| UNJA Kukuhkan Enam Guru Besar Baru di Balairung Pinang Masak, Mendalo Muarojambi, Selasa (10/2/2026).(Foto: AsenkLeeSaragih Manihuruk) |
Rektor Sampaikan Duka atas Wafatnya Prof. Dr. Drs. Harizon, M,Si
Jambipos Online, Jambi-Universitas Jambi (UNJA) kembali mengukuhkan enam Guru Besar pada Selasa (10/2/2026). Pengukuhan ini merupakan lanjutan dari pengukuhan enam Guru Besar yang telah dilaksanakan sehari sebelumnya, Senin (9/2/2026). Pada kesempatan itu Rektor Unja Prof Dr Helmi SH MH sampaikan duka atas Wafatnya Prof. Dr. Drs. Harizon, M,Si pada 5 Januari 2026 lalu.
Pengukuhan dilaksanakan dalam rapat terbuka Senat Universitas Jambi di Balairung Pinang Masak, Kampus UNJA Mendalo. Rapat dibuka secara resmi oleh Ketua Senat UNJA, Prof. Dr. Syamsurijal Tan, S.E., M.A.
Acara tersebut dihadiri Rektor UNJA Prof Dr Helmi SH MH, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H., Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof. Dr. Ir. Depison, M.P., Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi Prof. Dr. Revis Asra, S.Si., M.Si., para Guru Besar, serta undangan lainnya.
Enam Guru Besar yang dikukuhkan berasal dari tiga fakultas, masing-masing dua orang dari Fakultas Pertanian, dua dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta dua dari Fakultas Peternakan.
Adapun enam Guru Besar tersebut adalah Prof. Dr. Drs. Andiopenta Purba, M.Hum.; Prof. Dr. Kuswanto, S.Pd., M.Si.; Prof. Dr. Ir. Sri Arnita Abu Tani, M.S.; Prof. Dr. Ir. Rahmi Dianita, S.Pt., M.Sc., IPM.; Prof. Dr. Mursalin, S.TP., M.Si.; dan Prof. Dr. Fitry Tafzi, S.TP., M.Si.
Rektor UNJA Helmi menyampaikan ucapan selamat kepada para Guru Besar yang telah dikukuhkan. Ia berharap capaian tersebut dapat memotivasi dosen lain untuk meningkatkan jenjang jabatan akademik.
“Dengan sekitar 240 Lektor Kepala yang dimiliki UNJA saat ini, potensi penambahan Guru Besar ke depan sangat besar. Hal ini tentu membutuhkan komitmen dan kerja keras dari masing-masing dosen. Kini Unja resmi memiliki 96 Guru Besar,” ujar Helmi.
Pada kesempatan tersebut, Rektor UNJA juga menyampaikan duka cita atas wafatnya Prof. Dr. Drs. Harizon, M.Si., salah satu Guru Besar UNJA yang seharusnya turut dikukuhkan pada hari yang sama, namun pada 5 Januari 2026 wafat.
Atribut Guru Besar diserahkan secara simbolis kepada keluarga almarhum dan diterima oleh istri almarhum yang didampingi kedua putranya.
Selain prosesi pengukuhan, masing-masing Guru Besar menyampaikan orasi ilmiah sesuai dengan bidang keilmuannya. Orasi tersebut membahas berbagai isu strategis, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, ekonomi perdesaan berkelanjutan, inovasi pengolahan hasil pertanian, hingga penguatan ketahanan pangan dan peternakan.
Selain itu setiap Guru Besar menyampaikan Orasi Ilmiahnya, yaitu Prof. Dr. Drs. Andiopenta Purba, M.Hum. (Orasi Ilmiah: Kedwibahasaan, Literasi, Mobilitas, dan Adopsi Inovasi : Pengembangan Sumber Daya Manusia Berkualitas Berbasis Sosiolinguistik).
Prof Dr Drs Andiopenta Purba, MHum dihadapan Sidang Terbuka Senat Unja dan ratusan undangan menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Kedwibahasaan, Literasi, Mobilitas dan Adopsi Inovasi : Pengembangan Sumber Daya Manusia Berkualitas Berbasis Sosiolinguistik”. (Simak Videonya)
Kata Prof Dr Drs Andiopenta Purba, MHum, kemampuan seseorang menguasai lebih dari satu bahasa (dwibahasa) memiliki peranana penting meningkatkan kecerdasan (ilmu pengetahuan) dan karier orang tersebut. Hal tersebut dibuktikan mantan Menteri Luar Negeri dan mantan Wakil Presiden Republik Indonesia di masa Orde Baru, H Adam Malik.
