Home » » Pulang ke Korea, Atlet Paralayang Gyeom Rindukan Sate

Pulang ke Korea, Atlet Paralayang Gyeom Rindukan Sate

Written By jambipos-online on Kamis, 30 Agustus 2018 | 13:33

Atlet Paralayang putri asal Korea Selatan Da Gyeom Lee meraih medali emas dalam nomor Lintas Alam di Gunung Mas, Cisarua, Bogor, Rabu 29 Agustus 2018 ( Foto: Beritasatu.com / Vento Saudale )

Atlet berusia 27 tahun itu pun sukses menyumbang medali emas di nomor lintas alam beregu putri.

Jambipos Online, Bogor - Kejuaraan Paralayang Asian Games 2018 di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor nampaknya menjadi momen spesial untuk salah satu atlet putri asal Korea Selatan Da Gyeom Lee. Besok Gyeom akan kembali ke Korea dan yang paling dirindukanya selama di Puncak adalah sate.

Hampir tiga pekan Gyeom berada di Indonesia bersama kontingen lain asal Korea. Hari ini, cabang paralayang telah usai dan ia pun berniat pulang ke Korea pada Jumat (31/8/2018). Gyeom merasa betah dengan suasana di Indonesia, khususnya di Puncak.

Dalam cabang olahraga (Cabor) paralayang Asian Games 2018, Gyeom turun di nomor ketepatan mendarat (KTM) beregu putri dan perorangan, serta nomor lintas alam beregu putri.

Atlet berusia 27 tahun itu pun sukses menyumbang medali emas di nomor lintas alam beregu putri yang baru saja berakhir, Rabu (29/8/2018) sore. Selain itu, Gyeom berhasil menjadi yang terbaik kedua di nomor KTM perorangan berada di bawah atlet Thailand yang merebut medali emas.

Kemudian Gyeom juga sukses merebut medali perunggu bersama dua rekan lainnya Jinhee Baek dan Woo Young Jang di nomor KTM beregu putri.

Ia bercerita bahwa dirinya kerap mencicipi beberapa makanan khas Indonesia seperti nasi goreng, sate, dan lain sebagainya. "Saya suka sate, ketika saya di hotel saya mencicipinya, kemudian juga nasi goreng," ungkapnya. Ia pun merasa rindu dengan berbagai masakan Indonesia setelah kembali ke Korea.

Namun demikian, Gyeom mengaku belum sempat pergi jalan-jalan di kawasan Puncak bersama rekan-rekannya selama kejuaraan Paralayang Asian Games 2018 berlangsung.

"Selepas pertandingan, saya dan rekan-rekan saya langsung beristirahat di hotel, mencicipi makanan pun di hotel, tapi saya senang ada di sini, orang Indonesia itu bersahabat, baik, dan lucu," pungkasnya. (*)


Sumber: BeritaSatu.com 
Share this article :

Posting Komentar