Jambipos Online, Jambi- Hari kelulusan biasanya identik dengan senyum bahagia, tawa para siswa, serta kebanggaan orang tua yang menyaksikan anak-anak mereka menuntaskan pendidikan dasar. Namun suasana berbeda terasa dalam acara Pelepasan Kelas VI Angkatan ke-35 SD Xaverius 2 Kota Jambi yang digelar di EV Garden Kota Jambi, Senin (1/6/2026).
Di tengah kemeriahan acara, terselip ruang khusus yang dipenuhi rasa rindu dan kehilangan. Ruang itu dipersembahkan untuk mengenang Leonardo Cristopper Sihaloho, siswa Kelas VIC yang meninggal dunia karena sakit pada Jumat, 6 Maret 2026.
Meski fisiknya tidak lagi bersama teman-teman dan guru yang selama enam tahun menemaninya belajar, nama Leonardo tetap hadir dalam setiap rangkaian acara. Ia seolah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kelulusan Angkatan ke-35 SD Xaverius 2 Kota Jambi Tahun 2026.
Sosok yang Tak Pernah Dilupakan
Bagi teman-teman sekelasnya, Leonardo bukan sekadar nama dalam daftar absensi. Ia adalah sahabat yang tumbuh bersama mereka sejak masa kanak-kanak. Bersama-sama mereka belajar, bermain, bercanda, hingga menghadapi berbagai tantangan selama menempuh pendidikan di sekolah dasar.
Kepergian Leonardo pada Maret lalu meninggalkan luka mendalam bagi seluruh warga sekolah, terutama rekan-rekan di Kelas VIC. Hingga hari pelepasan kelulusan, rasa kehilangan itu masih terasa begitu nyata.
Nama-nama dari 26 orang teman sekelas diantaranya Trionel Aguero Manihuruk, Cristian Jonathan, Tua Bagas, Carmelo, Esther, Lusia, Gita, Gisela, Jesika, Dervyn, Karien, Lionel, Joselin, Reflino, Yehezkiel, Marco, Kristiano, Elisabeth, Yanto, Mikaela, Elin, serta teman-teman lainnya menjadi saksi perjalanan persahabatan yang pernah mereka bangun bersama Leonardo.
Mereka kehilangan seorang teman yang selama ini menjadi bagian dari keseharian di ruang kelas. Kehilangan itu bukan hanya dirasakan saat bangku sekolah terlihat kosong, tetapi juga dalam setiap kenangan yang tersimpan selama bertahun-tahun.
Drama Musikal yang Menggambarkan Kerinduan
Sebagai bentuk penghormatan terakhir sekaligus ungkapan kerinduan, siswa-siswi Kelas VIC menyiapkan sebuah drama musikal khusus yang mengangkat tema persahabatan dan kehilangan.
Di bawah bimbingan Wali Kelas VIC, Kardiman, para siswa menampilkan kisah yang menggambarkan perjalanan pertemanan mereka bersama Leonardo. Setiap adegan tidak hanya menjadi pertunjukan seni, tetapi juga menjadi media untuk menyampaikan perasaan yang selama ini tersimpan.
Melalui drama tersebut, para siswa menunjukkan bahwa persahabatan tidak berakhir ketika seseorang pergi. Kenangan, cerita, dan kasih sayang yang pernah dibangun bersama tetap hidup dalam ingatan mereka.
Banyak orang tua dan tamu undangan tampak larut dalam suasana. Tidak sedikit yang terlihat menyeka air mata saat menyaksikan penampilan tersebut.
Pengalungan Medali yang Menggetarkan Hati
Momen yang paling membekas terjadi saat prosesi pengalungan medali kelulusan. Satu per satu siswa menerima medali sebagai tanda keberhasilan menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah dasar. Namun ketika giliran Leonardo dikenang, suasana berubah menjadi hening.
Kepala SD Xaverius 2 Kota Jambi, Maryanti, secara simbolis mengalungkan medali kelulusan kepada bingkai foto Leonardo yang ditempatkan di hadapan para peserta acara.
Prosesi sederhana itu memiliki makna yang sangat mendalam. Meski Leonardo tidak dapat berdiri bersama teman-temannya mengenakan seragam kelulusan, sekolah memastikan bahwa ia tetap menjadi bagian dari angkatan yang lulus tahun ini.
Pengalungan medali tersebut menjadi simbol bahwa perjuangan Leonardo sebagai siswa tidak pernah dilupakan.