Dia menjelaskan, H Adam Malik asal Kota Pematangsiantar, Sumut berhasil menjadi Menteri Luar Negeri dan tampil berbicara pada sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan akhirnya menjadi Wakil Presiden RI karena menguasai beberapa bahasa. Padahal jenjang pendidikan H AdamMalik tidak sampai perguruan tinggi.
“Prestasi tersebut diraih H Adam Malik karena selain menguasai bahasa Indonesia dan Batak, H Adam Malik juga menguasai bahasa Inggris, bahasa Jepang dan bahasa China. Hal ini membuktikan penguasaan dwibahasa (lebih dari satu bahasa) mampu mencetak seseorang menjadi sumber daya manusia berkualitas,” ujar Pria kelahiran Pematang Purba, Kabupaten Simalungun, 16 September 1966 ini.
Prof Dr Drs Andiopenta Purba, MHum lebih lanjut mengatakan, selain menguasai minimal dua bahasa, seseorang juga akan bisa memiliki kualitas kecerdasan, pengetahuan dan kahlian yang mumpuni jika memiliki literasi digital (menguasai teknologi dan digitalisasi) serta memiliki mobilitas (perjalanan ke luar daerah dan luar negeri).
Kata Prof Dr Drs Andiopenta Purba, MHum, di zaman globalisasi berbasis digitalisasi ini, semua bidang atau ilmu pengetahuan sudah terakit dengan digitalisasi. Karena itu setiap orang, apa pun bidang pengetahuan dan keahliannya, harus menguasai digitalisasi. Dengan demikian orang tersebut akan memiliki kualitas pengetahuan dan kemampuan yang tinggi di bidangnya.
Menurut Prof Dr Drs Andiopenta Purba, MHum, orang yang memiliki mobilitas yang tinggi atau sering melakukan perjalanan ke luar daerah, terutama ke luar negeri, juga berpotesi menjadi orang yang cerdas, berpengatuah dan keterampilan yang baik.
"Mobilitas seseorang ke luar daerahnya, apalagi ke luar negeri akan memiliki kecerdasan yang lebih baik dibandingkan orang yang mobilitasnya rendah," ujar putra dari keluarga mendiang Jamaidup Purba Pakpak/ Tiopama Br Damanik ini.
Prof Dr Drs Andiopenta Purba, MHum yang lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Seribudolok, Simalungun tahun 1985, mengajak warga masyarakat Indonesia memberikan pembelajaran kedwibahasaan (beragam bahasa) kepada anak-anak sejak dini agar anak-anak Indonesia menjadi anak-anak yang cerdas.
Kemudian generasi muda Indonesia juga harus terus berupaya meningkatkan kemampuan atau penguasaan digitalisasi agar memiliki pengetahuan yang luas dan mampu bersaing di tingkat global.
“Masyarakat Indonesia perlu menghidupkan semangat kedwibahasaan guna meningkatkan kecerdasan atau kualitas sumber daya manusia. Melalui kecerdasan tersebut, generasi muda Indonesia memiliki bekal atau kesiapan menghadapi persaingan global,” katanya.
Pada akhir orasi ilmiahnya, Prof Dr Drs Andiopenta Purba, MHum menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ayahandanya Jamaidup Purba Pakpak/ dan Ibundanya Tiopama Br Damanik (almarhum). Juga kepada istri tercintanya Ranto Ritauli Br Sinaga SPd M.PdK.
Kepada mertuanya Kapten Pol Reksa Sinaga (Alm) dan Ibu mertuanya Kanensia Br Hutabarat, kepada anak-anaknya Rendi Sinto Jenniagara Purba S.I.P, Stevan Franly Purba SH dan Klismen Yukeflow Purba.
Kemudian ucapan terimakasih kepada ketua senat dan anggota senat Universitas Jambi, Rektor dan Wakil Rektor Unja, ketua senat dan anggota senat FKIP Universitas Jambi, kepada dekan dan wakil dekan FKIP Universitas Jambi, Tuppuan Purba Pakpak Boru Panogolan Kota Jambi serta kepada semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu pada kesempatan itu.
Prof. Dr. Kuswanto, S.Pd., M.Si. (Orasi Ilmiah: Rekonstruksi Ekonomi Perdesaan Berkelanjutan: Integritas Efisiensi Usaha Tani, Transformasi Kelembagaan Koperasi, dan Budaya Partisipasi Masyarakat).
