. Kejuaraan Arung Jeram Tingkat Nasional Digelar Kembali di Geopark Merangin | Jambipos
Home » , , , » Kejuaraan Arung Jeram Tingkat Nasional Digelar Kembali di Geopark Merangin

Kejuaraan Arung Jeram Tingkat Nasional Digelar Kembali di Geopark Merangin

Written By jambipos-online on Senin, 22 November 2021 | 20:25

Arena arung jeram di Desa Air Batu, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. (Foto : HumasProvJambi) 

Jambipos, Merangin– Kejuaraan arung jeram (rafting) tingkat nasional digelar di Sungai Batangmerangin, kawasan Geopark Merangin, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi Rabu – Jumat (1 – 3/12/2021). Kejuaraan arung jeram bertajuk Festival Geopark Merangin (GEO-FUN Rafting) 2021 tersebut akan diikuti puluhan klub arung jeram dari berbagai organisasi Federasi Arung Jeram Indonesia, Badan Geologi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan peserta lainnya. 

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merangin, Fajarman pada rapat persiapan GEO-FUN Rafting  di rumah dinas Bupati Merangin, Senin (22/11/2021) malam. Menurut Fajarman, GEO-FUN Rafting 2021 juga akan diikuti 10 orang wartawan media nasional dan internasional, termasuk CNN. GEO-FUN Rafting 2021 mengambil titik start (awal) di Desa Air Batu dan dan finish (berakhir) di Teluk Wang Sakti, Kecamatan Batang Merangin.

Dijelaskan, GEO-FUN Rafting 2021 rencananya digelar pada 17-18 November 2021 bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemkab Merangin ke- kemarin, tapi kita tunda pelaksanaannya masuk dalam serangkaian kegiatan HUT 72 Kabupaten Merangin. Namun karena kondisi Covid-19 belum begitu reda, kejuaraan arung jeram tersebut diundur menjadi 1- 3 Desember 2021.

Fajarman mengatakan, penyelenggaraan GEO-FUN Rafting 2021 dimaksudkan mempromosikan kawasan situs Geopark Merangin ke tingkat internasional. Publikasi GEO-FUN Rafting 2021 diharapkan juga dapat menggugah tim assessor (penilai) Badan Pendidikan dan Kebudayaan Dunia (United Nation Education Scientific Cultural Organization/UNESCO) memberikan penilaian yang semakin baik terhadap Geopark Merangin. 

“Untuk itu kami mengharapkan seluruh lapisan masyarakat di Merangin bersama-sama menyukseskan hajatan akbar olah raga dan wisata ini. Kita butuh kearifan lokal menjamu para peserta dari berbagai daerah dan negara pada GEO-FUN Rafting 2021. Kota juga harus menjaga keamanan dan kenyamanan tamu-tamu kita nanti,’’katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Dinas Pariwisata Provinsi Jambi, Erwin mengatakan, taget GEO-FUN Rafting 2021 antara lain untuk mencapai UNESCO Global Geopark (UGG) Merangin-Jambi. Melalui kejuaraan arung jeram, nilai situs Geopark Merangin di mata dunia semakin baik. Dengan demikian upaya Jambi mendapatkan pengakuan dunia mengenai Geopark Merangin sebagai salah keajaiban dunia (world heritage) bisa terwujud di masa mendatang.   

‘’Makanya kita ajak kawan-kawan di Merangin untuk betul-betul serius mempersiapkan acara ini. Kita semua all out (maksimal) melakukan persiapan acara ini. Persiapan acara sekarang sudah 75 %. Tinggal mematangkan seluruh kegiatan, sehingga kejuaraan arung jeram tingkat nasional ini dapat terlaksana dengan baik,’’katanya.

Taman Geopark 

Sementara itu menurut catatan medialintassumatera.com (Matra), kejuaraan arung jeram tingkat nasional sudah pernah dilaksanakan di Sungai Batangmerangin, kawasan Geopark Merangin, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, September 2019. Kejuaraan yang diikuti sebanyak 27 klub arung jeram tersebut dimenangkan Tim Arung Jeram DKI Jakarta. 

Selain menjadi arena arung jeram, saat ini Taman Geopark Merangin juga sudah memiliki beberapa sarana dan prasarana wisata yang baru. Sarana wisata tersebut berada di Desa Air Batu Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin. 

Geopark Merangin yang berada di Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin merupakan situs warisan peninggalan zaman purba. Kawasan Goepark Merangin memiliki peninggalan fosil-fosil dari daun, kayu, akar, hewan dan kerang-kerangan. Usia fosil – fosil tersebut diperkirakan mencapai 300 juta tahun.

Fosil – fosil tersebut  tersebar di sepanjang aliran Sungai Batang Merangin dan Sungai Mengkarang. Geopark Merangin diperkirakan memiliki koleksi peninggalan zaman purba yang lebih lengkap dibandingkan geopark di Tiongkok dan Amerika Serikat.

Di masa kepemimpinan Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (2010 - 2015), Geopak Merangin resmi masuk jaringan geopark nasional, 23 Desember 2013. Pada saat itu Geopark Merangin juga sudah diusulkan kepada UNESCO agar ditetapkan menjadi salah satu warisan dunia (world heritage). Namun upaya tersebut gagal akibat belum lengkapnya sarana dan prasarana wisata dan pengamanan peninggalan sejarah itu.

Kawasan Geopark Merangin juga memiliki aset wisata menarik, yaitu arena arung jeram. Selama 10 tahun terakhir, sudah beberapa kali dilaksanakan kejuaraan nasional arung jeram di kawasan Geopark Merangin.  Kemudian  Geopark Merangin juga memiliki kekayaan flora dan fauna yang masih lestari hingga saat ini. (JP)

Share this article :

Posting Komentar

Komentar Dilarang Melanggar UU ITE

JAMBI MANTAP

Rasa Optimisme Pembangunan GKPS Tanah Kanaan Jambi Bersama St Radipoh Hasiholan Sinaga SH

Rasa Optimisme Pembangunan GKPS Tanah Kanaan Jambi Bersama St Radipoh Hasiholan Sinaga SH
KLIK Benner Untuk Beritanya

Sebesar Rp 211 Miliar Refokusing APBD Provinsi Jambi Seperti “Menggarami Laut”

Sebesar Rp 211 Miliar Refokusing APBD Provinsi Jambi Seperti “Menggarami Laut”
KLIK Benner Untuk Beritanya

Garis Tangan Ahmadi Zubir-Alvia Santoni Jadi Wali Kota dan Wali Kota Sungaipenuh

Garis Tangan Ahmadi Zubir-Alvia Santoni Jadi Wali Kota dan Wali Kota Sungaipenuh
Nyaris Gagal Maju Pilkada Karena Gerakan Rival Borong Partai
 

Copyright © 1998. Jambipos Hak Cipta PT JAMBI POS MULTI MEDIA