Jalan Padang Lamo Tebo Mulai Diperbaiki 2026, Edi Purwanto Pastikan Anggaran APBN Telah Disiapkan


Jambipos Online, Tebo- Kabar baik datang bagi masyarakat Kabupaten Tebo, Jambi. Perbaikan Jalan Padang Lamo yang selama ini mengalami kerusakan cukup berat dipastikan mulai dikerjakan pada 2026.

Kepastian tersebut disampaikan Anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi, Edi Purwanto. Legislator yang juga Ketua PDI Perjuangan Jambi itu mengatakan, penanganan ruas Jalan Padang Lamo telah mendapatkan dukungan anggaran pemerintah pusat setelah melalui proses pengusulan dan koordinasi lintas lembaga.

Menurut Edi, Jalan Padang Lamo merupakan salah satu ruas yang sejak awal menjadi perhatian dan terus didorong agar memperoleh dukungan pemerintah pusat. Aspirasi tersebut disampaikan dalam berbagai pembahasan bersama Kementerian Pekerjaan Umum maupun Pemerintah Provinsi Jambi.

"Jalan Padang Lamo ini sudah kita perjuangkan sejak awal. Alhamdulillah sekarang sudah dianggarkan dan Insya Allah pengerjaannya dimulai tahun ini. Jadi ini sudah kita pastikan dan akan terus kita kawal sampai pekerjaan benar-benar berjalan di lapangan," kata Edi Purwanto.

Jalan Padang Lamo selama ini menjadi salah satu ruas yang banyak dikeluhkan masyarakat Kabupaten Tebo. Kerusakan pada sejumlah bagian jalan dinilai telah mengganggu mobilitas warga, terutama aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada kelancaran akses transportasi.

Ruas jalan tersebut tidak hanya digunakan untuk aktivitas harian masyarakat, tetapi juga menjadi jalur penting bagi kendaraan pengangkut hasil pertanian dan perkebunan.


Karena itu, kondisi jalan yang mengalami kerusakan tidak sekadar berdampak pada kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi meningkatkan waktu tempuh dan biaya transportasi.

Secara konektivitas, Jalan Padang Lamo juga memiliki posisi strategis. Ruas ini menjadi salah satu jalur alternatif yang menghubungkan wilayah Jambi dengan Dharmasraya, Sumatera Barat.

Dengan fungsi tersebut, peningkatan kualitas jalan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar ruas jalan, tetapi juga memperkuat konektivitas antardaerah dan mendukung aktivitas ekonomi lintas wilayah.

Didorong Masuk Program Pemerintah Pusat

Upaya memperjuangkan perbaikan Jalan Padang Lamo bukan baru dilakukan. Persoalan tersebut beberapa kali disampaikan Edi Purwanto dalam pembahasan bersama pemerintah pusat.

Pada April lalu, Edi kembali mendorong Kementerian Pekerjaan Umum memberikan perhatian terhadap kondisi ruas jalan tersebut yang mengalami kerusakan cukup panjang.

Dorongan itu kemudian dilanjutkan melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi agar penanganan Jalan Padang Lamo dapat masuk melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).

Pemerintah Provinsi Jambi bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) juga melakukan sinkronisasi serta menyiapkan berbagai kebutuhan administrasi dan teknis yang diperlukan agar penanganan ruas tersebut dapat dilaksanakan dengan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Proses tersebut akhirnya membuahkan hasil. Jalan Padang Lamo masuk dalam anggaran penanganan tahun 2026 dan ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun ini.

Bagi Edi, kepastian anggaran merupakan tahap penting, tetapi bukan akhir dari perjuangan. Ia menilai pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan juga harus menjadi perhatian agar pembangunan tidak hanya terlaksana secara administratif, tetapi benar-benar menghasilkan infrastruktur yang berkualitas.

"Yang penting bagi kita bukan hanya anggarannya ada. Kita ingin pengerjaannya nanti berjalan dengan baik, kualitasnya dijaga dan betul-betul menjawab persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat," ujarnya.

Minta Semua Pihak Kawal Pekerjaan

Edi menegaskan dirinya akan terus memantau pelaksanaan perbaikan Jalan Padang Lamo setelah pekerjaan dimulai. Menurut dia, keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh tersedianya anggaran, tetapi juga oleh kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan.

Ia berharap pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Tebo, DPRD hingga masyarakat dapat bersama-sama mengawal pekerjaan tersebut.

Perbaikan jalan, kata Edi, harus memberikan dampak nyata terhadap masyarakat. Selain memperlancar mobilitas, infrastruktur yang lebih baik diharapkan mampu mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Infrastruktur jalan yang memadai juga dinilai penting untuk membuka akses wilayah dan menekan biaya transportasi. Kondisi jalan yang semakin baik akan membuat pergerakan barang dan orang menjadi lebih efisien.

"Saya berharap dukungan semua pihak. Pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, DPRD dan masyarakat mari sama-sama kita kawal pekerjaan ini. Kita ingin apa yang sudah diperjuangkan dan dianggarkan ini benar-benar terlaksana dengan baik, selesai dengan kualitas yang baik, dan yang paling penting manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat," pungkas mantan Ketua DPRD Jambi itu.

Dengan kepastian anggaran dan rencana pelaksanaan pada 2026, masyarakat kini menunggu realisasi pekerjaan di lapangan. Bagi warga yang selama ini menggunakan Jalan Padang Lamo, perbaikan ruas tersebut diharapkan menjadi jawaban atas persoalan akses transportasi yang telah berlangsung cukup lama.(JPO-AsenkLeeSaragih)




0 Komentar

Komentar Dilarang Melanggar UU ITE