan kapasitas agar mampu menjawab  tantangan Program Inovasi Desa tahun 2018.

"Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Pendamping Lokal Desa dalam hal peningkatan pemahaman konsep Program Inovasi Desa, peningkatan kemampuan memfasilitasi Program Inovasi Desa kepada desa-desa yang menjadi dampingannya dan peningkatan kemampuan memfasilitas pelatihan kader kader Desa terkait pengelolaan pengetahuan dalam rangka percepatan pelaksanaan Program Inovasi Desa," ungkap Dra. Luthpiah.  

PLD akan mengikuti pelatihan selama lima hari mulai tanggal 24-28 Agustus 2018 di Hotel BW Luxury Jambi. (JP-Hms-Raihan/Lee)



Share this article :

Posting Komentar