Jambipos Online, Jambi-Ruang Sidang Gedung Swarna Bumi DPRD Kota Jambi pada Rabu (17/6/2026) tampak berbeda dari biasanya. Kursi-kursi yang umumnya ditempati para wakil rakyat kini diisi puluhan pelajar Muhammadiyah dari berbagai daerah di Provinsi Jambi.
Mereka mengikuti simulasi Parlemen Pelajar Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Provinsi Jambi, sebuah kegiatan yang dirancang untuk memperkenalkan proses demokrasi dan legislasi kepada generasi muda.
Kegiatan tersebut dihadiri Anggota Komisi I DPRD Kota Jambi, Azhar, S.E., bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris DPRD Kota Jambi, Feny Nivertity, S.E. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan lembaga legislatif terhadap upaya pembinaan karakter dan kepemimpinan pelajar melalui pendidikan politik yang konstruktif.
Parlemen Pelajar merupakan puncak rangkaian kegiatan setelah para peserta mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) selama tiga hari di Balai Diklat Kota Jambi. Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali berbagai materi mengenai kepemimpinan, organisasi, wawasan kebangsaan, serta tata kelola pemerintahan dan parlemen.
Melalui simulasi sidang yang berlangsung layaknya sidang resmi DPRD, para peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan pandangan, mengajukan usulan, menyampaikan argumentasi, hingga melakukan negosiasi dalam proses pengambilan keputusan. Suasana sidang berlangsung dinamis, menunjukkan antusiasme para pelajar dalam memahami mekanisme demokrasi secara langsung.
![]() |
Anggota Komisi I DPRD Kota Jambi, Azhar, menilai kegiatan semacam ini penting untuk menanamkan kesadaran politik yang sehat kepada generasi muda.
Menurutnya, pendidikan demokrasi tidak hanya diperoleh melalui teori di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang memungkinkan pelajar memahami bagaimana aspirasi masyarakat diperjuangkan melalui lembaga perwakilan.
"Generasi muda perlu memahami bahwa parlemen bukan sekadar tempat membuat aturan, tetapi juga ruang untuk menyampaikan aspirasi, berdiskusi, dan mencari solusi atas berbagai persoalan masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Plt. Sekretaris DPRD Kota Jambi, Feny Nivertity, mengapresiasi inisiatif IPM Provinsi Jambi yang menghadirkan pendidikan politik dengan pendekatan yang edukatif dan partisipatif. Menurutnya, keterlibatan pelajar dalam simulasi parlemen dapat menjadi bekal berharga dalam membangun kepemimpinan dan tanggung jawab sosial di masa depan.
Lebih dari sekadar simulasi, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi para peserta untuk memahami pentingnya etika berdiskusi, menghargai perbedaan pendapat, serta membangun kesepakatan melalui musyawarah. Nilai-nilai tersebut merupakan fondasi penting dalam kehidupan demokrasi yang sehat.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari para tokoh dan pimpinan Muhammadiyah yang hadir langsung menyaksikan jalannya sidang. Mereka menilai Parlemen Pelajar sebagai wadah strategis untuk melahirkan kader-kader muda yang memiliki wawasan kebangsaan, kemampuan berpikir kritis, serta keberanian dalam menyampaikan gagasan.
Di tengah tantangan perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat, pendidikan politik bagi pelajar dinilai semakin relevan. Melalui kegiatan seperti Parlemen Pelajar, generasi muda tidak hanya diajak menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi juga dipersiapkan menjadi bagian dari solusi dan calon pemimpin masa depan.
Parlemen Pelajar IPM Provinsi Jambi menjadi bukti bahwa pendidikan demokrasi dapat dikemas secara menarik dan aplikatif. Dari ruang sidang yang biasanya menjadi arena pengambilan keputusan publik, para pelajar belajar bahwa kepemimpinan, integritas, dan kemampuan berdialog merupakan modal utama dalam membangun masa depan bangsa.(JPO-AsenkLeeSaragih/ADV)
.webp)
.webp)
.webp)

.webp)
.webp)
.webp)
.webp)
.webp)
.webp)
.webp)
.webp)
.webp)
.webp)
.webp)
0 Komentar
Komentar Dilarang Melanggar UU ITE