Lagu "Hilang" dan Air Mata yang Tak Terbendung
Suasana haru mencapai puncaknya ketika siswa-siswi Kelas VIC menyanyikan lagu berjudul "Hilang". Lirik demi lirik yang dilantunkan seakan mewakili perasaan seluruh teman-teman Leonardo.
Lagu itu bukan sekadar penampilan musik, melainkan ungkapan kerinduan yang lahir dari hati anak-anak yang harus menerima kenyataan kehilangan sahabat mereka di usia yang masih sangat muda.
Air mata menetes di berbagai sudut ruangan. Sejumlah siswa terlihat berusaha menahan air mata, sementara beberapa orang tua dan guru turut larut dalam kesedihan. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa kepergian seseorang tidak pernah menghapus jejak kebaikan dan kebersamaan yang pernah ia tinggalkan.
"Leonardo Hadir dalam Bentuk yang Berbeda"
Perwakilan Yayasan Xaverius Palembang, Mujito, dalam sambutannya turut mengenang almarhum Leonardo Cristopper Sihaloho.
Di hadapan para siswa, guru, dan orang tua, ia mengajak seluruh hadirin untuk melihat kehadiran Leonardo tidak hanya dari keberadaan fisiknya, tetapi juga dari nilai-nilai dan kenangan yang telah ditinggalkannya.
Menurutnya, cinta, persahabatan, dan kebaikan yang pernah diberikan Leonardo akan selalu hidup dalam hati orang-orang yang mengenalnya.
Pesan tersebut seakan menjadi penghiburan bagi seluruh keluarga besar SD Xaverius 2 Kota Jambi yang masih merasakan kehilangan.
Kelulusan yang Menjadi Pelajaran tentang Arti Kehidupan
Pelepasan Kelas VI Angkatan ke-35 SD Xaverius 2 Kota Jambi tahun 2026 ini bukan hanya menjadi perayaan kelulusan. Acara tersebut juga menjadi pelajaran berharga tentang arti persahabatan, cinta kasih, dan penghargaan terhadap kehidupan.
Leonardo Cristopper Sihaloho memang telah berpulang. Namun di mata teman-teman, guru, dan keluarga besar SD Xaverius 2 Kota Jambi, ia tetap menjadi bagian dari Angkatan ke-35.
Hari itu, di antara tepuk tangan kelulusan dan kebahagiaan menyongsong masa depan, terselip satu pesan yang terus hidup, bahwa seorang sahabat sejati tidak pernah benar-benar pergi. Ia akan selalu hadir dalam kenangan, doa, dan kasih yang ditinggalkannya.
Selamat jalan, Leonardo Cristopper Sihaloho. Namamu akan selalu menjadi bagian dari cerita Kelas VIC dan keluarga besar SD Xaverius 2 Kota Jambi.
Mengenang Leonardo Cristopper Sihaloho
Mengenang Leonardo Cristopper Sihaloho pada acara Pelepasan Kelas VI Angkatan Ke 35 SD Xaverius 2 Kota Jambi Tahun 2026 di EV Garden Kota Jambi, Senin 1 Juni 2026. Leonardo Cristopper Sihaloho adalah Murid Kelas VIC yang meninggal pada Jumat (6/3/2026) karena sakit. Almarhum adalah anak dari Antonius Sihaloho.
Pada acara pelepasan Pelepasan Kelas VI Angkatan Ke 35 SD Xaverius 2 Kota Jambi Tahun 2026, nama Leonardo Cristopper Sihaloho tetap dikenang oleh SD Xaverius 2 Kota Jambi, khususnya Kelas VIC, teman yang merasa kehilangan itu diantaranya Trionel Aguero Manihuruk, Cristian Jonathan, Tua Bagas, Carmelo, Esther, Lusia, Gita, Gisela, Jesika, Dervyn, Karien, Lionel, Joselin, Reflino, Yehezkiel, Marco, Kristiano, Elisabeth, Yanto, Mikaela, Elin, dan lainnya.
Kelas VIC sengaja membuat satu cerita kehilangan teman sekelas dan persahabatan dalam bentuk drama musikal yang dipandu Wali Kelas VIC Bapak Kardiman. Bahkan saat pengalungan medali kelulusan Ibu Kepala Sekolah Ibu Maryanti mengalungkan medali secara simbolis kepada bingkai foto Leonardo Cristopper Sihaloho.
