Data Center Lokal untuk Ekosistem Digital Jambi, Mengapa Media Online dan Pelaku Digital Perlu Melirik GDC?


Jambipos Online, Jambi- Pertumbuhan media online, layanan digital, aplikasi berbasis internet, hingga aktivitas bisnis yang bergantung pada konektivitas membuat kebutuhan terhadap infrastruktur data semakin penting. Di tengah perkembangan tersebut, kehadiran PT Global Digital Core (GDC) di Kota Jambi menawarkan alternatif infrastruktur data center bagi pelaku ekosistem digital di wilayah Jambi dan Sumatera.

Berbasis di Jalan Prof. Dr. M. Yamin No. 24, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, GDC hadir dengan konsep pusat data yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan penyimpanan, konektivitas, dan pengembangan layanan digital secara lebih dekat dengan pengguna di wilayah regional.

GDC menyediakan layanan colocation, infrastruktur cloud lokal, serta fasilitas bagi penyedia konten dan operator jaringan. Fasilitas tersebut dirancang dengan standar Tier-3, dilengkapi redundansi sistem kelistrikan, pendingin presisi, serta sistem keamanan yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan operasional infrastruktur digital.

Bagi industri yang aktivitasnya sangat bergantung pada internet, keberadaan pusat data lokal menjadi bagian penting dari ekosistem digital. Media online, misalnya, membutuhkan infrastruktur untuk menjalankan website, menyimpan data, mengelola konten, hingga menjaga agar layanan tetap dapat diakses pembaca.

Bukan Sekadar Tempat Menyimpan Data

Direktur GDC, M. Ansori, mengatakan pembangunan data center tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendorong kemandirian digital di daerah.

“Kami ingin Jambi memiliki fasilitas digital yang setara dengan kota-kota besar lainnya. Data center ini hadir untuk memenuhi kebutuhan layanan digital yang semakin meningkat, sekaligus memberikan akses penyimpanan data yang lebih cepat, dekat, dan aman,” ujar Ansori.





Menurut Ansori, kehadiran GDC juga berkaitan dengan pentingnya menjaga kedaulatan data lokal. Data daerah, termasuk informasi yang berkaitan dengan berbagai aktivitas masyarakat dan kearifan lokal, membutuhkan infrastruktur penyimpanan yang dapat mendukung pengelolaannya.

“Kami melihat pentingnya penyimpanan data-data daerah, termasuk informasi yang berkaitan dengan kearifan lokal. Karena itulah kami hadir di Jambi,” tuturnya.

GDC menargetkan fasilitasnya dapat berkembang menjadi salah satu bagian dari tulang punggung interkoneksi regional, sekaligus mendukung berbagai layanan digital dan peningkatan keamanan data lokal.

Peluang bagi Media Online dan Service Provider

Salah satu kelompok yang dapat memanfaatkan kehadiran data center lokal adalah media online dan service provider.

Bagi media online, kebutuhan infrastruktur bukan hanya berkaitan dengan tempat menjalankan website. Seiring bertambahnya konten, trafik pembaca, gambar, video, database, dan berbagai aplikasi pendukung, kebutuhan terhadap infrastruktur yang andal juga ikut meningkat.

Di sisi lain, service provider dan pelaku industri jaringan membutuhkan lingkungan yang dapat mendukung pertukaran dan pengembangan layanan digital.

Dalam visi pengembangannya, GDC ingin menjadi pusat digital yang memperkuat konektivitas, kolaborasi, dan kedaulatan data lokal. Misinya mencakup penyediaan layanan data center dengan standar tinggi dan efisiensi biaya, menjadi tuan rumah bagi infrastruktur konten dan cache lokal, serta mendukung pertumbuhan ISP dan komunitas digital.

GDC juga menargetkan pengembangan layanan cloud dan edge computing dari Jambi. Artinya, kehadiran GDC tidak hanya diarahkan kepada perusahaan besar. Ekosistem yang dibangun juga mencakup ISP, penyedia layanan digital, institusi pendidikan, pemerintah, perusahaan swasta, media online, hingga UMKM digital.

Ada Program Promosi untuk Mitra

Untuk memperluas pemanfaatan fasilitas tersebut, GDC menawarkan promosi gratis selama dua bulan bagi sejumlah calon mitra, termasuk service provider, media online, dan pelaku UMKM digital lainnya.

Program tersebut dapat menjadi kesempatan bagi pelaku usaha digital untuk mengenal lebih jauh layanan data center lokal dan mempertimbangkan kebutuhan infrastrukturnya.

Bagi media online yang selama ini mengandalkan infrastruktur dari luar daerah, kehadiran fasilitas data center di Jambi membuka ruang untuk mengevaluasi kembali kebutuhan hosting, penyimpanan, konektivitas, maupun pengembangan layanan digital mereka.

