Home » , , » Kapolda Jambi Turun ke Lapangan, Capaian Vaksinasi di Kerinci Paling Rendah se-Provinsi Jambi

Kapolda Jambi Turun ke Lapangan, Capaian Vaksinasi di Kerinci Paling Rendah se-Provinsi Jambi

Written By jambipos-online on Jumat, 07 Januari 2022 | 14:29

Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo (tengah) didampingi Wakil Gubernur Jambi, H Abdullah Sani (dua dari kanan) turun langsung meninjau vaksinasi di Desa Kubang Gedang, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi (7/1/2022). (Foto : HumasPoldaJambi).

Jambipos, Kerinci – Pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten, Provinsi Jambi tidak mencapai target nasional sekitar 70 % hingga akhir Desember 2021. Bahkan capaian vaksinasi di kabupaten paling jauh dari Ibukota Provinsi Jambi, Kota Jambi tersebut paling rendah dari 11 kabupaten/kota di Jambi. 

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, capaian vaksinasi dosis pertama di Kabupaten Kerinci hingga pekan pertama Januari 2022 baru sekitar 115.512 orang atau 59 % dari sasaran vaksinasi sekitar 195.783 oranng. Sedangkan vaksinasi dosis kedua baru mencapai 76.355 orang atau 39 %. 

Rendahnya capaian vaksinasi di Kabupaten Kerinci tersebut membuat Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo bersama Wakil Gubernur Jambi, H Abdullah Sani terjun langsung ke Kabupaten Kerinci meninjau pelaksanaan vaksinasi di daerah pegunungan tersebut, Jumat (7/1/2022). Kunjungan tersebut dimaksudkan menggenjot capaian vaksinasi di Kerinci hingga mencapai target nasional 70 % akhir Januari ini.

Kapolda Jambi dan Wakil Gubernur Jambi berangkat dari Kota Jambi Jumat pukul 10.30 WIB menggunakan pesawat Cassa Ditpoludara Baharkam Polri. Salah satu lokasi vaksinasi massal yang ditinjau Kapolda Jambi dan Wakil Gubernur Jambi dan rombongan, yakni di Desa Kubang Gedang, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci. 

Peninjauan vaksinasi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci, Zainal Efendi, Kepala Dinas Kesehatan Kerinci, Hermendizal, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kerinci, Darifus dan Camat Depati Tujuh, Nasrun.

Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo pada kesempatan tersebut mengapresiasi antusiasme ratusan warga dari beberapa desa di Kecamatan Depati Tujuh yang mengikuti mengikuti vaksinasi. Pada kesempatan tersebut, A Rachmad Wibowo juga mengajak seluruh warga desa yang layak divaksinasi di Kerinci segera mengikuti vaksinasi. Warga diberikan pemahaman bahwa vaksinasi aman, halal dan efektif meningkatkan daya tahan tubuh terjhadap penularan Covid-19.

“Mohon bapak-bapak/ibu-ibu sampaikan kepada seluruh anggota keluarga bahwa vaksinasi aman dan halal. Ajak seluruh anggota keluarga mengikuti vaksinasi agar memiliki daya tahan tubuh dari penularan Covid-19. Saya juga meminta warga tetap mematuhi protokol kesehatan, khususnya memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak,”katanya. 

A Rachmad Wibowo juga mengingatkan segenap warga masyarakat Kerinci mengenai masuknya Covid-19 varian baru, omicron ke Indonesia. Tidak tertutup kemungkinan varian baru, omicron  juga menyebar ke Kerinci dan Jambi. Diharapkan jangan sampai ada warga Kerinci dan Jambi yang terpapar varian baru, omicron. Karena itu vaksinasi di Kerinci perlu dituntaskan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity). 

“Harapan kami mudahan angka vaksinasi di kabupaten Kerinci terus meningkat. Selama empat hari terakhir peningkatan capaian vaksinasi di Keinci cukup bagus, yakni mencapai rata-rata satu persen setiap hari. Dua pekan ke depan angka vaksinasi di Kerinci kami harapkan sudah bisa mencapai 70 %,”ujarnya.

Dijelaskan, untuk meningkatkan capaian vaksinasi di Kabupaten Kerrinci, Polda Jambi menerjunkan sebanyak tujuh tim vaksinator dengan jumlah personil sebanyak 32 orang. Satu tim vaksinator yang beranggota paling sedikit empat orang diterjunkan ke desa-desa di Kerinci. 

A Rachmad Wibowo menjelaskan, rendahnya capaian vaksinasi di Kabupaten Kerinci akibat masih adanya sikap warga masyarakat yang tertutup atau tidak menerima vaksinasi. Hal tersebut dipengaruhi pemahaman yang salah mengenai vaksin Covid-19. 

“Sebagian warga masyarakat di Kerinci bersikap defense (menolak) vaksinasi karena kurang memahami pentingngnya vaksinasi. Karena itu saya harapkan jajaran Pemkab Merangin dan pihak terkait membantu sosialisasi vaksinasi dan mendorong percepatan vaksinasi melalui pemberian hadiah,”katanya. 

Apresiasi

Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi, H Abdullah Sani pada kesempatan tersebut mengapresiasi banyaknya warga yang mengikuti vaksinasi di Desa Kubang Gedang, Keca,matan Depati Tujuh. Abdullah Sani menghimbau seluruh warga masyarakat di Kerinci yang belum menerima vaksin agar segera divaksinasi. 

“Penuntasan vaksinasi ini merupakan tanggungjawab pemerintah untuk memastikan masyarakat aman dan sehat. Melalui vaksinasi, penularan Covid-19 dapat dikendalikan dan pemulihan ekonomi rakyat dapat lebih dipercepat,”katanya.

Abdullah Sani juga mengapresiasi kinerja jajaran Polda Jambi yang cukup intensif melaksanakan vaksinasi  hingga ke desa-desa di 11 kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Bahkan capaian vaksinasi yang dilaksanakan jajaran Polda Jambi sudah melebihi target. 

Seperti diungkapkan Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, lanjutnya, target vaksinasi untuk Polda Jambi di wilayah Provinsi Jambi hingga akhir 2021 hanya 20 %. Sementara capaian vaksinasi Polda Jambi hingga akhir tahun mencapai 23,15 %, berarti ada kelebihan target sekitar 3,15 %. 

“Melihat gencarnya vaksinasi yang dilakukan Polda Jambi selama ini, kami memberikan apresiasi terhadap seluruh jajaran Polda Jambi yang telah bekerja keras melaksanakan vaksiansi di Jambi hingga ke desa-desa terpencil,”katanya.

Abdullah Sani juga mengharapkan, kunjunganny dengan Kapolda Jambi meninjau vaksinasi di Kerinci bisa memberikan motivasi kepada para tenaga kesehatan untuk terus menuntaskan vaksinasi di Kerinci hingga mencapai target nasional 70 % akhir Januari ini. Tokoh masyarakat di Kerinci juga diminta mendukung percepatan vaksinasi di Kerinci. 

 “Program vaksinasi ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga amanah dari Allah subhanahu wa ta’ala bahwa kita punya tanggung jawab untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan tidak bagus akibat Covid-19,”katanya. (JP)

Share this article :

Posting Komentar

Komentar Dilarang Melanggar UU ITE

 

Copyright © 1998. Jambipos Hak Cipta PT JAMBI POS MULTI MEDIA