Suasana haru ban sedih, saat teman sekelas Almarhum Leonardo Cristopper Sihaloho melantunkan lagi berjudul "Hilang" yang membuat mata berkaca-kaca. Bahkan Perwakilan Yayasan Xaverius Palembang Pk Mujito dalam sambutannya mengenang almarhum Leonardo Cristopper Sihaloho dan menyakini hadir dalam bentuh lain diacara tersebut.
Leonardo Cristopper Sihaloho Berpulang
Seperti diberitakan sebelumnya, duka mendalam menyelimuti keluarga besar SD Xaverius 2 Kota Jambi atas berpulangnya salah satu murid terbaik mereka, Leonardo Cristopper Sihaloho, siswa kelas VI C. Leonardo meninggal dunia pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 07.00 WIB di RS Theresia Jambi setelah berjuang melawan sakit yang dideritanya.
Kabar kepergian Leonardo menyebar cepat di kalangan teman-teman sekolah. Sejak Jumat pagi hingga siang hari, sahabat dan teman satu kelasnya silih berganti datang ke rumah duka di Perumahan Villa Melati Asri, Alam Barajo, Kota Jambi.
Dengan wajah penuh kesedihan, mereka datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok teman yang selama ini dikenal ramah, ceria, dan mudah bergaul.
Leonardo merupakan putra dari Antonius Sihaloho, yang dikenal sebagai personil Trik JKR Musik. Bagi keluarga, kehilangan ini adalah luka yang sangat dalam. Namun bagi teman-teman sekolahnya, kepergian Leonardo juga meninggalkan ruang kosong yang sulit tergantikan.
Di rumah duka, suasana haru tidak terhindarkan. Sejumlah teman sekelas terlihat menundukkan kepala di depan peti jenazah, sebagian lainnya tak kuasa menahan air mata. Mereka mengenang Leonardo Cristopper sebagai sahabat yang baik, yang selalu hadir dengan senyum dan sikap bersahabat kepada siapa pun.
“Dia anak yang baik dan tidak pernah pilih-pilih teman,” ungkap Trionel Aguero Manihuruk salah satu sahabatnya dengan suara bergetar. Trionel sahabat kental karena satu ruangan sejak kelas 1, kelas2, kelas, 3, kelas 4 dan Kelas 6.
Bagi banyak temannya, Leonardo Cristopper bukan hanya teman sekelas, tetapi juga sahabat bermain. Ia dikenal gemar bermain sepak bola di lingkungan sekolah. Lapangan tempat mereka biasa bermain kini terasa berbeda tanpa kehadirannya.
Kenangan tentang tawa, canda, dan kebersamaan bersama Leonardo Cristopper kini tinggal menjadi memori yang akan selalu diingat oleh teman-temannya. Meski usianya masih sangat muda, sosoknya telah meninggalkan kesan yang begitu dalam bagi orang-orang di sekitarnya.
Kepergian Leonardo Cristopper Sihaloho menjadi pengingat bagi semua bahwa hidup begitu berharga dan persahabatan adalah sesuatu yang tak ternilai. Doa dan ucapan belasungkawa terus mengalir dari teman-teman, guru, dan masyarakat yang mengenal almarhum.
Selamat jalan, Leonardo Cristopper Sihaloho. Kenangan tentang kebaikan dan persahabatanmu akan selalu hidup di hati sahabat-sahabatmu.
Turut Berdukacita Atas Berpulangnya Leonardo Cristopper Sihaloho (Murid Kelas VIC SD Xaverius 2 Kota Jambi). Putra Dari Bp Antonius Sihaloho (Personil Trio JKR Musik).
Meninggal karena sakit Jumat (6/3/2026) Sekira Pukul 07.00 WIB di RS Theresia Jambi. Teman sekolah dan teman satu kelas silih berganti datang ke rumah Duka di Perumahan Villa Melati Asri, Alam Barajo, Kota Jambi untuk memberikan Ucapan Dukacita dan penghormatan terakhir untuk teman baik mereka Leonardo Cristopper Sihaloho.
Almarhum dikenal sebagai anak yang murah berkawan dan baik kepada teman-teman. Juga banyak teman sekolah yang merasa kehilangan, khususnta teman yang hobi main bola di sekolah. (AsenkLeeSaragih)
Dalam Kenangan Leonardo Cristopper Sihaloho, Sahabat yang Tetap Hadir di Acara Pelepasan Kelas VI Angkatan Ke 35 SD Xaverius 2 Kota Jambi


0 Komentar
Komentar Dilarang Melanggar UU ITE