. Karhutla di Jambi Capai 227 Hektare | Jambipos
Home » , , » Karhutla di Jambi Capai 227 Hektare

Karhutla di Jambi Capai 227 Hektare

Written By jambipos-online on Kamis, 13 Agustus 2020 | 07:20

Pelaksana Harian (Plh) Komandan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Karhutla Provinsi Jambi, Brigjen TNI M Zulkifli .

Jambipos, Jambi-Kawasan hutan dan lahan yang terbakar di Provinsi Jambi semakin meluas menyusul musim kemarau yang melanda daerah itu. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang banyak terbakar di daerah tersebut tersebar di sekitar kawasan perkebunan kelapa sawit. Lokasi karhutla yang meluas di Jambi tersebar di Kabupaten Muarojambi dan Kabupaten Tanjungabung Barat (Tanjabbar).

Pelaksana Harian (Plh) Komandan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Karhutla Provinsi Jambi, Brigjen TNI M Zulkifli di Jambi, Kamis (13/8/2020) menjelaskan, pihaknya sudah memantau sekitar 227 hektare (ha) hutan dan lahan yang terbakar di daerah itu mulai Januari–Agustus ini. Salah satu kawasan rawan karhutla, yakni Kecamatan Kumpeh, Sungaigelam dan Tamanrajo, Kabupaten Muarojambi. Dua hari terakhir, sekitar 10 ha lahan perusahaan sawit terbakar di Tamanrajo, Muarojambi. 

“Sebagian besar karhutla tersebut terjadi sejak Juni sampai awal Agustus ini. Untuk mencegah meluasnya karhutla di Jambi, kesiagaan karhutla terus ditingkatkan. Ratusan personil pasukan pemadaman karhutla sudah kami terjunkan ke lokai-lokasi rawan karhutla. Sekitar 32 orang pasukan pemadam karhutla kami siagakan di perbatasan Jambi-Sumatera Selatan,” kata M Zulkifli.

Menurut Zulkifli, pengendalian bencana karhutla di Provinsi Jambi tahun ini diproritaskan pada pencegahan. Pencegahan dilakukan melalui pemantauan intensif titik–titik api dan sosialisasi pencegahan karhutla kepada warga masyarakat. Namun demikian, kegiatan reaksi cepat juga dilakukan dengan menempatkan pasukan pemadam karhutla di kawasan-kawasan rawan karhutla.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjabbar, Zulkifli mengatakan, total luas karhutla di Kabupaten Tanjabbar sejak Januari–Agustus ini sudah mencapai enam hektare.

“Lahan yang terbakar berada di areal pertanian dan perkebunan masyarakat. Hal menunjukkan kebakaran tersebut disengaja. Pembakaran lahan tersebut dilakukan secara sembunyi-sembunyi di malam hari guna menghindari pantauan petugas,” katanya.

Untuk meningkatkan pemantauan karhutla di daerah itu, BPBD Tanjabbar kini memasang empat kamera pemantau (cctv). Kamera pemantau tersebut ditempatkan di kawasan rawan karhutla, yakni di Kecamatan Betara, Pengabuan, Senyerang dan Batangasam.

Karhutla di musim kemarau ini juga meningkat di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Luas karhutla di Kabupaten Merangin sepekan ini mencapai 23,35 ha. Sedangkan jumlah titik api di daerah itu sepekan terakhir sekitar 36 titik.

Dansatgas Penanggulangan Karhutla Merangin, Letkol TNI Toni di Jambi mengatakan, lahan yang terbakar di daerah tersebut semuanya berada di areal perkebunan masyarakat. Kebakaran lahan itu diduga disengaja untuk pembukaan dan pembersihan lahan perkebunan.

“Selama sepekan kami berhasil memantau puluhan titik api dan puluhan hektare lahan terbakar di Kecamatan Muarasiau, Pangkalan Jambu, Sungaitenang dan Renah Pembarap. Kami terus berupaya melakukan sosialisasi karhutla ke desa-desa mencegah meningkatnya karhutla di dearah ini,” ujarnya.(JP-SP) 
Share this article :

Posting Komentar

 

Copyright © 1998. Jambipos Hak Cipta PT JAMBI POS MULTI MEDIA