Begitu pula bagi pelaku UMKM digital. Ketika bisnis semakin bergantung pada website, aplikasi, sistem informasi, dan penyimpanan data, infrastruktur digital menjadi bagian dari kebutuhan operasional, bukan lagi sekadar fasilitas tambahan.

Didukung Pemerintah Provinsi Jambi

Kehadiran GDC juga berlangsung dalam konteks penguatan transformasi digital di Provinsi Jambi. Pada 3 November 2025, Pemerintah Provinsi Jambi menggelar Rapat Koordinasi Teknis Bidang Kominfo Tahun 2025 dengan tema percepatan transformasi digital dan keterpaduan layanan digital nasional, termasuk pelayanan penyimpanan dan pengamanan data di lingkungan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota.

Gubernur Jambi saat itu, Al Haris, menekankan pentingnya data yang aman, valid, dan dikelola secara baik sebagai bagian dari pembangunan daerah.

“Data pemerintahan merupakan aset yang sangat penting. Pengelolaannya harus kredibel dan berkelanjutan, terutama yang berkaitan dengan pelayanan publik dan pembangunan,” tegasnya.

Kehadiran GDC kemudian menjadi salah satu perkembangan infrastruktur yang berada dalam ekosistem transformasi digital tersebut.

Saat peresmian GDC pada 22 November 2025, Al Haris juga menyampaikan apresiasi terhadap hadirnya data center yang dibangun oleh putra daerah Jambi.

“Saya bangga, ada anak Jambi membangun data center di sini. Mari kita prioritaskan potensi lokal dan gunakan karya anak daerah,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi, Drs. Ariansyah, M.E., mengatakan kerja sama dengan GDC diharapkan dapat memperkuat sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam menjalankan transformasi digital.

“Hadirnya data center GDC ini diharapkan dapat menyelaraskan strategi transformasi digital di daerah, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan dan pengamanan data,” ujar Ariansyah.

Dari Jambi untuk Ekosistem Digital Sumatera

Bagi GDC, membangun data center di Jambi bukan hanya tentang menyediakan ruang bagi infrastruktur teknologi. Perusahaan tersebut membawa visi untuk menjadikan Jambi sebagai salah satu titik pengembangan ekosistem digital di Sumatera.

Penggiat teknologi Jambi, Almen Manihuruk, turut mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah dan GDC. Ia menilai kehadiran data center tersebut menunjukkan bahwa sumber daya manusia daerah memiliki peluang untuk berkembang dan bersaing dalam bidang teknologi komunikasi.

Dalam pengembangan ekosistem tersebut, GDC juga memperkenalkan platform digital melalui member.globaldigitalcore.com sebagai bagian dari ekosistem digital yang dikembangkan di Jambi.

Kehadiran berbagai komponen tersebut menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur digital tidak berhenti pada penyediaan fasilitas teknis. Ekosistem yang lebih luas membutuhkan keterlibatan penyedia jaringan, pengembang aplikasi, media online, pelaku usaha, institusi pendidikan, pemerintah, dan komunitas teknologi.

Saatnya Pelaku Digital Melihat Infrastruktur dari Dekat

Bagi penggiat media online dan pengguna internet yang menjalankan bisnis digital, kebutuhan terhadap infrastruktur akan terus berkembang seiring meningkatnya ketergantungan terhadap layanan berbasis internet.

GDC menawarkan pendekatan yang berangkat dari kebutuhan regional: data center di Jambi untuk mendukung aktivitas digital di Jambi dan Sumatera.

Dengan layanan colocation, infrastruktur cloud lokal, fasilitas untuk penyedia konten dan operator jaringan, serta arah pengembangan menuju cloud dan edge computing, GDC menempatkan diri sebagai bagian dari infrastruktur yang dapat digunakan berbagai pelaku ekosistem digital.

Ditambah program promosi gratis dua bulan bagi mitra seperti service provider, media online, dan UMKM digital, kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengenal layanan GDC secara langsung dan mengevaluasi kebutuhan infrastruktur masing-masing.

Bagi pelaku media online dan bisnis digital, pertanyaannya bukan lagi sekadar di mana data disimpan, tetapi bagaimana infrastruktur tersebut dapat mendukung keberlangsungan layanan, konektivitas, pengembangan bisnis, dan ekosistem digital di daerah.

PT Global Digital Core (GDC) hadir di Jambi dengan visi tersebut: membangun infrastruktur digital lokal sekaligus membuka ruang kolaborasi bagi para pelaku teknologi untuk tumbuh bersama dari Jambi.(JPO-AsenkLeeSaragih)

0 Komentar

Komentar Dilarang Melanggar UU ITE