Prof. Dr. Ir. Sri Arnita Abu Tani, M.S. (Orasi Ilmiah: Potensi Herbal sebagai Bahan Penyusun Jamu untuk Meningkatkan Produktivitas dan Imunitas Sapi Bali).
Prof. Dr. Ir. Rahmi Dianita, S.Pt., M.Sc. IPM. (Orasi Ilmiah: Sinergi Bio-Integritasi Leguminaosae Tropis : Optimalisasi Peran Ecosystem Engineer Menuju Kedaulatan Protein Hewani dan Pertanian Regeneratif).
Prof. Dr. Mursalin, S.TP., M.Si. (Orasi Ilmiah: Rekayasa Proses Pengolahan Hasil Pertanian sebagai Instrumen Transformasi Industri Pangan Modern), dan Prof. Dr. Fitry Tafzi, S.TP., M.Si. (Orasi Ilmiah: Potensi Pengembangan Tanaman Lokal sebagai Bahan Baku Pangan Fungsional) .
Pengukuhan Guru Besar ini menjadi bagian dari upaya Universitas Jambi dalam memperkuat kualitas akademik dan kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan ilmu pengetahuan dan masyarakat.
Setelah mengukuhkan 6 Guru Besar pada Senin (9/2/2026), pada hari ini Selasa (10/2/26) Universitas Jambi (UNJA) kembali mengukuhkan 6 guru besar yang secara resmi mendapatkan SK Kenaikan Jabatan Akademik/Fungsional Dosen. Pengukuhan dilaksanakan di Balairung Pinang Masak UNJA Mendalo.
Rapat terbuka ini secara resmi di buka oleh Ketua Senat UNJA, Prof. Dr. Syamsurijal Tan, S.E., M.A., dan di hadiri oleh Rektor UNJA, Helmi, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H., Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Prof. Dr. Ir. Depison, M.P., Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi Prof. Dr. Revis Asra, S.Si., M.Si, beserta para Guru Besar dan undangan lainnya.
![]() |
| Prosesi Pengukuhan Prof. Dr. Drs. Andiopenta Purba, M.Hum oleh Rektor UNJA Prof Dr Helmi SH MH didampingi Ketua Senat UNJA, Prof. Dr. Syamsurijal Tan, S.E., M.A. (Foto: AsenkLeeSaragih) |
6 Guru Besar baru tersebut berasal dari 3 Fakultas, dengan rincian 2 Guru Besar dari Fakultas Pertanian, 2 Guru Besar dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan 2 Guru Besar dari Fakultas Peternakan.
Adapun daftar nama 6 Guru Besar baru yang telah dikukuhkan:
Prof. Dr. Kuswanto, S.Pd., M.Si.
Prof. Dr. Ir. Sri Arnita Abu Tani, M.S.
Prof. Dr. Ir. Rahmi Dianita, S.Pt., M.Sc. IPM.
Prof. Dr. Mursalin, S.TP., M.Si.
Prof. Dr. Fitry Tafzi, S.TP., M.Si
Rektor UNJA, Helmi, menyampaikan ucapan selamat dan harapannya atas Guru Besar yang telah dikukuhkan.
![]() |
| Keluarga Mendiang Prof. Dr. Drs. Harizon, M,Si. |
“Semoga pengukuhan guru besar hari ini juga menginspirasi para akademisi yang lain untuk segera menjadi guru besar. Dengan adanya 240 Lektor Kepala yang kita miliki, artinya kita punya potensi untuk menambah guru besar dalam jumlah yang cukup besar. Tentu, dengan kemauan yang keras, mereka pasti juga mampu mencapai jabatan guru besar ini,” ujar Rektor.
Rektor juga menyampaikan rasa bela sungkawa atas berpulangnya salah satu guru besar yang seharusnya hari ini ikut dalam acara pengukuhan Guru Besar serta memberikan atribut guru besar kepada keluarga besar Prof. Harizon yang diterima langsung oleh Istri dan didampingi kedua putranya.
“Saya turut beduka atas berpulangnya, Prof. Dr. Drs. Harizon, M,Si., yang semestinya beliau ikut dalam acara pengukuhan hari ini, mari bersama-sama kita doakan semoga beliau mendapatkan tempat mulia di sisi Allah SWT,” ungkap Rektor Unja Prof Dr Helmi SH MH. (JPO-AsenkLeeSaragih)
.png)
.jpeg)
.png)
.jpeg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
0 Komentar
Komentar Dilarang Melanggar UU ITE