Jambipos Online, Jambi- Irjen Pol. Krisno H. Siregar mendapat penugasan baru setelah tidak lagi menjabat sebagai Kapolda Jambi. Perwira tinggi Polri tersebut kini dipercaya menduduki jabatan Deputi Bidang Hukum dan Kerja Sama Badan Narkotika Nasional (BNN) RI.
Pengangkatan Irjen Pol. Krisno H Siregar, S.I.K., M.H sebagai Deputi Bidang Hukum dan Kerja Sama BNN RI diketahui melalui unggahan akun Instagram resmi BNN Provinsi Jambi, @infobnn_provinsi_jambi.
Dalam unggahan tersebut, keluarga besar BNN Provinsi Jambi menyampaikan ucapan selamat atas jabatan baru yang dipercayakan kepada Krisno.
“Selamat dan sukses kepada Irjen Pol. Krisno H Siregar, S.I.K., M.H atas jabatan baru sebagai Deputi Bidang Hukum dan Kerja Sama BNN RI,” demikian keterangan yang disampaikan melalui akun tersebut.
Penugasan ini menjadi babak baru dalam perjalanan karier Krisno H. Siregar setelah sebelumnya memimpin Kepolisian Daerah Jambi.
Dari Kapolda Jambi ke BNN
Irjen Pol. Krisno H Siregar, S.I.K., M.H sebelumnya dikenal sebagai Kapolda Jambi. Di bawah kepemimpinannya, Polda Jambi menjalankan berbagai agenda penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah Provinsi Jambi.
Kini, dengan posisi barunya di BNN RI, tugas Krisno bergeser ke lingkup yang lebih luas, khususnya pada bidang hukum dan kerja sama kelembagaan.
Posisi Deputi Bidang Hukum dan Kerja Sama memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas BNN, terutama berkaitan dengan aspek hukum serta penguatan koordinasi dan kerja sama dengan berbagai pihak dalam upaya penanggulangan peredaran gelap narkotika.
Penugasan tersebut juga menempatkan pengalaman Krisno sebagai perwira tinggi Polri dalam ruang kerja yang berkaitan erat dengan penegakan hukum dan pemberantasan tindak pidana narkotika.
Bukan Hanya Irjen Pol. Krisno H Siregar, Dua Pati Polri Ditugaskan ke BNN
Irjen Pol. Krisno H Siregar, S.I.K., M.H bukan satu-satunya perwira tinggi Polri yang mendapat penugasan baru di lingkungan BNN. Dalam mutasi tersebut, Irjen Pol. Asep Saepuddin juga ditugaskan ke BNN RI. Ia dipercaya menempati posisi sebagai Sekretaris Utama BNN RI.
Penempatan dua perwira tinggi Polri tersebut memperlihatkan adanya penguatan unsur kepolisian dalam struktur pimpinan BNN, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Penugasan Krisno dan Asep Saepuddin merupakan bagian dari mutasi besar-besaran di tubuh Polri. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan mutasi terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri.
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Dari total 88 personel yang dimutasi, sebanyak 78 merupakan perwira berpangkat jenderal, sedangkan 10 lainnya berpangkat komisaris besar (Kombes).
Mutasi dan penempatan jabatan baru tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus penyegaran dan penataan personel pada sejumlah posisi strategis.
Bagi Irjen Pol. Krisno H Siregar, S.I.K., M.H, penugasan sebagai Deputi Bidang Hukum dan Kerja Sama BNN RI membuka tanggung jawab baru di lembaga yang memiliki mandat utama dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
Perpindahan dari pucuk pimpinan kepolisian daerah ke posisi strategis di BNN juga membawa pengalaman Krisno dalam bidang kepolisian ke lingkungan kerja yang memiliki tantangan besar dalam menghadapi persoalan narkotika, baik dari sisi penegakan hukum, koordinasi antarinstansi, maupun penguatan kerja sama kelembagaan.
Dengan jabatan barunya tersebut, perhatian publik kini tertuju pada kiprah Irjen Pol. Krisno H Siregar, S.I.K., M.H dalam menjalankan tugas di BNN RI, khususnya dalam memperkuat aspek hukum dan kerja sama dalam menghadapi ancaman narkotika yang terus berkembang.(JPO-AsenkLeeSaragih)

0 Komentar
Komentar Dilarang Melanggar UU ITE