Home » , , , » Banyak Ditemukan Ponsel dan Uang di Lapas Jambi Saat Dirazia

Banyak Ditemukan Ponsel dan Uang di Lapas Jambi Saat Dirazia

Written By jambipos-online on Senin, 23 Juli 2018 | 17:03

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Jambi, Bambang Palasara (baju biru) saat acara penyerahan Hibah Kantor Imigrasi Kelas 3 Kerinci dari Pemkab Kerinci ke Kemenhumham Prov Jambi Senin 28 Mei 2018-Foto Asenk Lee Saragih.
Razia lapas dan rutan di Jambi digelar Minggu (23/7/2018) malam. Napi yang memiliki ponsel dan uang ditemukan di Rutan Sungaipenuh dan Lapas Kelas II B Muarabulian.

Jambipos Online, Jambi- Seluruh lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) di dua kota dan sembilan kabupaten di Provinsi Jambi dirazia, Minggu (22/7/2018) malam. Petugas lapas dan rutan yang melakukan razia banyak menemukan telepon seluler (ponsel/HP) dan uang dari tangan para narapidana (napi).

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Jambi, Bambang Palasara di Jambi Senin (23/7/2018) pagi menjelaskan, para petugas yang melakukan razia di beberapa lapas di daerah itu menemukan cukup banyak ponsel dan uang dari para napi. Napi yang memiliki ponsel dan uang ditemukan di Rutan Sungaipenuh dan Lapas Kelas II B Muarabulian. Sedangkan di Lapas Kelas II A Kota Jambi tidak ditemukan barang-barang berharga dan uang.

“Hasil razia di seluruh lapas dan rutan di Provinsi Jambi Minggu malam menunjukkan, tidak ada napi yang menyimpan narkoba. Napi hanya menyimpan ponsel dan uang. Di Lapas Kelas II B Muarabulian, ditemukan juga kipas angin di ruang tahanan dan langsung disita. Sedangkan di Lapas Kelas II A Kota Jambi, tidak ditemukan alat-alat komunikasi dan uang,”katanya.

Menurut Bambang Palasara, seluruh lapas dan rutan di Jambi dirazia menyusul instruksi Direktorat Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Kemkumham kepada seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan (UPTP) untuk melakukan razia lapas dan rutan Minggu (22/7/2017). Razia seluruh lapas dan rutan dilakukan menyusul operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Dijelaskan, razia di seluruh lapas dan rutan di Jambi berlangsung tertib dan lancar walaupun razia dilakukan malam hari. Para napi di lapas dan rutan cukup kooperatif mengikuti semua kegiatan razia.

“Ketika para napi digeledah dan disuruh ke luar ruang tahanan satu-per satu, semuanya mengikuti instruksi. Setelah napi digeledah dan ruang tahanan diperiksa, para napi kembali ke ruang tahanan masing-masing dengan tertib,” katanya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II Muarabulian, Kabupaten Batanghari, Dwi Santosa mengatakan, pemasangan kipas angin di beberapa ruang tahanan lapas itu hanya karena alasan kemanusiaan. Kipas angin tersebut dipasang karena ruang tahanan yang melebihi kapasitas dan pengap.

Lapas Kelas II B Murabulian yang memiliki 19 ruang tahanan, kata Dwi Santosa, hanya mampu menampung 153 orang napi. Namun napi yang menghuni lapas tersebut saat ini sudah mencapai 302 orang.

“Karena jumlah napi yang melibih kapasitas, saat ini ada ruang tahanan di lapas ini yang hanya berkapasitas 10 orang terpaksa dihuni 19 orang. Hal tersebut membuat ruang tahanan pengap dan kipas angin dipasang,” katanya.(JP-SP)

Share this article :

Posting Komentar