Home » , , » Merangin Jadi Percontohan Penanganan Konflik Kehutanan

Merangin Jadi Percontohan Penanganan Konflik Kehutanan

Written By jambipos-online on Tuesday, September 20, 2016 | 2:04 PM


H A Khafid Moein (berdiri) saat membuka acara diskusi penanganan konflik kehutanan di Ballroom Hotel Famili In Bangko, Senin (19/9/2016).

Jambipos Online, Merangin-Wakil Bupati Merangin H A Khafid Moein mengatakan Kabupaten Merangin menjadi percontohan penanganan konflik kehutanan di Provinsi Jambi. Dia juga menyebutkan kalau sebanyak 205 desa di Merangin, setiap desanya rata-rata memiliki hutan adat yang dikelola dengan baik. Bahkan beberapa desa yang tergabung dalam Marga Serampas, sangat menjaga hutannya.

Hal itu dikatakan H A Khafid Moein didampingi Asisten I Setda Merangin Fajarman,  saat membuka acara diskusi penanganan konflik kehutanan di Ballroom Hotel Famili In Bangko, Senin (19/9).

Dikatakan, forum Focus Group Discussion tersebut, Kabupaten Merangin dengan jumlah penduduk sebanyak 365 ribu jiwa, memiliki  wilayah paling luas dibandingkan kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

‘’Dengan luas wilayah sekitar 769 ribu hektar, Kabupaten Merangin sangat banyak memiliki hutan. Baik itu Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS), Hutan Lindung, maupun hutan-hutan adat yang dimiliki desa-desa,’’ujar H A Khafid Moein.

Jumlah desa lanjut wabup sebanyak 205 desa, setiap desanya rata-rata memiliki hutan adat yang dikelola dengan baik. Bahkan tegas wabup ada beberapa desa yang tergabung dalam Marga Serampas, sangat menjaga hutannya.

Marga Serampas terdapat di empat kecamatan, Jangkat Timur, Jangkat, Lembah Masurai dan Muara Siau. Meskipun jumlah penduduk di kawasan itu terus bertambah, namun kepemilikan lahan dibatasi, sehingga hutannya tetap utuh.

‘’Bayangkan untuk hidup sendiri bercocok tanam dengan lahan terbatas itu sangat susah, tapi warga tetap patuh tidak berani menambah lahan perkebunannya dengan menebang hutan. Hutan tetap terjaga dengan baik,’’terang H A Khafid Moein.

Atas keutuhan hutan itu, kemudian Merangin dinobatkan menjadi kabupaten percontohan penanganan konflik kehutanan di Indonesia. Terkait hal tersebut, wabup terus mengajak warga menjaga dan melesarikan hutan di setiap desanya.(Yah)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Redaksi Jambi Pos | KONTAK KAMI | Pedoman Media
Copyright © 1998. JAMBIPOS ONLINE - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Admin Jambipos Online
Proudly powered by Jambipos