![]() |
| Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, SE. |
Jambipos Online, Jambi -Di tengah derasnya arus perkembangan teknologi, perubahan kebutuhan dunia kerja, dan meningkatnya tuntutan kualitas sumber daya manusia, sektor pendidikan dituntut mampu beradaptasi dengan cepat. Dalam konteks itulah, sinergi antarpemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan pendidikan di daerah.
Pesan tersebut menjadi benang merah yang disampaikan Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, SE, saat menjadi narasumber pada kegiatan Silabus Materi Sinergi Kebijakan Pendidikan yang berlangsung di Aula Gedung Diklat BKPSDMD Kota Jambi, Selasa (16/6/2026).
Dalam forum yang dihadiri para pemangku kepentingan di bidang pendidikan tersebut, Kemas Faried menegaskan bahwa pembangunan pendidikan tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah atau lembaga pendidikan semata. Menurutnya, diperlukan kolaborasi yang kuat dan berkesinambungan antara pemerintah daerah, sekolah, tenaga pendidik, orang tua, dunia usaha, hingga masyarakat luas.
“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan masa depan daerah. Karena itu, seluruh pihak harus memiliki visi yang sama dalam meningkatkan kualitas pendidikan agar mampu melahirkan generasi yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global,” ujarnya.
Pendidikan Hadapi Tantangan yang Kian Kompleks
Dalam pemaparannya, Ketua DPRD Kota Jambi menyoroti perubahan besar yang sedang terjadi dalam dunia pendidikan. Digitalisasi yang semakin masif, perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), serta transformasi dunia kerja telah mengubah kebutuhan kompetensi yang harus dimiliki generasi muda.
Jika sebelumnya keberhasilan pendidikan lebih banyak diukur dari kemampuan akademik, kini peserta didik juga dituntut memiliki keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kemampuan berkomunikasi, kolaborasi, serta literasi digital.
Menurut Kemas Faried, kondisi tersebut menuntut hadirnya kebijakan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan saat ini, tetapi juga mampu mengantisipasi kebutuhan masa depan.
“Kebijakan pendidikan harus adaptif terhadap perkembangan zaman. Jangan sampai dunia pendidikan berjalan di belakang perubahan. Justru pendidikan harus menjadi motor yang mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan,” katanya.
![]() |
Peran DPRD dalam Mendorong Kemajuan Pendidikan
Sebagai lembaga legislatif daerah, DPRD memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui fungsi penganggaran, legislasi, dan pengawasan.
Kemas Faried menegaskan komitmen DPRD Kota Jambi untuk terus mengawal program-program pendidikan agar memperoleh dukungan anggaran yang memadai dan dilaksanakan secara efektif.
Menurutnya, kualitas pendidikan yang baik tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan tenaga pendidik, tetapi juga ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai, pemerataan akses pendidikan, serta keberpihakan kebijakan terhadap kebutuhan peserta didik.
“DPRD akan terus mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak kepada peningkatan mutu pendidikan. Investasi terbaik yang bisa dilakukan sebuah daerah adalah investasi pada manusia melalui pendidikan,” tegasnya.
Sinergi Menjadi Fondasi Pembangunan SDM
Forum Silabus Materi Sinergi Kebijakan Pendidikan menjadi ruang dialog untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menyusun langkah strategis pembangunan pendidikan di Kota Jambi.
Dalam pandangan Kemas Faried, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari angka kelulusan atau capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan sistem pendidikan dalam membentuk karakter, integritas, dan daya saing generasi muda.
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk membangun budaya kolaborasi yang berkelanjutan guna memastikan setiap kebijakan pendidikan dapat diterjemahkan menjadi program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Ketika pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat berjalan bersama, maka kualitas pendidikan akan meningkat. Dari sanalah lahir sumber daya manusia yang mampu menjadi penggerak pembangunan daerah,” ujarnya.
Menyiapkan Masa Depan Kota Jambi
Kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur fisik, tetapi juga kualitas manusia yang dipersiapkan melalui sistem pendidikan yang kuat.
Di tengah persaingan global yang semakin ketat, Kota Jambi membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, keterampilan, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.
Melalui penguatan sinergi kebijakan pendidikan, pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan. Sebab pada akhirnya, masa depan Kota Jambi akan sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan yang diberikan kepada generasi mudanya hari ini.(JPO-ADV-AsenkLeeSaragih)







0 Komentar
Komentar Dilarang Melanggar UU ITE