Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Widget HTML

 


Polisi Razia Intensif, Kasus Lakalantas di Jambi Turun 24 Persen


Razia di depan Kantor Polsek Pamenang, Merangin. Yahya

Jambipos Online, Jambi-Intensitas operasi atau razia lalu lintas di Jambi satu tahun terakhir berhasil menurunkan angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di daerah itu hingga 24 %. Razia lalu lintas yang sering dilakukan jajaran kepolisian di Jambi membuat para pengendara kendaraan semakin mematuhi peraturan lalu lintas. Hal tersebut membuat kasus – kasus lakalantas pun berkurang secara signifikan. 

Kapolda Jambi, Brigjen Pol Yazid Fanani pada apel gelar pasukan Operasi Simpatik 2017 di lapangan Polresta Jambi, Kota Jambi, belum lama ini menjelaskan, angka lakalantas dua kota dan sembilan kabupaten di Provinsi Jambi tahun 2016 sekitar 5.420 kasus. Angka lakalantas tersebut turun sekitar 1.760 kasus atau 24,5 % dibandingkan angka lakalantas tahun 2015 sekitar 7.180 kasus. 

 “Adanya kegiatan operasi simpatik atau penertiban lalu lintas, penjagaan, penegakan hukum dan penyuluhan ketertiban berlalu lintas membuat tren pelanggaran lalu lintas di Jambi satu tahun terakhir bisa ditekan. Penurunan angka lakalantas di Jambi cukup signifikan, yakni mencapai 24,5 %. Karena itu operasi penertiban lalu lintas kembali kami gelar bulan Maret ini,”katanya. 

Menurut Yazid Fanani, melalui operasi penertiban lalu lintas, penindakan bukti pelanggaran (tilang) di Jambi naik dari 1.554 kasus (2015) menjadi 2.952 kasus (2016) atau meningkat 90 %. Karena itu Operasi Simpatik 2017 Polda Jambi yang mengerahkan 404 orang personil diharapkan dapat menurunkan angka lakalantas, meningkatkan kemanan, ketertiban dan kelacaran lalu lintas. 

Sementara itu Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar pada kesempatan tersebut mengimbau masyarakat Jambi semakin mematuhi peraturan lalu lintas. Hal itu penting guna mengurangi kasus lakalantas, korban  luka dan meninggal serta kerugian akibat lakalantas. Selama satu tahun terakhir korban meninggal akibat lakalantas di Jambi masih tinggi, yakni 17 orang. Tahun 2015, korban meninggal akibat lakalantas di daerah itu mencapai 13 orang.

 “Angka lakalantas dan korban akibat lakalantas bisa dikurangi sepanjang masyarakat patuh terhadap aturan lalu lintas. Karena itu melalui pelaksanaan Operasi Simpatik 2017 Polda Jambi selama Maret ini, kedisiplinan berlalu lintas di Jambi semakin bisa ditingkatkan dan angka lakalantas terus berkurang,”katanya. (JP-03)

Berita Lainnya

Posting Komentar

0 Komentar