Home » , , , » Kasus DBD Marak, H Ivan Wirata Minta Diskes Provinsi Jambi Lakukan Pengasapan

Kasus DBD Marak, H Ivan Wirata Minta Diskes Provinsi Jambi Lakukan Pengasapan

Written By jambipos-online on Sabtu, 28 Desember 2019 | 09:35

H Ivan Wirata saat langsung turun ke lokasi di dampingi oleh Pihak Puskesmas dan Tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi ke Desa Penyengat Olak, Kabupaten Muarojambi, Sabtu (28/12/2019) pagi. (Foto Ucup B)
Jambipos, Jambi-Anggota DPRD Provinsi Jambi H Ivan Wirata ST MM MT meminta Dinas Kesehatan Provinsi Jambi melakukan pengasapan (fogging-red) dan mengintruksikan pihak kesehatan melakukan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk). Hal itu mengingat kasus wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) meningkat drastis sepanjang tahun 2019 ini, bahkan masuk kategori zona kuning. 

Demikian diungkapkan H Ivan Wirata saat langsung turun ke lokasi di dampingi oleh Pihak Puskesmas dan Tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi ke Desa Penyengat Olak, Kabupaten Muarojambi, Sabtu (28/12/2019) pagi.

Ivan Wirata juga menyarankan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi mensosialisasikan  sebelum di fogging  agar untuk pencegahan terlebih dahulu yaitu dengan melakukan PSN.

Menurutnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi mencatat kasus wabah DBD hingga Desmber 2019 masuk kategori zona kuning. Terdapat 1.869 kasus dan 13 orang meninggal dunia dengan grafik tertinggi berada di awal tahun 2019. 

Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi, Eva Susanti mengatakan, berdasarkan data dari kabupaten/kota, kejadian tertinggi terjadi di Januari 2019 lalu.

“Ada 406 kasus yang ditemukan dan 3 orang meninggal dunia. Satu dari Kabupaten Bungo, dua lagi dari Kota Jambi. Pada November 2019 lalu, terjadi sebanyak 306 kasus dengan korban meninggal dunia 1 orang,” katanya. 
H Ivan Wirata saat langsung turun ke lokasi di dampingi oleh Pihak Puskesmas dan Tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi ke Desa Penyengat Olak, Kabupaten Muarojambi, Sabtu (28/12/2019) pagi. (Foto Ucup B)
Disebutkan, lalu pada Februari 2019 sempat menurun menjadi 236 dibanding Januari, penderita DBD. Namun saat itu menelan korban jiwa 3 orang, yakni 1 dari Sarolangun dan 2 diantaranya di Kota Jambi.

Sedangkan Maret 2019, sebanyak 225 penderita dan 2 orang meninggal dunia, yaitu dari Bungo dan Kota Jambi. Kemudian, April angka kasus DBD kembali menurun sebanyak 124 kasus, sedangkan angka kematian bertambah 2 orang lagi berasal dari Kota Jambi dan Mei 2019 angka DBD hanya 86 warga terserang dan tidak ada korban yang meninggal dunia.

Menyikapi data DBD di Provinsi Jambi itu, Ivan Wirata dari Fraksi Golkar Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi ini meminta pihak terkait untuk melakukan pencegahan dini wabah DBD. (JP-Asenk Lee)


H Ivan Wirata saat langsung turun ke lokasi di dampingi oleh Pihak Puskesmas dan Tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi ke Desa Penyengat Olak, Kabupaten Muarojambi, Sabtu (28/12/2019) pagi. (Foto Ucup B)

Share this article :

Posting Komentar

 

Copyright © 1998. Jambipos Hak Cipta PT JAMBI POS MULTI MEDIA