Home » , , » Diskominfo Bawa Kota Jambi Raih Penghargaan Badan Publik Informatif

Diskominfo Bawa Kota Jambi Raih Penghargaan Badan Publik Informatif

Written By jambipos-online on Rabu, 22 Desember 2021 | 16:00

Kota Jambi Nilai Tertinggi Monev Keterbukaan Informasi Badan Publik

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani (kanan) kepada Sekretaris Daerah Kota Jambi, Drs. H. A. Ridwan, M.Si., bertempat di Sky Cafe Hotel Wiltop Kota Jambi (22/12/2021). 

Jambipos, Jambi- Kota Jambi kian bertabur prestasi. Raihan prestasi kali ini kembali diraih oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi. Setelah sebelumnya membawa Kota Jambi meraih penghargaan Smart City dari Kementerian Kominfo RI, Dinas Kominfo Kota Jambi dibawah besutan Abu Bakar sebagai Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama di Kota Jambi, juga meraih penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik se-Provinsi Jambi Tahun 2021, Kategori PPID Utama Pemerintah Kabupaten Kota, sebagai Badan Publik Informatif.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani kepada Sekretaris Daerah Kota Jambi, Drs. H. A. Ridwan, M.Si., bertempat di Sky Cafe Hotel Wiltop Kota Jambi (22/12/2021). Turut hadir pula dalam acara tersebut, Ketua Komisi Informasi Pusat, Cecep Suryadi, Bupati/Wali Kota se-Provinsi Jambi dan Anggota DPRD Provinsi Jambi.

Tidak hanya itu, Kota Jambi kali ini meraih nilai tertinggi diantara seluruh badan publik yang dinilai, dengan perolehan nilai 91,63. Total terdapat 42 badan publik yang dinilai keterbukaan informasi publiknya pada tahun 2012 ini. Hanya ada dua PPID Utama yang memperoleh penghargaan kategori Informatif, yaitu Diskominfo Kota Jambi dan Diskominfo Provinsi Jambi.

“Komisi Informasi Provinsi Jambi melakukan penilaian dan monev keterbukaan informasi publik terhadap 42 badan publik di Provinsi Jambi. Hasilnya terdapat 2 badan publik masuk kategori Informatif, 8 badan publik masuk kategori menuju informatif, 21 badan publik kategori cukup informatif, 8 badan publik kurang informatif dan 3 badan publik dinilai tidak informatif,” sebut maroli, Ketua Komisi Informasi Provinsi dalam laporannya.

Lebih lanjut, Ketua Komisi Informasi Pusat, Cecep Suryadi ungkapkan bahwa sejak 10 tahun hadirnya Komisi Informasi, banyak terjadi transformasi keterbukaan informasi publik di Indonesia.

“Komisi Informasi hadir sebagai amanat Undang-undang Keterbukaan Publik Nomor 14 Tahun 2008. Sejak hadir 10 tahun lebih, bukan tanpa hambatan dan banyak menemui batu sandungan. Namun saat ini kita rasakan sendiri, badan publik makin tumbuh kesadarannya dalam keterbukaan publik. Saat ini kita butuh kolaborasi dengan masyarakat, syaratnya adalah dengan ketebukaan informasi. Keterbukaan informasi yang akurat sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani dalam sambutannya mengatakan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan suatu keniscayaan yang harus dijalankan oleh seluruh badan publik dimasa kini.

“Keterbukaan informasi dan pelayanan publik merupakan keniscayaan yang harus dilaksanakan dan dilakukan oleh semua badan publik tanpa terkecuali, terutama badan publik yang ada di Provinsi Jambi. Kita hidup diera keterbukaan, masyarakat dapat melihat dan mengkoreksi kinerja pemerintah,” jelas Sani.

Prestasi yang diraih oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi ini membuktikan akuntabilitas keterbukaan informasi publik yang dilakukan oleh jajaran Pemerintah Kota Jambi. Sebagai kota yang dilabeli smart city, keterbukaan dan kemudahan akses informasi merupakan ruh utama tata kelola pemerintahan yang telah lama dicanangkan oleh Wali Kota Jambi Syarif Fasha selama ini. Akses informasi dibuka lebar bagi masyarakat dalam berbagai saluran, baik melalui media sosial, berbagai platform teknologi informasi, maupun melalui media mainstream.

Visitasi dan monitoring evaluasi (Monev) keterbukaan informasi Badan Publik sebelumnya telah dilaksanakan oleh Komisi Informasi Provinsi Jambi bertempat di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi. Monev tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Informasi Provinsi Jambi, Maroli, SH. 

Dalam evaluasinya, Komisi Informasi Provinsi mengapresiasi portal-portal pengaduan keluhan masyarakat yang sudah diciptakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi. Pemkot Jambi juga dinilai telah melakukan langkah-langkah strategis dengan mengintegrasikan seluruh layanan informasi publik dalam satu portal, sebagai bagian dari transformasi digital dan informasi publik di Kota Jambi.(JP-DiskominfoKotaJambi/Wan)
Share this article :

Posting Komentar

Komentar Dilarang Melanggar UU ITE

 

Copyright © 1998. Jambipos Hak Cipta PT JAMBI POS MULTI MEDIA