Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Widget HTML

 


Bank Indonesia Tetapkan Besaran Tambahan Modal Bank (CCB) Sebesar 0%

Jambipos Online, Jambi-Bank Indonesia kembali menetapkan besaran tambahan modal bank berupa Countercyclical Buffer (CCB) sebesar 0% (nol persen). Besaran CCB tersebut masih sama dengan yang telah ditetapkan sebelumnya dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.17/22/PBI/2015 tentang Kewajiban Pembentukan Countercyclical Buffer tanggal 23 Desember 2015.
 
Tujuan dari instrumen CCB untuk mencegah peningkatan risiko sistemik yang bersumber dari pertumbuhan kredit berlebihan (excessive credit growth), sekaligus menyerap kerugian yang dihadapi perbankan melalui pembentukan tambahan modal sebagai penyangga (buffer). 

Berdasarkan PBI tersebut, Bank Indonesia melakukan evaluasi besaran dan waktu pemberlakuan CCB paling kurang 1 (satu) kali dalam enam bulan. Evaluasi besaran CCB dilakukan dengan menggunakan indikator utama dan indikator pelengkap, serta professional judgement berdasarkan data triwulan I 2016.
 
Kesenjangan antara kredit terhadap Produk Domestik Bruto/PDB (Credit to GDP gap), sebagai indikator utama penentuan besaran CCB, tidak menunjukkan adanya indikasi pertumbuhan kredit yang berlebihan, yang dapat menyebabkan terjadinya risiko sistemik. 

Hal ini sejalan dengan pertumbuhan kredit yang belum optimal, yakni sebesar 8,7% (yoy) per Maret 2016, serta pertumbuhan ekonomi triwulan I 2016 sebesar 4,92% (yoy) yang lebih rendah dari perkiraan. Sementara itu, informasi dari indikator pelengkap antara lain Siklus Keuangan Indonesia masih berada pada fase kontraksi dan indikator kinerja perbankan juga mengkonfirmasi indikator utama tersebut.
 
Dengan besaran CCB sebesar 0%, diharapkan perbankan tetap dapat meningkatkan fungsi intermediasinya dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi, mengingat tidak ada kewajiban bagi bank untuk membentuk tambahan modal (buffer).(Rel)
 

Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar