Home » » Kalahkan Korea Selatan, Swedia Akhiri Catatan Minor 60 Tahun Silam

Kalahkan Korea Selatan, Swedia Akhiri Catatan Minor 60 Tahun Silam

Written By jambipos-online on Selasa, 19 Juni 2018 | 08:20

Korea Selatan Gagal Kalahkan Swedia karena Faktor Fisik
Gol kemenangan Swedia dicetak Andreas Granqvist pada menit ke-65 lewat titik putih. C FIFA.com
Jambipos Online, Nizhny Novgorod - Timnas Swedia menang 1-0 atas Korea Selatan pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2018, di Stadion Nizhny Novgorod, Senin (18/6/2018) malam WIB. Kemenangan itu mengakhiri catatan negatif Swedia pada laga pembuka di Piala Dunia.

Gol kemenangan Swedia dicetak Andreas Granqvist pada menit ke-65 lewat titik putih. Di sisa waktu, pasukan Janne Anderson itu gagal menambah gol dan menutup pertandingan dengan kemenangan 1-0.

Statistik FIFA mencatat, Swedia tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 52 persen, berbanding 48 persen milik Korea Selatan. Swedia juga tampil impresif dengan melepaskan 15 tembakan yang lima di antaranya tepat sasaran.

Opta mencatat, kemenangan 1-0 atas Korea Selatan pada laga pembuka Piala Dunia menjadi yang pertama buat Swedia dalam 60 tahun terakhir. Sebelumnya, tim berjuluk The Blue-Yellow itu mampu meraih tiga angka pada laga pembuka Piala Dunia edisi 1958.

Swedia saat itu meraih kemenangan 3-0 atas Meksiko. Sejak saat itu, Swedia selalu gagal meraih kemenangan pada laga pembuka yakni dengan raihan lima kali imbang dan dua kali kalah dalam tujuh laga pembuka di Piala Dunia.

Kemenangan ini membuat Timnas Swedia menjadi pemuncak klasemen sementara Grup F Piala Dunia 2018 dengan raihan tiga poin. Mereka memiliki poin yang sama dengan Meksiko yang berada di urutan kedua. Pada laga selanjutnya, Swedia akan berjumpa Jerman di Stadion Fisht pada Minggu (24/6/2018) dini hari WIB.

Korea Selatan Gagal Faktor Fisik

Pelatih Korea Selatan, Shin Tae-yong, menyebut postur tubuh tinggi yang dimiliki para pemain Swedia membuat anak asuhnya kerepotan menembus pertahanan lawan.

Pelatih Timnas Korea Selatan, Shin Tae-yong, menyayangkan timnya kalah 0-1 dari Swedia pada laga Grup F Piala Dunia 2018 di Stadion Nizhny Novgorod, Senin (18/6/2018) malam WIB. Menurut dia, Korea Selatan kalah karena faktor fisik.

Tim berjuluk Taegeuk Warriors itu sebenarnya mampu mengimbangi permainan Swedia sampai menit ke-65. Meski diserang bertubi-tubi, Korea Selatan berhasil mematahkan peluang yang diraih Swedia.

Hingga akhirnya Swedia mencetak gol melalui Andreas Granqvist dari tendangan penalti. Di sisa waktu, Korea Selatan tetap gagal mencetak gol penyeimbang dan kalah 0-1.

"Pada babak kedua, kami sebenarnya melakukan beberapa penyesuaian untuk berkonsentrasi pada permainan yang mengandalkan kecepatan kami dan itu berhasil membuat kami meraih beberapa peluang. Akan tetapi, Swedia bermain dengan sangat bagus," kata Shin Tae-yong seperti dikutip situs resmi FIFA, Senin (18/6/2018).

Statistik FIFA mencatat, Korea Selatan memiliki 48 persen penguasaan bola. Son Heung-min dkk. hanya mendapatkan lima peluang yang semuanya tak menemui sasaran.

Untuk alasan itu, Shin Tae-yong menyebut timnya kesulitan menembus pertahanan Swedia karena kalah secara postur fisik sehingga tak maksimal dalam mencetak peluang dan duel bola-bola udara.

"Di antara 32 tim yang bermain di Piala Dunia ini, Swedia merupakan salah satu tim yang memiliki pemain dengan postur tubuh tertinggi. Mereka mampu memanfaatkan hal ini dan juga kondisi fisik yang bagus," ucap Shin Tae-yong.

Pada laga selanjutnya, Timnas Korea Selatan akan menghadapi Meksiko di Stadion Rostov Arena, Sabtu (23/6/2018) malam WIB. Tim Negeri Gingseng itu wajib meraih kemenangan untuk menjaga asa lolos ke babak selanjutnya di Piala Dunia 2018.(JP)

Sumber: Bola.com/FIFA
Gallery Foto Sweden 1-0 Korea Republic-Fotofoto Dari: FIFA.com

Gallery Foto Sweden 1-0 Korea Republic-Fotofoto Dari: FIFA.com





















Gallery Foto Sweden 1-0 Korea Republic-Foto FIFA.com

Gallery Foto Sweden 1-0 Korea Republic-Foto FIFA.com

Gallery Foto Sweden 1-0 Korea Republic-Foto FIFA.com

Gallery Foto Sweden 1-0 Korea Republic-Foto FIFA.com

Share this article :

Posting Komentar