Home » , » Warga Protes Pembangunan Bak Penampungan Air di Bukit

Warga Protes Pembangunan Bak Penampungan Air di Bukit

Written By jambipos-online on Senin, 19 Maret 2018 | 08:33

Warga Protes Pembangunan Bak Penampungan Air di Bukit
Jambipos Online, Merangin-Warga Desa Bukit Perentak, Kecamatan Pangkalan Jambu, Kabupaten Merangin melakukan protes terhadap bangunan bak penampungan air yang berada di bukit dengan ketinggian 1000 meter diatas permukiman warga. Bak sumber air bersih milik PDAM Merangin itu kini membuat warga resah.

Menurut Sabli, ketingian bukit terdebut lebih kurang 1000 meter. Di atas bukit itu dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Merangin bak penadah air yang disalurkan ke rumah rumah warga.

Kata Sabli, sangat disayangkan Pemkab Merangin tidak memperhatikan, sedangkan perumahan di atas bukit tersebut sudah dibangun 1 rumah 5x7  satu lagi 4x6 dua buah pendopo. Tampa dihuni hanya di biarkan  jadi semak karena tidak ada petugasnya.  

Sabli juga mengatakan, kalau sempat ribut antar Desa alangkah gampangnya. Untuk menghancurkan  desa lawan. Kerena sumber air bersihnya untuk satu  desa itu  di atas gunung tidak ada yang jaga dan merawatnya. Bisa saja  lawan ambil kesempatan dalam kesempitan. Di masuk oleh lawan putas. Ke dalam bak yang dibatas gunung itu satu desa bisa habis.

Jambipos konfirmasi  dengan Andi, Dia juga telah membangun satu buah rumah  di sebelah air terjun itu.  Dia memiliki lahan di sebelah air terjun itu lebih kurang 3 Ha. Kalau ada yang mau bikin kolam renang, sekaligus water bom saya siap serahkan lokasinya.   Setiap hari minggu  warga sangat padat  naik ke atas. Kalau mobil parkir aja sangat susah. 

Juga Andi mengatakan, karena rumah saya sudah hampir siap dihuni. Kalau Pemkab Merangin meminta saya yang jaga  saya siap untuk merawat dan mejaganya kerena itu kan aset  Negara.

Pada saat itu ada Wandri dari Kkerinci lagi sentai  bawak   keluarga mengatankan, sangat  indah pemandanggan di sini juga nyaman.

Kades Desa Bukit Perentak dikonfirmasi masalah rumah milik pemda sudah jadi semak  dan juga tidak ada yang  merawatnya, dia membenarkan. Sedang kan air itu dikosumsi ribuan warga. (JP-Yah)









Share this article :

Posting Komentar